Pelajar Diduga Keracunan Menu MBG di Tasikmalaya Capai 400 Orang

DINAS Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya mencatat kasus dugaan keracunan makan bergizi gratis (MBG) ada sekitar 400 orang dan mereka berada di jenjang TK, SD, SMP termasuk satu guru pengajar di Kecamatan Rajapolah. Kejadian tersebut. Hal itu membuat 32 orang harus menjalani perawatan dan satu dirujuk ke rumah sakit hingga yang lainnya berangsur membaik.

“Kami mendapat informasi ada sekitar 400 orang pelajar TK, SD, SMP dan guru diduga mengalami keracunan makan bergizi gratis (MBG) pada Rabu (30/4) dan sekarang ini tim sudah turun ke lapangan untuk kroscek bersama Dinas Kesehatan dan Kecamatan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, Dadan Wardana, Jumat (2/5/2025).

Ia mengatakan, kasus dugaan keracunan menu MBG masih menunggu hasil laboratorium dan untuk data pelajar yang harus mendapat perawatan semuanya ada 32 orang, tapi mereka berangsur baik. Namun, untuk menjalani observasi ada 8 orang dan satu dirujuk ke RS permintaan keluarga pasien.

BACA JUGA  569 Pelajar di Kadungora Garut Diduga Keracunan Menu MBG

Tunggu hasil lab

“Kami masih menunggu hasil labolatorium dan memang butuh waktu, karena untuk sample makanan sudah dibawa untuk di lakukan pengujian. Namun, ratusan pelajar yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi menu paket makan bergizi gratis (MBG) berisi daging ayam, sayur, waluh (labu), tahu, jagung itu memang ada beberapa orang mengalami mual, muntah, pusing, perut melilit dan diare,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Rajapolah, Hani Hariri mengatakan, kasus dugaan keracunan yang datang sejak siang hingga pagi mereka mendapat perawatan dengan keluhan mual, muntah, pusing dan diare.

“Korban yang diduga keracunan makanan mengalami gejala yang sama seperti mual, muntah, pusing, perut melilit dan diare. Para korban yang datang sudah diinfus, satu pasien dirujuk ke rumah sakit, 8 orang menjalani observasi dan yang lain sudah berangsur membaik tapi dari mereka masih harus mendapat pengawasan petugas kesehatan termasuk seorang guru pengajar,” paparnya.

BACA JUGA  Pemerintah Minta Maaf atas Kasus Keracunan Menu MBG

Pengobatan tradisional

Sebelumnya, belasan siswa SD dan SMP di Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat mengalami gejala diduga keracunan setelah mengonsumsi makan bergizi gratis (MBG) yang dibagikan pihak sekolah Rabu (30/4). Ironisnya sebagian besar siswa memilih pengobatan secara tradisional.

Sejumlah siswa yang diduga mengalami keracunan mengaku lemas dan buang air besar terus menerus sejak malam hingga rata-rata korban memilih dirawat secara tradisional di rumah masing-masing menggunakan metode tradisional, seperti air kelapa hijau dan ramuan herbal.

“Anak saya habis makan bergizi gratis di sekolah sejak kemarin dan mulai terasanya pada jam 24.00 malam, anak saya tidak seperti biasanya buang air besar secara terus menerus,” kata IN, orang tua korban, Kamis (1/5/2025).

BACA JUGA  Wabup Sidoarjo Sidak Program Makan Bergizi di SDN Pucang 1 Usai Kabar Viral

IN mengatakan, dugaan keracunan bukan hanya anaknya tapi di dalam grup sekolah ada sedikitnya 16 orang siswa mengalami keluhan serupa dan sebagian besar orang tua memilih merawat anak-anak mereka di rumah menggunakan metode tradisional, seperti memberi air kelapa hijau, ramuan herbal dan lainnya. Namun, untuk sekarang masih belum dibawa ke puskesmas hanya diberi air kelapa. (Yey/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Basarnas Terus Lakukan Pencarian Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

BASARNAS masih terus melakukan pencarian 130 orang dalam kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Minggu. “Prioritas operasi diarahkan pada pencarian…

Polisi Terus Usut Dalang Aksi Demo Rusuh 27 Agustus

POLDA Metro Jaya masih terus mengusut aktor utama ataupun dalang di balik aksi demo yang berujung ricuh pada 27 Agustus lalu. Diungkapkan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Basarnas Terus Lakukan Pencarian Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

  • September 13, 2026
Basarnas Terus Lakukan Pencarian  Korban Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Pembukaan MTQ Nasional XXXI di Jateng Berlangsung Meriah

  • September 13, 2026
Pembukaan MTQ Nasional XXXI di Jateng Berlangsung Meriah

Wabup Sleman Dorong Kampus Lahirkan Lulusan Berkarakter

  • September 13, 2026
Wabup Sleman Dorong Kampus Lahirkan Lulusan Berkarakter

Polisi Terus Usut Dalang Aksi Demo Rusuh 27 Agustus

  • September 12, 2026
Polisi  Terus Usut Dalang Aksi Demo Rusuh 27 Agustus

Timnas Indonesia bakal Bertandang ke Yordania dalam Laga Uji Coba

  • September 12, 2026
Timnas Indonesia bakal Bertandang ke Yordania dalam Laga Uji Coba

Bali United Puncaki Klasemen, Borneo Curi Tiga Angka di Jepara

  • September 12, 2026
Bali United Puncaki Klasemen, Borneo Curi Tiga Angka di Jepara