Longsor Gunungan Sampah TPA Sarimukti Peringatan untuk Jabar

LONGSOR gunungan sampah di TPA Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat kembali terjadi.

Longsornya gunungan sampah selebar 20 meter dan tinggi 10 meter, di zona 3 pada Sabtu (8/3)

Peristwa itu menurut Walhi Jawa Barat sebagai peringatan terakhir untuk Pemprov Jawa Barat dalam menanggulangi bencana lingkungan. Sampah yang longsor akibat TPA Sarimukti sudah kelebihan kapasitas.

“Longsor di TPA Sarimukti harus menjadi perhatian serius bagi pemprov serta kabupaten/kota yanga da di wilayah Bandung Raya,” jelas Direktur Eksekutif Walhi Jabar, Wahyudin Senin (10/3).

Wilayah Bandung Raya meliputi  Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. “Kami telah berulang kali agar tidak lagi membuang sampah organik ke TPA Sarimukti,” lanjutnya.

BACA JUGA  Renovasi Gerbang Gedung Sate Rp3,9 Miliar Tuai Sorotan

Walhi mengingatkan bahwa status TPA Sarimukti sudah tidak layak lagi. Selain kelebihan kapasitas, TPA Sarimukti juga tidak didukung kajian yang baik sejak awal.

Sebab TPA Sarimukti dirancang sebagai TPA sementara setelah terjadinya kebakaran pada 2023.

Namun Pemprov Jabar tetap melanjutkan operasional TPA Sarimukti dan melakukan perluasan tanpa melibatkan masyarakat terdampak.

Padahal, partisipasi mereka sangat penting, termasuk komunitas pegiat lingkungan, akademisi dan ahli, dalam merespons rencana perluasan tersebut.

“Seharusnya pemerintah mempertimbangkan masukan kami sebagai dasar dalam merencanakan dan menentukan kebijakan ke depan,” lanjut Wahyudin.

Longsor gunungan sampah TPA Sarimukti sebuah peringatan

Wahyudin menambahkan, risiko kebakaran pada saat musim kemarau, gas metana dari TPA juga dapat memperparah krisis iklim.

BACA JUGA  Krisis Sampah Mulai Hantui Kota Bandung

Kebakaran sampah menyebabkanngangguan kesehatan yang membahayakan warga sekitar. Walhi menegaskan bahwa Pemprov Jabar tidak bisa lepas tangan atas kejadian ini.

Sekretaris Daerah Pemprov Jabar, Herman Suryatman menanggapi longsor di TPA Sarimukti disebabkan hujan selama sepekan terakhir. Air menyebabkan masa ditumpukan sampah menjadi berat.

“Agar pelayanan sampah tidak terjadi sudah dibuat jalan alternatif menuju zona 3,” terangnya,

Upaya lainnya dengan memindahkan alat-alat berat ke tempat yang aman dan menertibkan para pemulung. “Jadi kini saya tegaskan TPA Sarimukti dalam kondisi aman,” papar Herman.

Diakui Herman bahwa zona 5 memiliki luas 6,3 hektar itu tidak bisa menampung sampah lebih banyak lagi.Dengan skema yang saat ini bergulir, masa aktif zona perluasan hanya bertahan 2,5 tahun.

BACA JUGA  Penanganan Sampah di Jabar Baru Capai 9,82 Persen

Pemprov sudah menghitung dengan cermat. Apabila zona 5 beroperasi ditambah sisa zona 2 dan 3, TPA Sarimukti bisa menampung sampah dari Bandung Raya sampai Juni 2028. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

YOGYAKARTA kembali menjadi tuan rumah untuk kedua kalinya bagi tiga pameran industri terbesar di Jawa bagian tengah: Jogja Food & Beverage Expo, Jogja Printing Expo, dan Jogja Pack & Process…

Hujan Angin, Tiga Reklame di Kota Bandung Roboh Timpa Empat Mobil

CUACA buruk terjadi di kota Bandung pada Sabtu (28/3) siang. Hujan yang disertai angin kencang membuat tiga papan reklame roboh dan menimpa empat unit mobil di Jalan Buahbatu. Menurut Kepala…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

  • March 29, 2026
Yogyakarta Gelar Tiga Pameran Industri Sekaligus

Dzuriyat KH Wahab Chasbullah Bahas Materi Muktamar NU

  • March 29, 2026
Dzuriyat KH Wahab Chasbullah Bahas Materi Muktamar NU

Jay Idzes dan Safira Ika Putri Raih Gelar Pemain Terbaik

  • March 29, 2026
Jay Idzes dan Safira Ika Putri Raih Gelar Pemain Terbaik

Resmi Bantu Iran, Houthi Serang Israel dengan Rudal Balistik

  • March 28, 2026
Resmi Bantu Iran, Houthi Serang Israel dengan Rudal Balistik

Hujan Angin, Tiga Reklame di Kota Bandung Roboh Timpa Empat Mobil

  • March 28, 2026
Hujan Angin, Tiga Reklame di Kota Bandung Roboh Timpa Empat Mobil

2.561.629 Pemudik Sudah Tiba di Jakarta pada H+6 Lebaran

  • March 28, 2026
2.561.629 Pemudik Sudah Tiba di Jakarta pada H+6 Lebaran