Kuota Sampah Bandung Raya Diatur Dari Ritase Jadi Tonase

PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menerapkan kebijakan bukan pengurangan kuota, melainkan perubahan sistem penghitungan dari ritase menjadi tonase.

Kebijakan ini menegaskan bahwa tidak ada pembatasan pembuangan sampah dari wilayah Bandung Raya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat.

Kepala DLH Jabar Ai Saadiyah Dwidaningsih menjelaskan, kebijakan yang diterapkan bukan pengurangan kuota, melainkan perubahan sistem penghitungan dari ritase jadi tonase.

“Tidak ada pembatasan, hanya konversi dari ritase ke tonase. Kebijakan ini untuk memastikan kapasitas zona lima TPA Sarimukti bisa menampung sampah hingga 2027,” ujar Ai, Selasa (30/9).

Menurutnya, sistem tonase lebih terukur karena setiap truk harus melalui jembatan timbang. Dengan begitu, sampah yang dibawa sesuai kapasitas kuota masing-masing daerah. Sebelumnya, banyak truk dengan kapasitas enam ton justru membawa hingga delapan atau 12 ton.

BACA JUGA  Walhi: Jabar Berisiko Alami Bencana Lebih Parah dari Sumatra

Ai menambahkan, kuota tiap daerah tidak berubah, hanya perhitungan yang berbeda. Misalnya, Kota Bandung yang sebelumnya 140 ritase per hari kini setara dengan sekitar 981 ton sampah.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung Erwin mengakui adanya penyesuaian ini sesuai Surat Edaran Sekda Jabar Nomor 6174/PBLS.04/DLH yang berlaku sejak 1 September 2025. Ia menyebut, kuota pembuangan Kota Bandung kini berkurang dari sekitar 1.200 ton menjadi 981 ton per hari.

“Artinya ada pengurangan sekitar 220 ton per hari. Ditambah TPA Sarimukti kini tutup setiap Minggu, sehingga potensi penumpukan bisa mencapai lebih dari 1.700 ton,” jelas Erwin.

Pemkot Bandung, kata dia, kini bekerja ekstra keras mengantisipasi dampak kebijakan tersebut agar penumpukan sampah di lapangan tidak semakin parah. (Rava/S-01)

BACA JUGA  4 Kepala Daerah di Bandung Raya Dapat Peringatan Soal Sampah

Siswantini Suryandari

Related Posts

Nv. BIMA; Antara Menjaga Warisan Budaya dan Menembus Pasar Dunia

DI tengah derasnya persaingan industri manufaktur, PT Perusahaan Logam BIMA membuktikan eksistensinya sebagai salah satu industri legendaris di Kota Bandung. Berdiri sejak 1950, perusahaan yang dikenal sebagai produsen peralatan dapur…

Mahasiswa KKN UGM Edukasi Warga Soal Pelestarian Burung Maleo di Mamuju

SEBANYAK 28 mahasiswa Universitas Gadjah Mada yang tergabung dalam Tim KKN-PPM UGM Manapak Mamuju 2026 tengah menjalankan program pengabdian masyarakat di pesisir barat Pulau Sulawesi, tepatnya di Kabupaten Mamuju, Provinsi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mbappe Terdepan dalam Perburuan Golden Boot

  • July 19, 2026
Mbappe Terdepan dalam Perburuan Golden Boot

Hujan Gol Warnai Kemenangan Inggris atas Prancis

  • July 19, 2026
Hujan Gol Warnai Kemenangan Inggris atas Prancis

Gasak Vietnam, Indonesia Ditunggu Kamboja di Final SEA V Cup

  • July 18, 2026
Gasak Vietnam, Indonesia Ditunggu Kamboja di Final SEA V Cup

Indonesia Finis di Peringkat ke-9 AVC U-18

  • July 18, 2026
Indonesia Finis di Peringkat ke-9 AVC U-18

Persib Resmi Perpanjang Kontrak Kakang Rudianto Hingga 2029

  • July 18, 2026
Persib Resmi Perpanjang Kontrak Kakang Rudianto Hingga 2029

Peringati HUT ke-81 RI, Ketua Garda Prabowo Madiun Jalan Kaki 620 KM ke Istana Negara

  • July 18, 2026
Peringati HUT ke-81 RI, Ketua Garda Prabowo Madiun Jalan Kaki 620 KM ke Istana Negara