Pemkot Bandung Waspadai Penumpukan Sampah Awal 2026

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung mengakui adanya risiko serius dalam pengelolaan sampah mulai 12 Januari 2026, menyusul pengurangan kuota pengiriman sampah ke TPA Sarimukti.

Pengurangan kuota tersebut berpotensi menyisakan sekitar 200 ton sampah per hari yang harus ditangani di dalam wilayah Kota Bandung.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan kondisi tersebut disampaikan secara terbuka agar masyarakat memahami tantangan yang dihadapi pemerintah daerah.
“Kita tidak ingin menutup-nutupi. Risiko itu ada dan harus kita hadapi bersama,” ujar Farhan, Selasa (6/1).

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Bandung akan segera meluncurkan program Gaslah, yakni petugas pemilah dan pengolah sampah yang akan ditempatkan di setiap RW. Dari total 1.597 RW, masing-masing akan memiliki petugas yang bertugas melakukan edukasi dan pendampingan langsung kepada warga.

BACA JUGA  Lindungi Anak dari Miras, Pemkot Bandung Masifkan Patroli

“Petugas ini bekerja door to door. Tujuan utamanya memastikan pemilahan sampah dari sumbernya,” jelas Farhan.

Selain itu, Pemkot Bandung juga akan menambah jumlah penyapu jalan serta memperkuat program kebersihan lainnya. Dengan langkah tersebut, total petugas persampahan yang dibiayai pemerintah diperkirakan mencapai 5.000 hingga 6.000 orang.

Pemkot juga berupaya meningkatkan kapasitas pengolahan sampah berbasis Refuse Derived Fuel (RDF) hingga lima kali lipat, serta mengoptimalkan penggunaan teknologi biodigester dan insinerator, dengan tetap memperhatikan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan.

“Tumpukan sampah seperti yang terjadi beberapa bulan lalu mudah-mudahan tidak terulang. Tapi kuncinya satu, partisipasi masyarakat,” tambahnya.

Penumpukan sampah Tahun Baru

Sementara itu, pada malam pergantian tahun, volume sampah yang berhasil dikumpulkan dan diangkut dari sejumlah titik keramaian di Kota Bandung mencapai 95 meter kubik. Pembersihan dilakukan secara intensif sejak malam tahun baru, dengan menyasar kawasan pusat aktivitas masyarakat.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Tambah 5 Puskesmas 24 Jam di 2026

Di wilayah SWK Ubermanik, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung mengangkut 7,5 meter kubik sampah dari kawasan Alun-alun Ujungberung dan Bundaran Cibiru.

Sementara di SWK Kordoba, volume sampah yang terangkut mencapai 7 meter kubik, terutama dari kawasan Jalan Terusan Buah Batu, Jalan Terusan Ibrahim Adjie, serta Pasar Kordon.

Volume sampah terbesar tercatat di SWK Karees, yakni 57 meter kubik. Sampah berasal dari berbagai titik keramaian, seperti kawasan Asia Afrika, Jalan Ahmad Yani, Jalan Otista, Alun-alun Bandung, Jalan Ibrahim Adjie, hingga Jalan Gatot Subroto.

Adapun di SWK Cibeunying, petugas mengangkut 23,5 meter kubik sampah dari sejumlah ruas jalan dan kawasan publik, antara lain Cihampelas, Dipatiukur, Djuanda, Supratman, Citarum, Diponegoro, Surapati, Balai Kota, Monumen Perjuangan, Braga, serta kawasan Pasar Kosambi dan Pasar Cihargeulis. (Rava/S-01)

BACA JUGA  Kota Bandung Gelar Apel Pengamanan Pilkada Serentak 2024

Siswantini Suryandari

Related Posts

Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

DIREKTORAT Jenderal Imigrasi memperkuat pencegahan dari hulu melalui 21 Desa Binaan Imigrasi dan Petugas Imigrasi Pembina Desa (PIMPASA). Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi DIY Yuni Santi Nurani mengatakan, 21…

Penanganan Sampah dan Transformasi Digital Jadi Prioritas Kota Bandung

PENANGANAN masalah sampah dan percepatan transformasi digital menjadi dua agenda strategis yang akan terus diperkuat Pemerintah Kota Bandung dalam membangun kota yang lebih maju dan berkelanjutan. “Tantangan terbesar yang dihadapi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam

  • September 25, 2026
Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam

Diduga ada Penyimpangan, Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong

  • September 25, 2026
Diduga ada Penyimpangan, Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong

Wapres Minta Kebutuhan Pengungsi Banjir Bandang Solok Dipenuhi

  • September 25, 2026
Wapres Minta Kebutuhan Pengungsi Banjir Bandang Solok  Dipenuhi

Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

  • September 25, 2026
Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks

  • September 25, 2026
Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks

SMAN 21 Bandung Juarai Final Regional AXIS Nation Cup 2026 West Java

  • September 25, 2026
SMAN 21 Bandung Juarai Final Regional AXIS Nation Cup 2026 West Java