Jadi Korban TPPO, Perempuan di Bawah Umur Lapor ke PPA

UNIT Pelaksana Teknis Dinas Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Bantul menerima pengaduan dari seorang perempuan bawah umur, Fa, 14 terkait dengan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) pada Jumat (14/2).

Dalam pengaduannya itu, Fa yang dengan didampingi tim hukum Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Pandawa serta kedua orang tuanya melaporkan sepasang kekasih R dan A. Pasalnya kedua pelaku ini, hingga kini masih bebas dan belum diproses secara hukum oleh Polres Bantul.

Salah satu penasihat hukum LKBH Pandawa Khusni Al Hakim, di UPTD PPA Bantul, menjelaskan awalnya, korban Fa, ditawari untuk bekerja sebagai penjaga gerai es teh di salah satu lokasi.

BACA JUGA  Komplotan Pencuri Rumah Kosong Ditangkap Polresta Yogyakarta

“Korban yang saat itu baru berusia 13 tahun diiming-imingi uang dan barang sebagai imbalan dari pekerjaannya,” kata Khusni Al Hakim.
Namun dalam perjalanannya, Fa justru kemudian menjadi korban eksploitasi seksual.

Dijual secara online

“Klien kami, Fa dipasarkan melalui aplikasi online oleh sepasang kekasih R dan A. “Korban anak juga dipaksa untuk minum-minuman beralkohol,” katanya.

“Bahkan juga dicekoki dengan pil berlogo Y. Jika menolak atau menentang, kedua pelaku R dan A tidak segan-segak melakukan kekerasan seperti menjambak atau memukul. Karena takut, akhirnya Fa terpaksa mengikuti perintah R dan A,” lanjutnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, R dan A sempat pula membawa korban Fa ke salah satu tempat karaoke dan meminta Fa menjadi perempuan peneman atau LC (Lady companion. Namun permintaan itu ditolak.

BACA JUGA  Kapolda DIY Pimpin Sertijab 7 Pejabat Utama dan 3 Kapolres

Kedua pelaku yang dilaporkan tersebut kemudian juga memaksa Fa melayani pria hidung belang. Dalam satu malam, imbuhnya, R dan A bisa mendatangkan hingga lima orang tamu yang harus dilayani Fa.

“Ini berlangsung selama hampir satu tahun,” katanya.

Polda DIY

Selama masa tersebut, Fa juga dicarikan tempat kos oleh R dan A. Baru pada 16 Januari lalu, Fa berhasil melarikan diri dan kemudian melaporkan kejadian yang dialami tersebut ke Polres Bantul dengan nomor Laporan Polisi bernomor LP/B/15/1/2025/SPKT/Polres Bantul, Polda DIY.

Namun laporan tersebut sampai saat ini tidak ditindaklanjuti. Terbukti kedua orang itu masih bebas berkeliaran.

“Kami selaku Penasehat Hukum beserta kedua orang tua dari korban mengajukan permohonan atensi perkara kepada Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Bantul.”

BACA JUGA  Polisi Ungkap Judi Dadu Lewat TikTok di Gunungkidul dan Pati

“Untuk dapat ikut memberikan atensi terhadap jalannya perkara tersebut serta untuk dapat memberikan bantuan pemulihan kesehatan serta psikis anak yang saat ini terguncang secara lahir maupun secara mental,” katanya. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Bupati Garut Konsultasi ke Kementan Soal Irigasi dan Pertanian

BUPATI Garut, Abdusy Syakur Amin meminta masukan dari Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam upaya memperkuat infrastruktur irigasi pertanian dan penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan…

DKPP Jabar Salurkan Bibit Sapi Potong ke Tiga Kabupaten

DINAS Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Pemprov Jabar menyalurkan bantuan 24 ekor bibit sapi potong kepada tiga kelompok peternak di wilayah Kabupaten Pangandaran, Sumedang, dan Ciamis. Bantuan itu untuk mendukung…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bupati Garut Konsultasi ke Kementan Soal Irigasi dan Pertanian

  • August 19, 2026
Bupati Garut  Konsultasi ke Kementan Soal Irigasi dan Pertanian

DKPP Jabar Salurkan Bibit Sapi Potong ke Tiga Kabupaten

  • August 19, 2026
DKPP Jabar Salurkan Bibit Sapi Potong ke Tiga Kabupaten

Tim Fapet UGM Juara 1 Best Presentation dan Best Creative Video

  • August 19, 2026
Tim Fapet UGM Juara 1 Best Presentation dan Best Creative Video

Tiga Calon Rektor UPN Veteran Yogyakarta Lolos Tahap Penyaringan

  • August 19, 2026
Tiga Calon Rektor UPN Veteran Yogyakarta Lolos Tahap Penyaringan

Wisuda Sarjana dan Sarjana Terapan UGM dengan Jumlah Terbanyak

  • August 19, 2026
Wisuda Sarjana dan Sarjana Terapan UGM dengan Jumlah Terbanyak

Aksi Pencurian Motor Konsumen Minimarket di Sidoarjo Terekam CCTV

  • August 19, 2026
Aksi Pencurian Motor Konsumen Minimarket di Sidoarjo Terekam CCTV