111 Napi di Yogyakarta Dapat Remisi Khusus Natal

SEBANYAK 111 narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan atau WBP di Daerah Istimewa Yogyakarta mendapat remisi atau pengurangan hukuman khusus pada Hari Raya Natal 2024.

Surat Keputusan tentang pemberian remisi ini, diserahkan secara simbolis oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kementerian Hukum DIY, Muhammad Ali Syeh Banna di Lapas Kelas IIA Yogyakarta.

“Selamat berkumpul dengan keluarga, momen ini merupakan apresiasi kepada WBP karena telah mengikuti pembinaan dengan baik,” ujar Muhammad Ali di Lapas IIA Yogyakarta (Lapas Wirogunan).

Para penerima ini, jelasnya, 29 orang di antaranya adalah narapidana yang terlibat dalam tindak pidana khusus, seperti kasus narkotiba 23 orang, korupsi 5 orang, dan 1 orang kasus perdagangan orang (TPPO).

BACA JUGA  Wali Kota Semarang Sambangi Tokoh Nasrani untuk Perkuat Toleransi

Muhammad Ali mengemukakan pemberian remisi merupakan bagian dari pembinaan WBP yang menjalani masa hukuman di lembaga pemasyarakatan (lapas), lembaga pembinaan khusus anak (LPKA) dan rumah tahanan (rutan).

Enam bulan

Remisi itu katanya diberikan kepada WBP yang telah menjalani pidana minimal enam bulan, berkelakuan baik selama menjalani masa hukuman, aktif mengikuti kegiatan pembinaan, serta menunjukkan penurunan tingkat risiko.

Para penerima remisi, WBP, WBP, kata Muhammad Ali, diharapkan lebih rajin dalam mengikuti pembinaan, serta mampu memperbaiki diri sehingga tidak mengulangi tindak pidananya kembali.

“Kami tetap berpesan kepada WBP, dan selalu mengingatkan agar mengikuti pembinaan dan terus berkelakuan baik, agar pada tahun berikutnya kembali meraih remisi,” kata Ali.

BACA JUGA  Mbak Ita Berpamitan di Keuskupan Agung Semarang

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lapas Yogyakarta Sambiyo menuturkan bahwa remisi tersebut diberikan khusus untuk narapidana yang beragama Kristen Protestan dan Katolik, sebagai bagian dari perayaan hari besar keagamaan. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Empat Personel TNI Terduga Penyiram Air Keras Ditahan Puspom

SEBANYAK empat orang personel TNI ditahan Pusat Polisi Militer (Puspom) atas dugaan keterlibatan dalam kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS)…

Gelar Piala Afrikanya Dicopot CAF, Senegal Banding ke CAS

KONFEDERASI Sepak Bola Afrika (CAF) resmi mencabut gelar juara Piala Afrika (AFCON) 2025 milik Senegal setelah Dewan Banding CAF memutuskan bahwa tim tersebut dinyatakan kalah (forfeit) di laga final. “Dewan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Singkirkan Galatasaray, Liverpool Ditunggu PSG di Perempat Final

  • March 19, 2026
Singkirkan Galatasaray, Liverpool Ditunggu PSG di Perempat Final

Barcelona Segel Tiket ke Perempat Final dengan Meyakinkan

  • March 19, 2026
Barcelona Segel Tiket ke Perempat Final dengan Meyakinkan

Empat Personel TNI Terduga Penyiram Air Keras Ditahan Puspom

  • March 18, 2026
Empat Personel TNI Terduga Penyiram Air Keras Ditahan Puspom

Gelar Piala Afrikanya Dicopot CAF, Senegal Banding ke CAS

  • March 18, 2026
Gelar Piala Afrikanya Dicopot CAF, Senegal Banding ke CAS

Kalog Distribusikan 4 Lokomotif Hidrolik

  • March 18, 2026
Kalog Distribusikan 4 Lokomotif Hidrolik

Pemkot Pastikan Bandung Zoo Tetap Tutup Saat Libur Lebaran

  • March 18, 2026
Pemkot Pastikan Bandung Zoo Tetap Tutup Saat Libur Lebaran