Tim Kustini-Sukamto Tertangkap Tangan Melakukan Politik Uang

TIM pemenangan pasangan calon (Paslon) no urut 01 Kustini-Sukamto (Kusuka) tertangkap tangan membawa data lengkap calon pemilih per TPS.

Dan segepok uang yang akan dibagikan kepada warga yang telah terdata.

Aksi bagi-bagi uang untuk memilih Paslon Kusuka dilakukan Minggu (24/11) dini hari  sudah memasuki masa tenang pasca kampanye Pilkada.

Tim Kustini-Sukamto yang terdiri dari Sutriyono, Poniman, Kasdana, Hari Sukaca, Iwan Purwanto, dan Suyatna langsung diamankan.

Mereka dibawa ke Kantor Kalurahan Sendangmulyo, Kapanewon Minggir, Sleman beserta barang bukti.

“Enam orang lainnya berhasil kabur. Namun kami sudah tahu identitas mereka yang berhasil lepas dari tangkapan tim kami,” kata Koeswanto, Ketua Tim Koalisi Pemenangan Harda Kiswaya – Danang Maharsa, Senin (25/11) malam di Yogyakarta.

BACA JUGA  Gogo dan Agi Tersandung Putusan MK Dalam PSU Barito Utara

Ia menjelaskan uang yang berhasil disita keseluruhannya mencapai Rp12 juta.

“Money politics merusak demokrasi. Kami meminta kepada tim Kustini-Sukamto untuk menghentikan segala bentuk money politics di Sleman,” tegas Koeswanto.

Barang bukti tersebut kemudian diserahkan Lurah Sendangmulyo Budi Susanto kepada Kadiv PP dan Datin Bawaslu Kabupaten Sleman Antonius Hery Purwito.

Tim Kustini-Sukamto bagi-bagi uang

Saat diinterogasi, salah satu pelaku mengaku bagi-bagi uang untuk coblos Kusuka ini dilakukan serempak dini hari tadi di berbagai wilayah.

Adapun yang menjadi koordinator utama antara lain bernama Iskandar diduga dari kader partai pendukung paslon nomor urut 01.

“Kami hanya disuruh saja oleh Iskandar. Tugas kami hanya membagikan uang kepada nama-nama yang sudah terdaftar” ujar salah satu pelaku.

BACA JUGA  Bawaslu Riau Imbau Media Massa Patuhi Aturan Iklan Kampanye

Sementara, Lurah Sendangmulyo Budi Susanto meminta Bawaslu bertindak tegas dan cepat atas pelanggaran ini.

Apalagi masyarakat Sendangmulyo sudah deklarasi berkomitmen menolak adanya politik uang.

“Kami sudah gencar mengkampanyekan tolak politik uang, jangan sampai kejadian ini menjadi preseden burik bahwa tidak ada sanksi apapun atas kejadian in,” kata Lurah Budi.

“Buktinya sudah sangat kuat, dan Bawaslu harus menindak tegas atas pelanggaran ini,” lanjutnya.

Kadiv PP dan Datin Bawaslu Kabupaten Sleman Antonius Hery Purwito yang berada di lokasi kejadian akan menindaklanjuti atas temuan pelanggaran ini.

“Akan kami tidak lanjuti atas temuan yang berpotensi melanggar hukum ini. Akan tetapi semua ada mekanismenya, mohon percayakan ini pada kami Bawaslu,” ujar Hery. (AGT/S-01)

BACA JUGA  Pengaruh Jokowi-Prabowo dalam Kemenangan Luthfi-Yasin

Siswantini Suryandari

Related Posts

OTT Bupati Pemalang Disebut Terkait Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut penangkapan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam operasi tangkap tangan (OTT) karena dugaan korupsi proyek dan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.…

Korban Gempa Jepang Terus Bertambah

KORBAN jiwa dalam bencana gempa di Jepang terus bertambah. Hal itu karena belum semua gedung atau rumah-rumah yang roboh dibersihkan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi, Rabu, menyampaikan korban meninggal dunia…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polisi dan TNI Berjibaku Padamkan Karhutla di Perhutani Banyumas

  • July 30, 2026
Polisi dan TNI Berjibaku Padamkan Karhutla di Perhutani Banyumas

Buka Kongres Alumni Jesuit, Sri Sultan Berharap Jadi Ruang Batin

  • July 30, 2026
Buka Kongres Alumni Jesuit, Sri Sultan Berharap Jadi Ruang Batin

Tim KKN UGM Gelar Aksi Bersih Pantai di Pulau Bawean dengan Warga

  • July 30, 2026
Tim KKN UGM Gelar Aksi Bersih Pantai di Pulau Bawean dengan Warga

Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

  • July 30, 2026
Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim 2025/2026

  • July 30, 2026
Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim  2025/2026

Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor dengan IPK 4.00

  • July 30, 2026
Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor  dengan IPK 4.00