Ketika Pemkab Mencoba Menjawab Harapan Masyarakat

  • Story
  • May 10, 2025
  • 0 Comments

PAGI itu embun belum sepenuhnya mengering dari daun-daun padi ketika rombongan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan tiba di Desa Baringin. Namun, yang membuat suasana berbeda bukanlah kabut atau udara segar, melainkan sebuah harapan baru yang mulai tumbuh dari tanah yang lama terabaikan.

Desa Baringin, Kecamatan Parlilitan, pernah dikenal sebagai lumbung ikan air tawar dan telur bebek. Alamnya ramah, tanahnya subur, dan masyarakatnya hidup dari kerja keras. Namun beberapa tahun terakhir, bencana banjir dan kerusakan irigasi membuat desa ini kehilangan jati dirinya. Panen kerap gagal, kolam-kolam ikan kering atau hanyut, dan semangat masyarakat perlahan ikut mengering.

Normalisasi saluran irigasi

Itulah yang membuat kunjungan Bupati Humbahas, Oloan P. Nababan, ke Desa Baringin pada Jumat, 9 Mei 2025, bukan sekadar kunjungan kerja. Ia datang bersama Sekda Christison Rudianto Marbun, Ketua TP PKK Ny. Erma Oloan P. Nababan, dan jajaran OPD, untuk langsung meninjau proyek normalisasi saluran irigasi persawahan yang selama ini menjadi jeritan masyarakat.

BACA JUGA  Sekolah Lapang Iklim, Upaya BMKG Jaga Ketahanan Pangan

Kepala Desa Baringin, Hotmauli Sitohang, tak kuasa menyembunyikan kelegaannya.

“Kami dulu berjaya. Tapi sekarang, tiap kali ternak ikan, selalu gagal. Air meluap, ikan hanyut. Sawah pun tak bisa ditanami karena lumpur. Kami butuh solusi, dan kehadiran Bupati hari ini memberi kami harapan,” ujarnya penuh haru.

Bupati Oloan tak hanya mendengar, ia melihat langsung kondisi lapangan, berbicara dengan warga, dan menyaksikan dimulainya pengerjaan saluran irigasi dengan alat berat.

“Irigasi adalah nadi kehidupan pertanian. Jika alirannya tidak baik, sawah bisa tergenang atau justru kekeringan. Normalisasi ini penting, agar air mengalir merata dan mendukung produktivitas,” ujar, Oloan.

Rawat bersama

Namun lebih dari itu, sang Bupati juga menitipkan pesan penting: pembangunan tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah.

BACA JUGA  Musim Hujan Datang Lebih Awal, Petani Butuh Pupuk untuk Musim Tanam

“Kita harus merasa memiliki. Irigasi ini milik kita bersama. Sawah adalah sumber pangan, dan padi adalah kekuatan kita dalam menjaga ketahanan hidup masyarakat. Mari rawat ini bersama,” pesannya.

Kini, Desa Baringin bukan hanya memiliki areal sawah dan kolam perikanan ia akan kembali berjaya seperti sedia kala. Proyek normalisasi ini menjadi simbol bahwa perubahan bisa dimulai dari kepedulian, dan harapan bisa tumbuh jika ada kemauan untuk mendengar dan bertindak.

Desa ini belum sepenuhnya pulih, tetapi langkah awalnya telah dimulai. Dan itu cukup untuk menyalakan semangat baru bagi para petani, bagi tanah yang menunggu ditaburi benih, dan bagi masa depan yang lebih cerah di Humbang Hasundutan. (One/N-0)

BACA JUGA  Kendalikan Inflasi Cabai, BI Solo Bina Petani Jenggrik

Dimitry Ramadan

Related Posts

Bukan Hanya Takjil War, Rupiah War pun Terjadi saat Ramadan

BERBEDA dengan hari biasanya, pagi itu GOR Saparua di Kota Bandung terlihat dipadati warga. Mereka rela antre untuk menukarkan uang untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri. Meski antrean terlihat panjang, suasana…

Mushaf Alquran Berusia 2 Abad Terawat Baik di Sidoarjo

MUSHAF Alquran kuno berusia lebih dari dua abad, yang ditulis tangan Ki Atmo Prawito pada zaman Paku Buwono IV masih terawat baik di tangan seorang warga Sidoarjo. Mushaf Alquran kuno…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Negara-negara NATO Nggak Sudi Bantu Trump Buka Selat Hormuz

  • March 17, 2026
Negara-negara NATO Nggak Sudi Bantu Trump Buka Selat Hormuz

Rumah Warga Roboh, TNI/Polri Bersama BPBD dan Perangkat Desa Lakukan Penanganan Darurat 

  • March 17, 2026
Rumah Warga Roboh, TNI/Polri Bersama BPBD dan Perangkat Desa Lakukan Penanganan Darurat 

Puncak Arus Kendaraan di GT Kalikangkung Terjadi Siang hingga Sore Hari

  • March 17, 2026
Puncak Arus Kendaraan di GT Kalikangkung Terjadi Siang hingga Sore Hari

Buka Perdana di Jakarta, Hikiniku to Come Siap Manjakan Lidah Pecinta Kuliner

  • March 16, 2026
Buka Perdana di Jakarta, Hikiniku to Come Siap Manjakan Lidah Pecinta Kuliner

Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran

  • March 16, 2026
Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran

BMKG Prediksi Bandung Raya  Lebih Kering pada Musim Kemarau 2026

  • March 16, 2026
BMKG Prediksi Bandung Raya  Lebih Kering pada Musim Kemarau 2026