
PELATIH anyar Persija Shin Tae-yong (STY) menegaskan bahwa dirinya sebenarnya senang menerapkan permainan menyerang saat melatih. Hal itu akan dia buktikan saat membesut Persija nanti.
Pernyataan juru taktik asal Korea Selatan itu tentu bertentangan dengan fakta saat melatih tim nasional Indonesia. Ketika itu ia dikenal dengan gaya defensif dan counter attack.
“Memang saat di timnas Indonesia karena lawan-lawannya memang lebih kuat dan lebih baik daripada timnas Indonesia, jadi selalu kita bertahan dulu dan lalu kita counter attack,” kata dia.
“Tetapi di liga mungkin perlu kita diskusi lanjut dengan Pak Panca pastinya dan dengan orang-orang yang di Persija Jakarta untuk membawa pemain-pemain asing pastinya, dan setelah itu pasti kita bisa melakukan permainan yang lebih baik dan lebih cepat, lebih agresif menyerang gitu,” ujarnya.
Bawa mantan anak asuh
Dalam kesempatan itu, STY juga membuka kemungkinan membawa anak-anak asuhnya saat di timnas untuk memperkuat tim Macan Kemayoran. Beberapa pemain andalannya di timnas yakni Rizky Ridho, Jordi Amat, ataupun Witan Sulaeman.
“Ya, pasti ada niat untuk bawa pemain-pemain timnas sebelumnya. Tetapi kita harus lihat situasi mereka seperti kontrak dengan tim lain,” kata STY di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Senin.
Selain membuka kemungkinan itu, pelatih yang dikontrak selama tiga tahun di Persija ini juga memastikan dirinya membawa staf kepelatihan andalannya sewaktu di timnas Indonesia.
“Untuk asisten pelatih, pelatih-pelatih yang para wartawan juga mengenal pastinya karena sebelumnya ada di timnas juga,” kata dia.
Pemain asing
Dalam kesempatan itu STY juga mengungkapkan bahwa timnya sudah mengontrak pemain asing yang sebelumnya bermain di Borneo FC, Mariano Peralta.
“Untuk Peralta memang sudah dikontrak seperti yang saya dengar dan saya pun senang. Jadi ingin sambut Peralta dengan sangat senang hati,” ujarnya
“Target saya pastinya ingin dapat prestasi yang baik. Dan akan berusaha semaksimal mungkin agar bisa para fans Persija Jakarta ingin melihat atau menonton kembali permainan Persija Jakarta,” kata STY. (*/N-01)







