
BORNEO FC akhirnya tumbang juga. Setelah mencetak rekor 11 kemenangan beruntun di Super League dan belum terkalahkan, Pesut Etam akhirnya harus merasakan kekalahan.
Mereka harus mengakui keunggulan Bali United 0-1 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (30/11). Ironisnya kekalahan pertama itu terjadi di hadapan pendukung mereka sendiri.
Satu-satunya gol yang mematikan laju Pesut Etam tersebut dicetak I Kadek Agung Widnyana pada menit ke-54.
Meski kalah, hasil tersebut tidak menggoyahkan posisi Borneo FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 33 poin. Sebaliknya, kemenangan di Samarinda itu sangat berharga bagi Bali United. Sebab mereka naik ke peringkat ke-11 dengan 17 poin.
Sejak menit pertama, Borneo FC langsung mengambil inisiatif serangan. Skuad asuhan Fabio Lefundes tampil agresif, mengincar gol cepat untuk mengamankan posisi puncak klasemen.
Namun, solidnya lini pertahanan Bali United yang digalang Joao Ferrari membuat setiap serangan tuan rumah selalu kandas. Sebaliknya, Bali United hanya sesekali melakukan serangan balik. Namun hingga babak pertama berakhir, skor tetap 0-0.
Memasuki babak kedua, Bali United bermain lebih percaya diri. Gol yang ditunggu-tunggu pun datang pada menit ke-54. Kadek Agung berhasil menyambut bola muntah hasil tepisan Nadeo Argawinata.
Tertinggal satu gol, Borneo FC semakin gencar melancarkan serangan. Namun semua peluang itu gagal dan skor tetap 1-0 untuk Bali United. (*/N-01)










