Takluk dari Malut United, Borneo FC Gagal Kembali ke Puncak Klasemen

BORNEO FC kembali harus menelan pil pahit. Saat bertandang ke kandang Malut United dalam lanjutan Super League di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate pada Minggu (28/12), Pesut Etam takluk 2-3.

Akibat kekalahan itu, Borneo gaga kembali ke puncak Klasemen Super League sementara yang sehari sebelumnya direbut Persib. Kendati nilai mereka sama-sama 34, namun Borneo kalah head-to-head. Sebaliknay Malut melejit ke peringkat ketiga dengan 31 poin.

Dalam laga tersebut, Borneo sebenarnya dua kali memimpin. Namun berkat kegigihan Laskar Kie Raha, mereka mampu menyamakan kedudukan dan bahkan berbalik unggul.

Borneo FC unggul cepat di menit ketiga lewat Juan Villa. David da Silva berhasil kedudukan imbang 20 menit kemudian.

BACA JUGA  Wagner Lopes Minta Pemain Ngotot Menang Lawan Borneo FC

Puas

Tim tamu lagi-lagi memimpin pada menit ke-55 lewat gol Douglas Coutinho. Tapi Malut kembali sukses menyamakan kedudukan di menit ke-69 lewat Taufik Rustam. Malut bahkan berbalik unggul lewat Gustavo Franca pada injury time

“Laga yang sulit, tapi Malut United kembali berhasil menunjukkan karakter dan mendapatkan 3 poin,” ujar kapten Malut United, Gustavo Franca selepas laga.

“Bagi saya, tidak penting siapa yang mencetak gol. Saya senang karena mendapatkan kesempatan dari Tuhan untuk mencetak gol penentu, tapi hal terpenting adalah Malut United bisa meraih 3 poin,” lanjut Gustavo.

Soroti wasit

Di sisi lain, pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Araujo Lefundes mengaku tetap senang dengan permainan timnya meski kalah. Ia hanya
menyoroti kepemimpinan wasit yang dinilainya berat sebelah.

BACA JUGA  Borneo FC Menang, Semen Padang Tertahan

“Saya berbicara soal keputusan wasit. Gol ketiga Malut United menurut kami diawali pelanggaran. Ada VAR, tetapi keputusan terakhir tetap ada di tangan wasit. Kita semua ingin pertandingan yang fair,” ujar Fabio.

“Terlepas dari itu saya menilai kedua tim sama-sama menampilkan permainan terbaik,” lanjut pelatih asal Brasil tersebut. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ranking Timnas Indonesia Naik Satu Tingkat

KESUKSESAN tim nasional Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 mempengaruhi posisi skuat Garuda dalam ranking FIFA. Posisi timnas Indonesia naik satu tingkat ke uruatan 117 dengan koleksi 1166,50 poin berkat…

Juarai FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Akhiri Penantian Panjang

TIM nasional Indonesia berhasil menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah memenangkan adu penalti 4-2 melawan Thailand pada partai final yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin malam. Laga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

MK Putuskan tidak Terima Gugatan Ijazah Gibran

  • October 6, 2026
MK Putuskan tidak Terima Gugatan Ijazah Gibran

UI Jadi Kampus Terbaik Indonesia versi QS WUR

  • October 6, 2026
UI Jadi Kampus Terbaik Indonesia versi QS WUR

Serah Terima Pataka Tandai Pergantian Kapolda Jateng

  • October 6, 2026
Serah Terima Pataka Tandai Pergantian Kapolda Jateng

Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ranking Timnas Indonesia Naik Satu Tingkat

  • October 6, 2026
Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ranking Timnas Indonesia Naik Satu Tingkat

Peternak Ayam Ketawa Diimbau Mewaspadai Risiko Inbreeding

  • October 6, 2026
Peternak Ayam Ketawa Diimbau Mewaspadai Risiko Inbreeding

Gelar Festival, Unisa Utamakan Konsep Ramah Lingkungan

  • October 6, 2026
Gelar Festival, Unisa Utamakan Konsep Ramah Lingkungan