UPN Veteran Yogyakarta Gelar Seleksi Mandiri Bela Negara 1

SEBANYAK 1.593 orang mengikuti tes Seleksi Mandiri Bela Negara 1 untuk masuk Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta. Tes diselenggarakan secara serentak di lima kota di Indonesia.

Lima kota yang menjadi lokasi tes Seleksi Mandiri Bela Negara 1 yakni Bogor (Jawa Barat), Pekanbaru (Riau), Bontang (Kalimantan Timur), Balangan (Kalimantan Selatan), dan Makassar (Sulawesi Selatan).

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi, Machya Astuti Dewi, mengatakan pelaksanaan tes di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi ini, menunjukkan komitmen Kampus Bela Negara dalam menjaring bibit-bibit unggul dari seluruh penjuru negeri.

“Kami ingin memastikan para calon mahasiswa memiliki akses yang mudah untuk mengikuti tes Seleksi Mandiri, tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke Yogyakarta,” ujar Wakil Rektor.

BACA JUGA  UPN Veteran Yogyakarta Gelar Wawancara Online Mahasiswa Jalur SNBP

Transparan dan akuntabel

Meskipun diselenggarakan di berbagai kota, Machya memastikan bahwa seluruh proses seleksi akan dilaksanakan secara transparan dan akuntabel.

Peserta terbanyak di Bogor (1.059 peserta), disusul Pekanbaru (315 peserta), Makassar (93 peserta), Bontang (84 peserta), Balangan (42 peserta).

“Penyelenggaraan tes Seleksi Mandiri di lima kota tersebut menggunakan metode Paper Based Test (PBT), atau ujian berbasis kertas,” jelasnya.

Selain diselenggarakan di lima kota tersebut, UPN Veteran Yogyakarta juga akan menyelenggarakan ujian Seleksi Mandiri Bela Negara 1 di Kota Yogyakarta pada 30 Juni hingga 6 Juli 2025 mendatang. Tes di Kota Yogyakarta akan diikuti sebanyak 6.656 peserta.

Mahasiswa baru

Sementara, tes Seleksi Mandiri Kapasitas Bela Negara 1 di Yogyakarta akan menggunakan metode Computer Based Test (CBT), di mana peserta mengerjakan soal menggunakan komputer.

BACA JUGA  Dari 44.972 Pendaftar CBT, UGM Terima 4.480

“Jadi, secara total sebanyak 8.249 peserta akan mengikuti ujian Seleksi Mandiri Kapasitas Bela Negara 1,” imbuh Dr. Machya.

Sebagai informasi, Seleksi Mandiri Bela Negara 1 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru program diploma dan sarjana yang diselenggarakan oleh UPN Veteran Yogyakarta, untuk mengukur kemampuan kognitif dan penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus Bela Negara.

Materi tes Seleksi Mandiri Bela Negara 1 mencakup materi potensi skolastik, Pancasila, sejarah kebangsaan, kewarganegaraan, dan Bela Negara. Total, ada 75 soal pilihan ganda yang harus dikerjakan peserta selama 90 menit.

Adapun sistem penilaian dalam ujian ini yakni setiap jawaban benar akan mendapatkan skor 4, sementara jawaban salah akan mengurangi skor sebesar minus 1, dan tidak menjawab mendapatkan nilai 0.

BACA JUGA  UPN Veteran Yogyakarta Punya Empat Guru Besar Baru

Buka kuota

Selain Seleksi Mandiri Bela Negara 1, UPN Veteran Yogyakarta juga menyelenggarakan Seleksi Mandiri Prestasi Wimaya dan Seleksi Mandiri Bela Negara 2.

Tahun 2025, UPN Veteran Yogyakarta membuka kuota penerimaan mahasiswa baru sebanyak 6.365 mahasiswa, yang terdiri dari Jalur SNBP (1.568 mahasiswa), SNBT (3.030 mahasiswa), dan Seleksi Mandiri (1.767 mahasiswa). (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

UIN Sunan Kalijaga Buka Prodi Baru D4 Teknologi Produksi Halal

GUNA menjawab kebutuhan masa mendatang terhadap perkembangan dan pertumbuhan industri halal di Indonesia, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka Program Studi Sarjana Terapan (Diploma 4) Teknologi Produksi Halal. Prodi ini berada…

Bantu Mahasiswa Dapat Pengalaman,Telkomsel Luncurkan Virtual Virtuship

TELKOMSEL resmi meluncurkan Virtuship, platform magang virtual yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk merasakan pengalaman kerja berbasis proyek secara fleksibel, Senin (10/8). Telkom University (Tel-U) menjadi salah satu kampus pertama…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara