Mahasiswa Baru UIN Sunan Kalijaga Awali PBAK dengan Salat Duha Bersama

RIBUAN mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga yang disebut Kalijaga Muda mengawali kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) dengan salat duha bersama di masjid kampus, Rabu pagi.

Mereka sebanyak 5.711 mahasiswa baru UIN Sunan Kalijaga itu datang dari berbagai provinsi di Indonesia, bahkan 30 di antaranya berasal dari luar negeri.

Dalam mauizah hasanahnya, Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Noorhaidi Hasan mengungkapkan rasa syukur dapat membersamai para Kalijaga Muda.

“PBAK ini kita awali dengan Salat Duha dan lantunan selawat. Tentu ada maksud dan tujuan di baliknya, bukan sekadar datang, melaksanakan salat, lalu melantunkan selawat tanpa makna. Melalui momentum ini, saya ingin mengingatkan bahwa hari ini Anda telah datang ke Yogyakarta dan resmi menjadi bagian dari keluarga besar UIN Sunan Kalijaga. Karena itu, luruskan niat dan bulatkan tekad untuk menjalani seluruh proses pendidikan dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

BACA JUGA  Ide Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Hapus Ambang Batas Presiden

Kampus PTKIN tertua di Indonesia

Ribuan mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga mengawali kegiatan PBAK dengan salat duha bersama. (Dok.Ist)

Hari itu, 5.711 mahasiswa baru resmi menjadi bagian dari Kampus yang berdiri sejak 1951 tersebut dan merupakan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) tertua di Indonesia.

“Alumni UIN Sunan Kalijaga telah berkarier sebagai guru, birokrat, hakim, jaksa, ulama, pemimpin masyarakat, menteri, diplomat, hingga duta besar. Hari ini, Anda bergabung dalam barisan panjang almamater UIN Sunan Kalijaga,” ujarnya.

Prof. Noorhaidi mengingatkan bahwa memasuki perguruan tinggi berarti memasuki babak kehidupan yang benar-benar baru. Sistem pembelajaran, dosen, atmosfer akademik, lingkungan pertemanan, hingga budaya kampus akan menjadi bagian dari perjalanan Kalijaga Muda 2026.

Menurutnya, Berbagai kebaruan tersebut perlu dihadapi dengan kesiapan dan keteguhan diri. Tanpa pijakan yang kuat, mahasiswa dapat dengan mudah terbawa arus pergaulan dan berbagai aktivitas yang menjauhkan mereka dari tujuan awal datang ke kampus.

BACA JUGA  UIN Suka Luncurkan Magister Psikologi dan Matematika

Tidak lupakan jati diri

Dalam konteks itulah, nama Sunan Kalijaga menyimpan pesan filosofis yang relevan bagi kehidupan mahasiswa. Rektor mengajak Kalijaga Muda belajar beradaptasi dengan perubahan tanpa kehilangan akar, nilai, dan jati dirinya.

Prinsip tersebut juga tercermin dalam langkah UIN Sunan Kalijaga yang terus membuka diri terhadap perkembangan dunia dan mencatatkan berbagai capaian di tingkat global. Namun, keterbukaan terhadap dunia tidak berarti meninggalkan karakter dan nilai ke-UIN-an.

Pesan yang sama tercermin dalam pelaksanaan PBAK 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk mengenali budaya akademik dan identitas almamater, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi perubahan dunia yang berlangsung semakin cepat.

Di tengah perkembangan kecerdasan buatan dan teknologi digital, Rektor meminta mahasiswa tetap menempatkan kemampuan berpikir sebagai bagian penting dalam proses belajar.

BACA JUGA  UIN Sunan Kalijaga Dukung Pendidikan Inklusif Lewat Festival Difabel

“Tanamkan dalam pikiran Anda, Anda boleh mengikuti perubahan, AI, dan teknologi baru, tetapi jangan larut dan terbawa arus. AI digunakan untuk mencari data dan referensi, bukan mendatangkan kemalasan berpikir,” tegasnya.  (AGT/M-01)

Related Posts

Komersialisasi Paten UGM Tertinggi di Indonesia

KOMERSIALISASI paten Universitas Gadjah Mada menempati posisi tertinggi di antara perguruan tinggi di Indonesia dengan jumlah 35 paten dengan nilai royalti sebesar Rp15 miliar. Di urutan berikutnya Institut Teknologi Bandung…

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Sosialisasikan Program PJS

DINAS Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat menyosialisasikan terobosan pendidikan terbaru bernama Program Jabar Sakola (PJS). Program ini dirancang untuk memperluas akses pendidikan masyarakat dan menekan angka putus sekolah di Jabar…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Densus 88 dan Satbrimob Tangkap 3 Orang Terduga Teroris di Sulteng

  • October 4, 2026
Densus 88 dan Satbrimob Tangkap 3 Orang Terduga Teroris di Sulteng

Tim UGM Raih Juara 1 Kompetisi Esai Inovasi

  • October 4, 2026
Tim UGM Raih Juara 1 Kompetisi Esai Inovasi

Ludes Terjual, 67 Ribu Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Laga Indonesia Vs Thailand

  • October 4, 2026
Ludes Terjual,  67 Ribu Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Laga Indonesia Vs Thailand

Bawaslu DIY Catat 2,9 Juta Pemilih saat Pemutakhiran Data

  • October 3, 2026
Bawaslu DIY Catat 2,9 Juta Pemilih saat Pemutakhiran Data

Sambut Hari Kesaktian Pancasila, PLN UP3 Pematangsiantar Pastikan Keandalan Listrik

  • October 3, 2026
Sambut  Hari Kesaktian Pancasila, PLN UP3 Pematangsiantar Pastikan Keandalan Listrik

Timnas Putri U-17 Indonesia Berlaga di Singapura, Sasar Juara Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17

  • October 3, 2026
Timnas Putri U-17 Indonesia Berlaga di Singapura, Sasar Juara Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17