Bawaslu DIY Catat 2,9 Juta Pemilih saat Pemutakhiran Data

HASIL pleno terbuka rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026 di lima kabupaten/kota se-DIY yang digelar Rabu lalu, mencatat jumlah pemilih di Daerah Istimewa Yogyakarta saat ini sebanyak 2.962.276.

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) DIY Muhammad Najib dalam keterangannya, Sabtu menjelaskan jumlah tersebut tersebar di 78 wilayah setingkat kecamatan (kapanewon/kemantren) dan 438 wilayah setingkat kelurahan/kalurahan.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.442.932 pemilih atau 48,7 persen merupakan laki-laki, sedangkan 1.519.344 pemilih atau 51,3 persen merupakan perempuan,” jelasnya.

Ia menambahkan Kabupaten Sleman menjadi wilayah dengan jumlah pemilih berkelanjutan terbanyak, yakni 884.921 pemilih. Selanjutnya, Kabupaten Bantul tercatat sebanyak 769.583 pemilih, Kabupaten Gunungkidul sebanyak 628.188 pemilih, Kabupaten Kulon Progo sebanyak 351.821 pemilih, dan Kota Yogyakarta sebanyak 327.763 pemilih.

BACA JUGA  Nilai Tukar Petani DIY Naik 1,43 Persen pada September

Perubahan Data Pemilih

Rekapitulasi PDPB Triwulan III, ujarnya juga mencatat sejumlah perubahan data pemilih di empat kabupaten/kota. Di Kabupaten Bantul, misalnya terdapat 7.130 pemilih baru, 5.047 pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS), dan 5.248 perbaikan data.

Dalam pelaksanaan pengawasan, Bawaslu kabupaten/kota menyampaikan saran dan masukan kepada KPU sebagai bagian dari upaya memastikan data pemilih tetap akurat dan mutakhir.

Di Kota Yogyakarta, Bawaslu menyampaikan saran perbaikan terhadap 116 data, yang terdiri atas 84 data TMS dan 32 data Memenuhi Syarat (MS). Dari jumlah tersebut, 89 data telah ditindaklanjuti, satu data telah masuk dalam PDPB Triwulan II, sedangkan 26 data tidak dapat ditindaklanjuti, antara lain karena NIK tidak terdapat dalam Sidalih atau merupakan NIK luar Kota Yogyakarta.

BACA JUGA  Putusan Mahkamah Konstitusi Pemilu 2029 Tak Lagi Serentak

Selain itu, masukan dari Kodim 0730 sebanyak tiga data dan Polres sebanyak tujuh data juga ditetapkan sebagai pemilih baru. (AGT/A-01)

Admin

Related Posts

Awal Musim Penghujan di DIY Diprediksi pada Dasarian III November

KEPALA Stsiun Klimatologi Yogyakarta Mamenun, mengungkapkan awal musim hujan 2026/2027 diprediksi terjadi pada dasarian III November 2026 sebanyak 2 ZOM (25%), dasarian Desember I 2026 sebanyak 3 ZOM (37.5%), dan…

Rakor Bappeda se-Bali 2026 Tekankan Perencanaan Berbasis Data

Pemerintah pusat dan pemerintah daerah memperkuat sinergi perencanaan pembangunan untuk memastikan kebijakan nasional dapat diterjemahkan menjadi program yang tepat sasaran, merata, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal tersebut menjadi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bezzecchi Pimpin Dominasi Aprilia di Sirkuit Mandalika

  • October 12, 2026
Bezzecchi  Pimpin Dominasi Aprilia di Sirkuit Mandalika

Gunduli Singapura, Indonesia Segel Tket ke Piala Asia Putri U-17

  • October 12, 2026
Gunduli Singapura, Indonesia Segel Tket ke Piala Asia Putri U-17

Borneo Terjungkal di Tangan Java United, PSS Gasak PSM

  • October 12, 2026
Borneo Terjungkal di Tangan Java United, PSS Gasak PSM

Bantu Kembangkan Sepak Bola Indonesia, Sergio Van Dijk dkk dirikan Neo Gen Academy

  • October 11, 2026
Bantu Kembangkan Sepak Bola Indonesia, Sergio Van Dijk dkk dirikan Neo Gen Academy

Persib Bangkit, Paksa Dewa United Berbagi Poin

  • October 11, 2026
Persib Bangkit, Paksa Dewa United Berbagi Poin

Awal Musim Penghujan di DIY Diprediksi pada Dasarian III November

  • October 11, 2026
Awal Musim Penghujan di DIY Diprediksi pada Dasarian III November