Unhas dan Kedubes Belanda Bahas Penguatan Kemitraan Multilateral

UNIVERSITAS Hasanuddin bersama Kedutaan Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia membahas penguatan kemitraan multilateral di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

Pembahasan tersebut mengemuka dalam Kuliah Umum bertajuk ‘Indonesia, the Netherlands and the EU: Stable, Reliable and Predictable Partnerships in Turbulent Times’ yang berlangsung di Arsjad Rasjid Lecture Theater Unhas, Rabu (19/8).

Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia (Deputy Head of Mission, Embassy of the Netherlands, Jakarta), Mr. Adriaan Palm, hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan tersebut.

Kepala Subdirektorat Pengelolaan Informasi dan Pemantauan Unhas, Rakhmat Nurul Prima Nugraha, S.E., M.Sc., saat membuka kegiatan mengatakan, berbagai tantangan global, mulai dari pandemi Covid-19 hingga dinamika geopolitik, membutuhkan pola kemitraan yang kuat dan adaptif.

BACA JUGA  UGM dan BRIN Selesaikan Peta Nasional Padang Lamun

“Dunia telah melalui berbagai tantangan eksternal yang kompleks, mulai dari pandemi Covid-19 pada tahun 2020 hingga dinamika geopolitik terkini. Melalui forum ini, kita berharap dapat mendiskusikan peluang kolaborasi yang kuat dan adaptif,” ujar Rakhmat.

Perubahan pola diplomasi

Kuliah Umum bertajuk ‘Indonesia, the Netherlands and the EU: Stable, Reliable and Predictable Partnerships in Turbulent Times’ yang berlangsung di Arsjad Rasjid Lecture Theater Unhas, Rabu (19/8). (Dok.Unhas)

Menurutnya, pemahaman terhadap dinamika global penting bagi sivitas akademika untuk memperluas wawasan internasional sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.

Dalam paparannya, Mr. Adriaan Palm membahas perubahan pola diplomasi internasional sejak era 1990-an. Menurutnya, perkembangan teknologi informasi dan media sosial telah mengubah diplomasi yang sebelumnya banyak berlangsung secara tertutup menjadi semakin terbuka dan melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan.

“Dahulu diplomasi banyak dilakukan di ruang tertutup. Saat ini, diplomasi berada di ruang publik yang menuntut respons cepat. Namun, kita harus berhati-hati agar pragmatisme tidak mengorbankan penegakan aturan hukum internasional,” jelas Mr. Palm.

BACA JUGA  Mahfud MD: Sudah Ada Pemikiran Amandemen UUD

Diplomat yang memiliki pengalaman panjang dalam hubungan internasional tersebut juga menekankan perlunya revitalisasi sistem multilateral agar mampu menjembatani perbedaan kepentingan antarnegara.

Bangun dialog

Kuliah Umum bertajuk ‘Indonesia, the Netherlands and the EU: Stable, Reliable and Predictable Partnerships in Turbulent Times’ yang berlangsung di Arsjad Rasjid Lecture Theater Unhas, Rabu (19/8). (Dok.Unhas)

Ia menilai kerja sama internasional perlu dibangun secara bertahap melalui dialog dan penguatan bidang-bidang yang memiliki kepentingan bersama.

“Kunci menghadapi tantangan ini merupakan upaya membangun jembatan dialog antara belahan dunia Utara dan Selatan serta Barat dan Timur. Kita perlu memperkuat kerja sama pada bidang-bidang kepentingan bersama secara konsisten,” jelasnya.

Kuliah umum berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara Mr. Adriaan Palm dengan peserta, yang didominasi oleh sivitas akademika Unhas.(RO/Lin/A-01)

BACA JUGA  Proyek Elegtec Ingin Bangun Pusat Unggulan Teknologi Kulit

Admin

Related Posts

Komersialisasi Paten UGM Tertinggi di Indonesia

KOMERSIALISASI paten Universitas Gadjah Mada menempati posisi tertinggi di antara perguruan tinggi di Indonesia dengan jumlah 35 paten dengan nilai royalti sebesar Rp15 miliar. Di urutan berikutnya Institut Teknologi Bandung…

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Sosialisasikan Program PJS

DINAS Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat menyosialisasikan terobosan pendidikan terbaru bernama Program Jabar Sakola (PJS). Program ini dirancang untuk memperluas akses pendidikan masyarakat dan menekan angka putus sekolah di Jabar…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Laga Pembuka EPA ONE 2026/2027, Dewa United U20 Ungguli Persija U20

  • October 4, 2026
Laga Pembuka EPA ONE 2026/2027, Dewa United U20 Ungguli Persija U20

Densus 88 dan Satbrimob Tangkap 3 Orang Terduga Teroris di Sulteng

  • October 4, 2026
Densus 88 dan Satbrimob Tangkap 3 Orang Terduga Teroris di Sulteng

Tim UGM Raih Juara 1 Kompetisi Esai Inovasi

  • October 4, 2026
Tim UGM Raih Juara 1 Kompetisi Esai Inovasi

Ludes Terjual, 67 Ribu Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Laga Indonesia Vs Thailand

  • October 4, 2026
Ludes Terjual,  67 Ribu Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Laga Indonesia Vs Thailand

Bawaslu DIY Catat 2,9 Juta Pemilih saat Pemutakhiran Data

  • October 3, 2026
Bawaslu DIY Catat 2,9 Juta Pemilih saat Pemutakhiran Data

Sambut Hari Kesaktian Pancasila, PLN UP3 Pematangsiantar Pastikan Keandalan Listrik

  • October 3, 2026
Sambut  Hari Kesaktian Pancasila, PLN UP3 Pematangsiantar Pastikan Keandalan Listrik