Biaya Transportasi Indonesia Lampaui Standar Dunia

WARGA Negara Indonesia harus merogoh kocek lebih dalam untuk biaya transportasi dibandingkan dengan masyarakat di banyak negara lain.

Data Kementerian Perhubungan mencatat, pengeluaran masyarakat Indonesia untuk transportasi mencapai 12,46% dari total biaya hidup bulanan, lebih tinggi dari standar Bank Dunia yang seharusnya tidak lebih dari 10%.

Menanggapi hal ini, Peneliti Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM, Dwi Ardianta Kurniawan, menilai ada sejumlah faktor kompleks yang perlu dibenahi agar biaya transportasi bisa ditekan.

“Penyediaan sarana dan prasarana transportasi yang memadai penting untuk mengurangi kemacetan, sehingga biaya perjalanan tidak membengkak,” ujar Dwi, Kamis (11/9).

Biaya transportasi bisa ditekan

Menurutnya ada empat langkah utama yang dapat ditempuh:

  1. Perencanaan permukiman yang matang
    Akses yang dekat dengan pusat aktivitas akan mengurangi jarak tempuh, sehingga menekan konsumsi bahan bakar dan biaya operasional kendaraan.
  2. Penyediaan angkutan umum terjangkau
    Di kawasan padat, subsidi angkutan umum bisa lebih efektif karena tingkat penggunaannya tinggi. Namun di wilayah kurang padat, diperlukan insentif tambahan berupa akses halte, rute yang jelas, hingga interval keberangkatan yang singkat.
  3. Integrasi antar moda transportasi
    Inefisiensi biaya sering muncul akibat jarak tempuh panjang, jenis moda berbeda, dan konektivitas buruk. Dwi mencontohkan penerapan integrasi tarif TransJakarta, MRT, dan LRT di Jakarta dengan tarif maksimum Rp10.000 untuk perjalanan lintas moda selama tiga jam.
  4. Digitalisasi pembayaran
    Selain mempermudah transaksi, sistem pembayaran digital memungkinkan analisis pola perjalanan masyarakat secara transparan. “Ekosistem digital membuat proses bisnis lebih efisien dan membantu pengambilan keputusan strategis berbasis data,” jelas Dwi.
BACA JUGA  Indonesia Pindah Dari WHO Asia Tenggara ke Pasifik Barat

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan biaya transportasi masyarakat Indonesia bisa ditekan sehingga lebih sesuai dengan standar internasional. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

KETERSEDIAAN hewan kurban di Jawa Barat untuk Iduladha 2026 mencukupi. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS), stok domba pada Iduladha tahun ini diperkirakan mencapai 223.812 ekor. Jumlah…

Kemlu Minta Israel Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap

KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemlu) mengatakan jika warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap oleh tentara Israel bertambah dua orang. Dengan begitu, total ada sembilan WNI yang diculik oleh pasukan Israel dalam…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gelar Pertama Liga Europa Aston Villa Jadi Trofi Kelima Unai Emery

  • May 21, 2026
Gelar Pertama Liga Europa Aston Villa Jadi Trofi Kelima Unai Emery

Bangunan SPPG di Depan Puskesmas Pangaribuan Dinilai Ganggu RSJ

  • May 21, 2026
Bangunan SPPG di Depan Puskesmas Pangaribuan Dinilai Ganggu RSJ

Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

  • May 20, 2026
Pemprov Jabar Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Cukup

SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Siap Digelar

  • May 20, 2026
SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Siap Digelar

Bobotoh Diminta Jaga Suasana Kondusif dan tidak Nyalakan Flare

  • May 20, 2026
Bobotoh Diminta Jaga Suasana Kondusif dan tidak Nyalakan Flare

Lulusan UIN Sunan Kalijaga Diminta tidak Takut Perubahan

  • May 20, 2026
Lulusan UIN Sunan Kalijaga Diminta tidak Takut Perubahan