UII Lantik 88 Lulusan Perdana Program Profesi Insinyur

UNIVERSITAS Islam  Indonesia (UII), menggelar pelantikan sekaligus pengambilan sumpah perdana lulusan Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) di kampus setempat Jalan Kaliurang, Yogyakarta, Minggu.

Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah tersebut diikuti oleh 78 lulusan yang hadir secara luring dan 6 lulusan yang hadir secara daring. Sebanyak 4 lulusan memilih untuk mengikuti pelantikan pada periode berikutnya.

Program Profesi Insinyur UII secara resmi berdiri pada 22 April 2025 dan mulai menerima mahasiswa baru pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026.

Dapat sambutan baik

Meskipun baru berdiri, PSPPI UII mendapatkan sambutan baik dari masyarakat. Hal ini terlihat dari jumlah pendaftar mencapai 129 orang.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 99 pendaftar dinyatakan diterima sebagai mahasiswa baru angkatan pertama dan kemudian 88 diantaranya telah berhasil menyelesaikan semua persyaratan yang ditetapkan dan dinyatakan lulus pada bulan Juni 2026,” kata Ketua Program Studi Program Profesi Insinyur UII, Dr.Eng. Ir. Risdiyono, S.T., M.Eng.

BACA JUGA  Tiga Nama Masuk Seleksi Tahap Akhir Bursa Calon Rektor UII

Sedangkan 11 mahasiswa lainnya, katanya masih dalam proses menyelesaikan program magang praktik keinsinyuran dan diperkirakan akan lulus pada bulan September 2026.

Risdiyono mengatakan hal yang membedakan antara Program Profesi Insinyur UII dengan program sejenis di perguruan tinggi  lain yakni adanya program sertifikasi keahlian sebagai kompetensi tambahan di bidang inovasi dan penyelesaian masalah menggunakan metode TRIZ.

Kerja sama dengan MyTRIZ

Ia menambahkan program tersebut merupakan hasil kerja sama antara UII dengan Malaysia Innovation Association (MyTRIZ) dan Indonesia TRIZ Practitioners Association (INTRIZ).

Dengan kerja sama tersebut, ujarnya saat ini PSPPI UII menjadi satu-satunya program profesi insinyur di Indonesia yang mengintegrasikan bahan kajian TRIZ dalam kurikulum.

Mahasiswa yang tertarik untuk mengambil sertifikasi TRIZ, ujarnya dapat mengikuti ujian sertifikasi yang dilakukan di kampus.

BACA JUGA  UII Nilai Draft RUU KKS Berisiko Picu Overreach Negara

Pada pelantikan kali ini, tercatat sebanyak 18 mahasiswa yang dinyatakan lulus ujian sertifikasi TRIZ Level 1 sehingga berhak mendapatkan sertifikat kompetensi praktisi TRIZ Level 1 yang berlaku secara internasional.

Amanah profesional

Prosesi pelantikan dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kewirausahaan, Prof.Ir. Eko Siswoyo, S.T., M.Sc.ES., Ph.D. didampingi oleh Plt Dekan Fakultas Teknologi Industri Dr.Ir. Agus Mansur, S.T., M.Eng.Sc., IPU dan Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Prof. Ar. Dr.-Ing. Ir. Ilya Fadjar Maharika, M.A., IAI.

Rektor UII Prof. Hari Purnomo dalam sambutan tertulis yang dibacakannya, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kewirausahaan, Prof.Ir. Eko Siswoyo, menyampaikan ucapan selamat dan menekankan pentingnya amanah baru ini.

“Pelantikan dan pengambilan sumpah profesi bukan sekadar seremoni akademik, melainkan peneguhan amanah profesional yang membawa tanggung jawab kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

BACA JUGA  Pendidikan Tinggi tak Cukup Hanya Melahirkan Manusia yang Beri Jawaban

Dikatakan, tantangan global saat ini, mulai dari transformasi digital hingga kecerdasan artifisial, membutuhkan insinyur UII yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga mampu menjadi penggerak inovasi, kokoh dalam integritas, serta hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan bangsa.

Pembacaan sumpah

Setelah proses pelantikan selesai, acara dilanjutkan dengan pembacaan sumpah/janji profesi insinyur.

Ketua PII (Persatuan Insinyur Indonesia) Wilayah DIY, Ir. Tri Budi Utama, M.T.,PUSDA, IPU, ASEAN Eng., APEC Eng dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keberhasilan PSPPI UII meluluskan angkatan pertamanya dalam jumlah yang besar.

Tri Budi Utara mengingatkan para lulusan untuk selalu memegang teguh nilai-nilai keislaman dan integritas. (AGT/M-01)

Related Posts

Komersialisasi Paten UGM Tertinggi di Indonesia

KOMERSIALISASI paten Universitas Gadjah Mada menempati posisi tertinggi di antara perguruan tinggi di Indonesia dengan jumlah 35 paten dengan nilai royalti sebesar Rp15 miliar. Di urutan berikutnya Institut Teknologi Bandung…

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Sosialisasikan Program PJS

DINAS Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat menyosialisasikan terobosan pendidikan terbaru bernama Program Jabar Sakola (PJS). Program ini dirancang untuk memperluas akses pendidikan masyarakat dan menekan angka putus sekolah di Jabar…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Yayasan Inspirasi RA Kartini Bantu Air Bersih untuk Warga Gunungkidul

  • October 4, 2026
Yayasan Inspirasi RA Kartini Bantu Air Bersih untuk Warga Gunungkidul

Laga Pembuka EPA ONE 2026/2027, Dewa United U20 Ungguli Persija U20

  • October 4, 2026
Laga Pembuka EPA ONE 2026/2027, Dewa United U20 Ungguli Persija U20

Densus 88 dan Satbrimob Tangkap 3 Orang Terduga Teroris di Sulteng

  • October 4, 2026
Densus 88 dan Satbrimob Tangkap 3 Orang Terduga Teroris di Sulteng

Tim UGM Raih Juara 1 Kompetisi Esai Inovasi

  • October 4, 2026
Tim UGM Raih Juara 1 Kompetisi Esai Inovasi

Ludes Terjual, 67 Ribu Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Laga Indonesia Vs Thailand

  • October 4, 2026
Ludes Terjual,  67 Ribu Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Laga Indonesia Vs Thailand

Bawaslu DIY Catat 2,9 Juta Pemilih saat Pemutakhiran Data

  • October 3, 2026
Bawaslu DIY Catat 2,9 Juta Pemilih saat Pemutakhiran Data