Rektor UGM Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari University of Dundee

REKTOR Universitas Gadjah Mada, Profesor dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K), Ph.D., mendapat anugerah gelar doktor Honoris Causa (HC) dari University of Dundee, Skotlandia.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam pengembangan pendidikan kedokteran, kesehatan masyarakat, kepemimpinan di bidang pendidikan tinggi, serta kontribusinya dalam memperkuat hubungan antara UGM dan University of Dundee.

Penganugerahan tersebut dilakukan dalam upacara wisuda University of Dundee di Dundee, Skotlandia, dan diserahkan langsung oleh Kanselir University of Dundee, The Right Honourable Lord George Robertson of Port Ellen KT, di hadapan para lulusan Sekolah Kedokteran, Jumat lalu.

Tercatat Ova Emilia meraih gelar master Medical Education, di University of Dundee yang diselesaikan pada 1991.

Bawa pengaruh

Dalam pidato penganugerahan, Ova mengatakan bahwa ia datang sekarang ini ke Dundee tidak hanya sebagai seorang alumnus, tetapi juga seseorang yang bersaksi atas pengaruh University of Dundee di dalam pendidikan kedokteran di Indonesia.

BACA JUGA  Sarjana UGM Diharap Bisa Berkontribusi dalam Pembangunan

“Saat ini, saya berdiri di hadapan Anda dengan rasa bangga yang mendalam, bukan hanya sebagai alumni, namun sebagai saksi atas pengaruh institusi ini terhadap pendidikan kedokteran di Indonesia,” ungkapnya.

Ova mengaku sangat bangga menjadi salah satu mahasiswa Indonesia yang memijakkan kakinya di bangunan-bangunan University of Dundee.

“Saya didorong oleh rasa ingin tahu yang tak pernah padam untuk menjelajahi jalan yang belum pernah saya lalui, pada saat itu, saya adalah orang Indonesia pertama yang belajar di aula ini,” kenang Ova.

Dorong kemajuan pendidikan kedokteran

Ia menambahkan usai menyelesaikan pendidikan master kemudian  mengabdikan diri sebagai pendidik untuk mendorong kemajuan pendidikan kedokteran di Indonesia bahkan mengupayakan pendidikan kedokteran sebagai prioritas nasional.

BACA JUGA  Undip Beri Gelar Profesor Kehormatan pada Dr Yulius

Menurut dia kehadiran dokter spesialis di dalam pendidikan kedokteran Indonesia saat ini merupakan sebuah syarat akreditasi nasional seluruh fakultas kedokteran.

“Kami berupaya memposisikan Pendidikan Kedokteran sebagai prioritas nasional, yang pada akhirnya membentuk kebijakan dan mempercepat pembangunan di seluruh kepulauan,” katanya.

Dikatakan lewat model yang diadopsi dari University of Dundee, terutama Problem-Based Learning (PBL) sebagai fondasi yang krusial, kata Ova, menghasilkan inovasi-inovasi penting, terutama yang menjadikan Universitas Gadjah Mada sebagai pelopor pembaruan metode pembelajaran.

“Hingga kini,UGM terus berperan dalam mengembangkan sistem pembelajaran klinis serta berbagai sumber belajar di tingkat nasional,” ujarnya.

Wujudkan visi besar

Dalam kesempatan itu, Ova mengenang saat menjalani masa studi di University of Dundee yang mengajarkan banyak hal. Terutama soal keberanian untuk mengambil jalan yang berbeda demi mewujudkan visi yang lebih besar.

BACA JUGA  Rektor UII Sambut Kembalinya 33 Doktor Baru

“Kita diajak keluar dari zona nyaman dan terus belajar dengan rendah hati, serta berani memperjuangkan gagasan-gagasan yang menantang,” katanya.

Ova berterima kasih untuk University of Dundee atas segala pengajarannya yang membentuk dirinya dalam mewujudkan visi  dan cita-cita memajukan pendidikan di tanah air.

“Terima kasih telah menjadi tempat yang membentuk visi dan cita-cita saya, serta terus menginspirasi para pemimpin masa depan,” katanya. (AGT/M-01)

Related Posts

Rektor UIN Sunan Kalijaga Terpilih sebagai Presiden AIUA 2026–2028

REKTOR UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Noorhaidi Hasan, secara aklamasi terpilih sebagai Presiden Asian Islamic Universities Association (AIUA) periode 2026–2028 dalam 15th Annual General Meeting yang berlangsung di UIN Syarif…

PBI UII Berkomitmen Jadi Prodi Pendidikan Bahasa Inggris

PROGRAM Studi Pendidikan Bahasa Inggris (Digital Inovatif) Universitas Islam Indonesia berhasil menyelenggarakan PBI Connect 2026 bertajuk “Where Global Educators Begin” pada 24 Juni 2026 di Gedung Kuliah Umum Prof. Dr.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Rektor UGM Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari University of Dundee

  • June 28, 2026
Rektor UGM Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari University of Dundee

Aljazair dan Austria Susul Argentina ke Babak 32 Besar

  • June 28, 2026
Aljazair dan Austria Susul Argentina ke Babak 32 Besar

Kolombia, Portugal, dan Kongo Lolos ke 32 Besar dari Grup K

  • June 28, 2026
Kolombia, Portugal, dan Kongo Lolos ke 32 Besar dari Grup K

Inggris Juara Grup, Kroasia Jadi Runner-up

  • June 28, 2026
Inggris Juara Grup, Kroasia Jadi Runner-up

Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

  • June 28, 2026
Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

  • June 27, 2026
AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai