DPRD Minta Pemprov Jabar Awasi Proses SPMB Tahap II

TAHAP kedua Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di Provinsi Jawa Barat masih berjalan hingga 28 Juni nanti. Di tengah proses tersebut DPRD Jabar kembali mengingatkan Pemprov Jabar untuk mengawasi secara ketat pelaksanaan SPMB, tidak boleh ada titipan atau pungutan liar jual beli kursi.

Anggota Komisi V DPRD Jabar, Aten Munanjat mengingatkan bahwa tidak boleh ada praktik titipan dalam sistem penerimaan siswa. Ia mengaku pernah dapat aduan dari masyarakat yang datang minta dibantu supaya anaknya bisa masuk ke sekolah favorit.

Menurutnya praktik titipan tidak hanya menyalahi aturan, tapi juga bisa melemahkan fungsi pengawasan anggota legislatif.

Kendala teknis

“Kalau saya ikut menitipkan, bagaimana mungkin saya bisa menjalankan fungsi pengawasan dengan jujur, gubernur sudah jelas melarang titip-titipan. Ini harus ditegakkan. Sebagai wakil rakyat, saya bertugas menyerap aspirasi dan menyampaikan keluhan masyarakat, bukan menjadi perantara khusus untuk memuluskan jalur masuk ke sekolah tertentu,” paparnya.

BACA JUGA  Hari ke-4 Lebaran, Lalu Lintas di Destinasi Wisata Jabar Masih Padat

Aten juga mengingatkan agar sistem SPMB 2025 yang kini mengandalkan domisili sebagai acuan utama, benar-benar diawasi agar tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu. Aten juga menyinggung kembali soal kendala teknis dalam proses pendaftaran online seperti gangguan server dan terbatasnya akses digital di daerah pelosok.

“Saya pikir di kota tidak begitu berpengaruh, tap di kampung orang tua belum tentu punya handphone dan laptop, jadi ketika mau upload dokumen, servernya rusak. Ini kan harusnya sudah jadi catatan sejak lama,” sambungnya.

Tidak terjadi gangguan

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jabar, Purwanto mengatakan, pelaksanaan hari pertama SPMB tahap II di Jabar berjalan lancar dan tidak terjadi gangguan server seperti tahap pertama.

BACA JUGA  Kemenag Jabar Tetapkan 11 Titik Lokasi Pemantauan Hilal

“Pada pelaksanaan SPMB Tahap II ini akan ada tes terstandar dengan sistem CAT (computer assisted test). Kelas dan perangkatnya pun sudah kita siapkan,” bebernya.

Purwanto menambahkan, pihaknya sudah membuat langkah antisipasi jika ada kecurangan pada SPMB tahap kedua ini. Potensi kecurangan itu sebenarnya bermula dari integritas.

Fakta integritas

Sistem meski sudah dibangun sebagus apa pun kalau integritasnya masih dipertanyakan bahkan ditengarai tidak punya integritas, tetap saja akan terjadi. Makanya, dibuat pakta integritas. Jadi jika ditemukan ada kecurangan, bisa didiskualifikasi atau dikenai sanksi.

“Saya mengimbau, apabila ada yang merasa terjadi kejanggalan pada pelaksanaan SPMB, bisa melengkapi data-datanya dan dilaporkan ke tim pengaduan sekolah dan kepada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah. Nanti akan dilakukan penelusuran dan jika terbukti akan dilakukan pembatalan,” tandasnya. (Rava/N-01)

BACA JUGA  Pemprov Jabar Janji akan Tertibkan Pungli di Areal Masjid Al Jabbar

Dimitry Ramadan

Related Posts

Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam

TIM nasional Indonesia sukses mencetak kemenangan pada laga pertamanya di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Saat menghadapi Singapura di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat, skuat Garuda menang 2-0.…

Diduga ada Penyimpangan, Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong

MENTERI Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Agus Andrianto mengecek Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Jawa Barat menyusul temuan penyimpangan di Lapas tersebut oleh Ombudsman. Agus meninjau sejumlah bagian Lapas Cibinong, termasuk…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Putra Presiden Pertama RI, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

  • September 26, 2026
Putra Presiden Pertama RI, Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia

Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam

  • September 25, 2026
Bekuk Singapura di Laga Perdana, Timnas Indonesia Tuntaskan Dendam

Diduga ada Penyimpangan, Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong

  • September 25, 2026
Diduga ada Penyimpangan, Menteri Imipas Cek Lapas Cibinong

Wapres Minta Kebutuhan Pengungsi Banjir Bandang Solok Dipenuhi

  • September 25, 2026
Wapres Minta Kebutuhan Pengungsi Banjir Bandang Solok  Dipenuhi

Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

  • September 25, 2026
Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks

  • September 25, 2026
Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks