Tim Para Panahan Indonesia Terhenti di Babak 8 Besar

TIM para panahan Indonesia mengakhiri perburuan medali di Paralimpiade Paris, Kamis (5/9) malam dan harus terhenti di babak 8 besar.

Tim yang bertarun adalah nomor beregu campuran recurves, Setiawan-Wahyu Retno.

Mereka dalan upaya mengejar medali mengalami kalah tipis dari wakil Italia, Elisabetta Mijno-Stefano Travisani, dengan skor 3-5.

Kekalahan itu menjadikan pelajaran berharga untuk pijakan menaikkan level agar bisa lolos ke Paralimpiade Los Angeles..

Parda saat pertandingan dalan kondisi lapangan Invalides, Paris diguyur hujan.

Pelatih para panahan Indonesia, Idya Putra Harjianto mengapresiasi penampilan Setiawan dan Retno sudah berjuang keras melawan tim Italia .

“Performa wakil Italia menawan di Paralimpiade Paris 2024. Ini bukan masalah mental, sebab anak-nak sudah bangkit pada pertandingan sebelumnya,” ungkap Idya.

Menurutnya Italia memiliki kualitas, karena mereka merupakan peringkat satu. Hasil sebenarnya beda tipis, tetapi harus ada yang menang dan kalah.

Performa selama tampil dalam nomor individual maupun beregu menjadi bahan evaluasi guna mengejar tiket ke Paralimpiade Paris 2028.

“Kita akan berupaya mencuri tiket di Ceko, karena event tersebut merupakan kejuaraan dunia kedua yang ada tiketnya di babak 16 besar,” jelas Idya.

“Namun sebelum itu, kita harus menatap event regional seperti ASEAN Para Games di Thailand,” lanjutnya.

Belajar pada Atlet Para Panahan Dunia

Setiawan mengungkapkan hal yang sama. Ia senang bisa berhadapan dengan atlet-atlet para panahan terbaik di dunia. Ia banyak belajar dalam situasi pertandingan level tertinggi.

“Banyak pelajaran yang didapatkan. Banyak belajar dari kesalahan-kesalahan yang dilakukan. Saya akan giat berlatih dan mencari pencapaian yang lebih tinggi lagi,” tutur Setiawan.

Pada bagian lain Wahyu Retno Wulandari menegaskan tekadnya untuk bisa berlaga lagi pada Paralimpiade Los Angeles 2028.

Masih ada waktu untuk meningkatkan kemampuan sepulang dari Paris.

Rombongan tim para panahan Indonesia akan pulang ke Tanah Air bersama kontingen besar pada 10 September 2024.

Mereka akan istirahat sejenak sebelum kemudian membela daerahnya pada Pekan Paralimpiade Nasional  XVII Tahun 2024 di Kota Solo, 6-13 Oktober 2024. (WID/S-01)

  • Siswantini Suryandari

    Related Posts

    Sukses Juarai AVC Men’s Cup 2026, Timnas Voli Putra Diganjar Bonus

    PP PBVSI mengapresiasi setinggi-tingginya para pemain Timnas voli putra Indonesia yang untuk kali pertama berhasil menjuarai AVC Men’s Volleyball Cup. Farhan Halim dan kawan-kawan menjadi juara setelah di partai puncak…

    Buat Sejarah, Timnas Voli Indonesia Jadi Juara AVC Cup 2026

    SEJARAH diukir tim nasional voli putra Indonesia. Untuk kali pertama skuat Merah-Putih menjuarai turnamen AVC Men’s Cup. Hebatnya, kesuksesan Farhan Halim dan kawan-kawan di bergengsi tersebut itu didapat setelah mengalahkan…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Jangan Lewatkan

    Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

    • June 30, 2026
    Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

    Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

    • June 30, 2026
    Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

    Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

    • June 30, 2026
    Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

    Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

    • June 30, 2026
    Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

    Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

    • June 30, 2026
    Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

    TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

    • June 30, 2026
    TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak