Gibran Tinjau Lokasi Tanah Gerak di Semarang, Pastikan Relokasi Warga Disiapkan

WAKIL Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, meninjau langsung lokasi tanah gerak di Kampung Sekip RT 07 RW 01, Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Sabtu (14/2) sore.

Dalam kunjungan tersebut, keduanya meminta warga terdampak untuk tidak kembali ke rumah demi keselamatan, sembari memastikan seluruh kebutuhan pengungsi serta proses relokasi ditangani pemerintah.

Di tengah gerimis, Wapres dan Gubernur berdialog dengan warga yang kini mengungsi tidak jauh dari lokasi retakan tanah. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Semarang untuk menyiapkan relokasi sementara bagi warga terdampak.

“Semua kebutuhan pokok akan dipenuhi. Sementara ini mboten usah tinggal wonten omah sing lemahe gerak (sementara ini tidak usah tinggal di rumah yang tanahnya bergerak). Lebih baik menyelamatkan diri dan keluarga sambil menunggu tempat yang ditunjuk camat dan lurah,” ujar Ahmad Luthfi.

BACA JUGA  246 Peserta Ramaikan MTQ Gajahmungkur

Ditanggung bersama

Wapres Gibran meninjau lokasi tanah gerak di Semarang, Jateng. (MN/Dok.Ist)

Ia menegaskan, biaya relokasi akan ditanggung bersama oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang. Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum juga telah dikerahkan untuk membantu penanganan dampak tanah gerak tersebut.

“Sedaya ngopeni Njenengan. Hari ini Wapres turun langsung untuk memastikan Bapak-Ibu sekalian dalam kondisi aman,” tambahnya.

Wapres Gibran menekankan bahwa keselamatan warga merupakan prioritas utama. Ia meminta masyarakat tidak bolak-balik kembali ke rumah lama karena potensi meluasnya pergerakan tanah masih belum dapat dipastikan.

“Keselamatan nomor satu. Hati-hati, di sini banyak anak-anak dan lansia. Minggu lalu saya ke lokasi bencana tanah gerak di Tegal. Situasinya juga cukup parah seperti ini. Kami kondisikan untuk mengungsi. Kalau kondisi seperti ini sangat berbahaya. Yang penting tidak ada korban,” ujar Gibran.

BACA JUGA  Kehadiran Sekolah Rakyat di Semarang Diharap Lahirkan Generasi Hebat

Relokasi sementara

Wapres Gibran meninjau lokasi tanah gerak di Semarang, Jateng. (MN/Dok.Ist)

Berdasarkan data kelurahan, sebanyak 66 jiwa saat ini mengungsi di enam tenda darurat yang didirikan sekitar 100–200 meter dari lokasi terdampak. Logistik dan fasilitas dasar, termasuk kamar mandi, telah disiapkan.

Lurah Jangli, Maria Tresia Takandare, menyampaikan bahwa relokasi sementara direncanakan berlangsung sekitar dua bulan. Pemerintah tengah meminjam lahan milik warga untuk hunian sementara sembari menyiapkan solusi hunian tetap.

“Kami carikan tempat relokasi sementara kurang lebih dua bulan, sambil dicarikan hunian tetap,” ujarnya.

Beri solusi

Salah seorang warga terdampak, Subiyanti (44), berharap kehadiran pemerintah pusat dan daerah dapat mempercepat solusi bagi korban, mengingat sebagian besar warga telah bermukim di kampung tersebut selama puluhan tahun.

BACA JUGA  Banjir Demak-Semarang Ganggu Aktivitas Masyarakat

“Mudah-mudahan bisa membantu dan memberi solusi cepat. Kami diminta tetap di pengungsian karena situasinya belum memungkinkan untuk kembali,” katanya. (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

MK Putuskan tidak Terima Gugatan Ijazah Gibran

MAJELIS Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan gugatan terkait keabsahan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka saat menjadi calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024 yang diajukan Denny Indrayana dan kawan-kawan (dkk),…

Gelar Festival, Unisa Utamakan Konsep Ramah Lingkungan

UNIVERSITAS ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta akan menggelar Unisa Fest yang mengedepankan konsep ramah lingkungan atau eco-green. Kegiatan yang akan berlangsung pada Jumat (9/10) dan Sabtu (10/10) ini akan diselenggarakan di kampus…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

MK Putuskan tidak Terima Gugatan Ijazah Gibran

  • October 6, 2026
MK Putuskan tidak Terima Gugatan Ijazah Gibran

UI Jadi Kampus Terbaik Indonesia versi QS WUR

  • October 6, 2026
UI Jadi Kampus Terbaik Indonesia versi QS WUR

Serah Terima Pataka Tandai Pergantian Kapolda Jateng

  • October 6, 2026
Serah Terima Pataka Tandai Pergantian Kapolda Jateng

Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ranking Timnas Indonesia Naik Satu Tingkat

  • October 6, 2026
Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ranking Timnas Indonesia Naik Satu Tingkat

Peternak Ayam Ketawa Diimbau Mewaspadai Risiko Inbreeding

  • October 6, 2026
Peternak Ayam Ketawa Diimbau Mewaspadai Risiko Inbreeding

Gelar Festival, Unisa Utamakan Konsep Ramah Lingkungan

  • October 6, 2026
Gelar Festival, Unisa Utamakan Konsep Ramah Lingkungan