
KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan bahwa Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong telah membentuk tim untuk membantu pemulangan jenazah WNI korban kebakaran apartemen Wang Fuk Court di Tai Po pekan ini.
“Tim Family Engagement ini tugasnya untuk repatriasi jenazah, menyampaikan penjelasan kapan kepulangan jenazah, dan detail-detail lain agar para keluarga memperoleh informasi,” kata Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang dikutip antaranews.
Ia menyatakan tim tersebut bertugas memastikan semua informasi yang diperlukan maupun pertanyaan dari keluarga WNI yang meninggal dunia dalam kebakaran di Hong Kong terpenuhi.
Kejelasan informasi
KJRI Hong Kong pun menjaga komunikasi dengan keluarga korban, karena kejelasan informasi terkait kondisi kerabat mereka hingga proses pemulangan jenazah ke tanah air.
“Komunikasi oleh KJRI Hong Kong masih intensif lewat panggilan video, panggilan telepon, semuanya masih terus dilakukan,” katanya.
Terkait proses identifikasi jenazah korban kebakaran, Yvonne mengatakan bahwa sejumlah korban WNI telah berhasil diidentifikasi. Namun, identifikasi sejumlah korban lainnya kemungkinan akan memerlukan sampel DNA dari keluarga untuk mempermudah prosesnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa terdapat 140 WNI, semuanya PMI di sektor domestik. (N-1)









