Pegawai Komdigi Ikut Suburkan Bisnis Judi Online

PEGAWAI Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) ditangkap terlibat judi online (judol).

Ia pun memiliki ruko di kawasan Galaxy, Kota Bekasi diduga sebagai tempat operasional judol.

Polda Metro Jaya menggeledah salah satu ruko di kawasan Galaxy, Kota Bekasi yang diduga menjadi kantor pegawai Komdigi, Jumat (01/11) siang.

Penggeledahan itu hasil dari pengembangan penyidikan kepolisian setelah menangkap 11 orang diduga pelaku judi online.

Penggeledahan dipimpin Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra.

Polisi menggeledah ruko tiga lantai itu. Lantai pertama hanya berisi tumpukan kardus. Lantai kedua merupakan ruang meeting.

Dan lantai tiga ditemukan sejumlah komputer diduga digunakan untuk operasional judol.

BACA JUGA  Dua Persen Penerima Bansos Pemain Judi Online

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengungkapkan para tersangka judol menyewa kantor sendiri diberi nama kantor satelit.

“Mereka menyewa mencari lokasi ini sendiri sebagai kantor satelit,” ujar Kombes Ade Ary.

Sebanyak 11 orang telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

“Ada sipil dan beberapa di antaranya dari Komdigi, ada juga beberapa staf ahli Komdigi. Dan ada tersangka berstatus buron,” ungkap Kombes Ade Ary.

Ia menambahkan para tersangka tidak akan memblokir situs judi online yang orangnya sudah mereka kenal.

“Mereka melakukan penyalahgunaan, juga melakukan dia sudah kenal sama mereka, mereka tidak blokir dari data mereka,”  ungkapnya.

Padahal pemerintah telah menugasi Komdigi yang sebelumnya bernama Kominfo untuk memberantas judol.

BACA JUGA  Miris! 41 Ribu Anak di Jabar Diketahui Bermain Judi Online

Semua akun judol harus diblokir. Tapi faktanya banyak orang dalam di Komdigi ikut menyuburkan judol di tanah air. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

KEPALA Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali membenarkan pengiriman 100 personel TNI AL ke Italia untuk mengawaki kapal induk Giuseppe Garibaldi yang dihibahkan ke Indonesia. Personel itu terdiri dari…

Negara Dinilai belum Akui dan Lindungi Hak Masyarakat Adat

DPR RI secara resmi memasukkan RUU Masyarakat Adat ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas tahun 2026. Namun para akademisi mendesak agar pembahasan RUU Masyarakat Adat ini melibatkan pimpinan masyarakat,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

Pemprov Jabar Depositkan Rp1 M untuk Korban Penyekapan

  • June 30, 2026
Pemprov Jabar Depositkan Rp1 M untuk Korban Penyekapan

Kapolda DIY Minta para Personel Tingkatkan Profesionalitas

  • June 30, 2026
Kapolda DIY Minta para Personel Tingkatkan Profesionalitas

Sukses Juarai AVC Men’s Cup 2026, Timnas Voli Putra Diganjar Bonus

  • June 29, 2026
Sukses Juarai AVC Men’s Cup 2026, Timnas Voli Putra Diganjar Bonus

Keterbatasan Fisik tidak Halangi Kuswantoro untuk Berprestasi

  • June 29, 2026
Keterbatasan Fisik tidak Halangi Kuswantoro untuk Berprestasi