Ray Sahetapy Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun

AKTOR Indonesia Ray Sahetapy meninggal dunia, Selasa (14/3) di usia 68 tahun. Kabar duka itu dibagikan oleh keluarganya melalui media sosial Instagram.

Surya Sahetapy, putra Ray Sahetapy dan Dewi Yull menuliskan, “Selamat jalan, Ayah! @raysahetapy. We always cherish the memories of our time with you. Titip salam cinta dan kangen ke kak Gisca, Dad!”

Aktor kelahiran Donggala, Sulawesi Tengah, tersebut menghembuskan napas terakhir pada pukul 21.04 WIB.

Dewi Yull juga mengungkapkan bela sungkawa.  “Innalillahi Wa Inna Illaihi Roji’un semoga Almarhum diberi tempat indah di sisi Allah, diterima segala amal baiknya,” tulis Dewi Yull dalam kolom komentar media sosial Surya Sahetapy.

BACA JUGA  Aktor Sandy Permana Meninggal setelah Ditemukan Bersimbah Darah di Pinggir Jalan

Dewi Yull juga membagikan ulang unggahan Surya dengan menambahkan pesan “Inna Lillahi Wa Inna Illaihi Roji’un telah berpulang Ayah dari anak-anakku,” tulisnya.

Surya Putra Sahetapy, mengunggah foto sang ayah yang tampak lebih kurus. Kala itu, Surya mengungkapkan bahwa ayahnya mengalami serangan stroke yang mengharuskan istirahat total.

Aktor kawakan menikah dengan Dewi Yull, aktris sekaligus penyanyi. Mereka memiliki empat anak.

Yakni Gizca Puteri Agustina Sahetapy, Panji Surya, Rama Putra, dan Mohammad Raya Sahetapy. Putri sulung Ray dan Dewi sudah meninggal pada 10 Juni 2010 bersamaan hari lahir Ray Sahetapy.

Panji Surya yang terlahir tuli sukses menempuh pendidikan tinggi di Amerika Serikat. Ia menjadi aktivis tuli untuk kesetaraan di berbagai bidang.

BACA JUGA  Kim Sae Ron Meninggal Dunia di Rumahnya di Usia 24 Tahun

Pasangan ini menikah sejak 1981 dan bercerai tahun 2004. Ray kembali menikah dengan Sri Respatini Kusumastuti tak lama setelah bercerai dengan Dewi Yull.

Selama hidupnya, Ray selain menjadi aktor, ia juga mendirikan teater dan seni pertunjukkan untuk disabilitas tuli. Jenazah Ray Sahetapy akan disemayamkan di Rumah Duka Sentosa Blok C RSPAD Gatot Subroto Jakarta. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Coucou Optimistis Capai Target di IIPE 2026

PERUSAHAAN khusus makanan hewan peliharaan (anabul) Coucou optimistis bisa mencapai target penjualan di ajang Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026 yang berlangsung di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten 4-6 September.…

Diikuti 295 Exhibitor, IIPE 2026 di ICE BSD Diharap Dorong Ekonomi Daerah dan UMKM

PARA penggemar hewan peliharaan (anabul) tumpah ruah di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Banten pada Jumat (4/9). Mereka begitu antusias menyaksikan pembukaan Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026. Menurut salah seorang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

KSP Pastikan Sertifikasi Wajib Halal Dilaksanakan Tepat Waktu

  • September 20, 2026
KSP Pastikan Sertifikasi Wajib Halal Dilaksanakan Tepat Waktu

Guru Besar FEB Unas Dukung Pergantian Menkeu

  • September 19, 2026
Guru Besar FEB Unas Dukung Pergantian Menkeu

Pembukaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Berlangsung Meriah

  • September 19, 2026
Pembukaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026  Berlangsung Meriah

Bekuk Java United, Persija Tempel Madura United di Puncak Klasemen

  • September 19, 2026
Bekuk Java United, Persija Tempel Madura United di Puncak Klasemen

Ketika Anak-anak Penyintas Kanker Dipertemukan di Candi Borobudur

  • September 19, 2026
Ketika Anak-anak Penyintas Kanker Dipertemukan di Candi Borobudur

OJK Terbitkan Dua POJK untuk Awasi BMKS

  • September 19, 2026
OJK Terbitkan Dua POJK untuk Awasi BMKS