Sering Mengalami Nyeri Perut Bagian Atas? Kenali Penyebab dan Pengobatannya

NYERI perut tercatat sebagai salah satu masalah kesehatan yang paling banyak dialami masyarakat, mulai dari remaja hingga lansia. Data menunjukkan bahwa nyeri perut akut (APD) menyumbang 7-10% dari seluruh kunjungan ke Unit Gawat Darurat (UGD).

Dokter spesialis penyakit dalam RSA UGM, dr. Noviantoro Sunarko Putro, SP. PD., menjelaskan bahwa nyeri perut bagian atas atau Dispepsia adalah rasa tidak nyaman yang bersumber dari area lambung.

“Nyeri dan terasa terbakar di area ulu hati, terasa penuh setelah makan, cepat kenyang, dan sering sendawa adalah ciri-ciri Dispepsia,” ujarnya dalam talk show kesehatan nyeri perut dan skrining ultrasonografi (USG) perut gratis, Sabtu (17/1) di Klinik Gadjah Mada Medical Center (GMC) UGM.

BACA JUGA  43 Orang Meninggal Saban Tahun akibat Penyakit tidak Menular

Dokter Novianto menjelaskan bahwa penyebab dispepsia dapat dibagi menjadi dua kategori utama, yakni gangguan organik dan gangguan fungsional.

Mudah dikenali

Dispepsia organik, umumnya disebabkan luka pada lambung, gangguan asam lambung naik, efek samping obat-obatan, dan kemungkinan adanya kanker.

Sementara itu, dapat pula karena kurangnya aktivitas fisik, pola makan, dan faktor psikologis berupa stres.Disebutkan tanda-tanda dispepsia cukup mudah dikenali.

“Jika terjadi penurunan berat badan tiba-tiba, terasa sulit menelan, atau muntah yang persisten, serta muncul benjolan di perut bagian atas, maka harus segera diperiksakan,” tambahnya.

Spesialis radiologi RSUP Dr Sardjito, dr. Bestari Ariningrum Setyawati, M.Si.MEd., Sp.Rad., menjelaskan bahwa USG perut adalah pemeriksaan penunjang lini pertama untuk mendiagnosa.

Identifikasi lokasi nyeri

Sebelum dilakukan USG perut atau USG Upper Lower Abdomen, pasien diharapkan mampu untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan lokasi nyeri secara tepat kepada tenaga medis.

BACA JUGA  Kiat Sehat Berpuasa untuk para Lansia

“Kami mohon kepada pasien untuk terbuka dan menjelaskan keluhan secara spesifik ketika paramedik melakukan anamnesis. Keterbukaan ini sangat penting agar proses diagnosa benar-benar akurat.” tuturnya.

Bagi mahasiswa atau anak kos yang tinggal sendiri, Novianto menyarankan penanganan mandiri awal ketika merasakan nyeri di perut dengan mengonsumsi obat-obatan yang tersedia di toko terdekat.

Namun, jika nyeri tersebut bersifat repetitif, ia mengingatkan adanya kemungkinan gejala terkait siklus menstruasi.

“Untuk mengetahui titik nyeri secara akurat, perlu pemeriksaan lebih lanjut melalui USG agar dapat teridentifikasi,” ungkapnya.

Bestari menuturkan bahwa pemeriksaan USG perut sebaiknya dilakukan secara berkala meski tanpa adanya gejala yang dirasakan. Ia menyarankan pemeriksaan minimal setahun sekali untuk memantau kondisi organ dalam.

BACA JUGA  Hara Hachi Bu, Prinsip Berhenti Makan Sebelum Kenyang

10 Keluhan terbanyak

Dalam upaya promotif dan preventif, Kepala Klinik GMC, Dr. Yayuk Soraya, A.A.K., menuturkan nyeri perut merupakan satu dari sepuluh keluhan terbanyak yang ditangani GMC dan kemungkinan besar polanya serupa di fasilitas kesehatan lain.

“Melalui talk show ini, kami ingin memperkuat upaya promotif dan preventif agar masyarakat lebih waspada sebelum jatuh sakit,” jelasnya. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Hara Hachi Bu, Prinsip Berhenti Makan Sebelum Kenyang

WARGA Okinawa, Jepang selama ini selalu memegang teguh prinsip hara hachi bu. Dengan menerapkan prinsip itu, warga Okinawa memiliki usia harapan hidup yang tinggi, yakni 80 tahun. Prinsip Hara Hachi…

Lewat Autism Awarness Day, Masyarakat Diharap Hapus Stigma Autisme

WALI Kota Bandung, Muhammad Farhan mengingatkan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap autisme. Hal itu disampaikannya saat acara World Autism Awareness Day 2026 Senin (13/4). Farhan menyebut, peringatan tidak cukup hanya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dampak Cuaca Buruk Sejumlah Lokasi di Sleman Longsor

  • April 14, 2026
Dampak Cuaca Buruk Sejumlah Lokasi di Sleman Longsor

Sering Buka Medsos, Tingkat Literasi Baca Tulis Anak Menurun

  • April 14, 2026
Sering Buka Medsos, Tingkat Literasi Baca Tulis Anak Menurun

PMI se-DIY Terima Hibah Alat Kesehatan Rp3,3 Miliar

  • April 14, 2026
PMI se-DIY Terima Hibah Alat Kesehatan Rp3,3 Miliar

Mendikdasmen Proyeksikan SMANOR Jatim Jadi Role Model

  • April 14, 2026
Mendikdasmen Proyeksikan SMANOR Jatim Jadi Role Model

Saksi Kasus TKD Damarsi Sebut Kades Hadiri Syukuran Pembangunan Kos-kosan 

  • April 14, 2026
Saksi Kasus TKD Damarsi Sebut Kades Hadiri Syukuran Pembangunan Kos-kosan 

Hara Hachi Bu, Prinsip Berhenti Makan Sebelum Kenyang

  • April 14, 2026
Hara Hachi Bu, Prinsip Berhenti Makan Sebelum Kenyang