Bank Indonesia DIY Musnahkan Musnahkan 18.680 Lembar Uang Palsu

SEBANYAK 18.680 lembar uang palsu dimusnahkan oleh Bakosupal (Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu). Uang palsu tersebut berasal dari laporan masyarakat, perbankan, Penyelenggara Jasa Penolahan Uang Rupiah dan hasil pengelolaan setoran bank di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sebelumnya, BI telah melakukan proses klarifikasi melalui pemeriksaan oleh tenaga ahli dan/atau uji laboratorium untuk memastikan keasliannya terhadap rupiah yang diragukan keasliannya.

“Pemusnahan Rupiah palsu dilakukan dengan metode pembakaran yang memastikan rupiah palsu tersebut musnah dan tidak lagi menyisakan bentuk yang menyerupai rupiah,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY, Sri Darmadi Sudibyo, Jumat.

Ia mengatakan masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah peredaran Rupiah palsu. Bank Indonesia, ujarnya bersama unsur Botasupal senantiasa menggalakkan kampanye Cinta, Bangga, Paham Rupiah dengan mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan keaslian uang rupiah kertas melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang).

BACA JUGA  Pabrik Uang Palsu di Kampus UIN Alauddin Sejak 2010

Lapor ke polisi

Pemusnahan uang palsu oleh Bank Indonesia Yogyakarta. (Dok.Ist)

Masyarakat juga diimbau untuk tidak mengedarkan kembali Rupiah yang diketahui atau diragukan keasliannya dan segera melakukan klarifikasi kepada Bank Indonesia atau melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Selain memastikan keaslian rupiah ujarnya masyarakat juga diimbau untuk turut menjaga kondisi fisik uang rupiah melalui gerakan Rawat Rupiah dengan menerapkan 5 Jangan, yaitu Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Diremas, dan Jangan Dibasahi.

“Perawatan rupiah dengan baik akan menjaga kualitas fisik sehingga tetap mudah dikenali dan digunakan dalam kegiatan transaksi,” imbuhnya.

Bank Indonesia bersama seluruh unsur Botasupal, baik di tingkat pusat maupun daerah, akan terus memperkuat sinergi dalam upaya pemberantasan Rupiah palsu.

BACA JUGA  Polres Tasikmalaya Tangkap Anggota Sindikat Pengedar Uang Palsu

Sinergi tersebut diharapkan semakin memperkuat pelindungan masyarakat, menjaga kepercayaan terhadap Rupiah, serta meneguhkan Rupiah sebagai simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.  (AGT/M-01)

Related Posts

Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini komisi antirasuwah itu menangkap seorang direktur jenderal pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dan dua…

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

GELARAN Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang,  Jawa Tengah  tak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mesin penggerak ekonomi. Melalui Pameran Serambi Nusantara yang diikuti…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

  • September 15, 2026
TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

  • September 15, 2026
Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

  • September 15, 2026
Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

  • September 14, 2026
Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

  • September 14, 2026
Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG

  • September 14, 2026
Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG