Undip Ajak Peristiwa Dokter Aulia Momentum Evaluasi Bersama

UNIVERSITAS Diponegoro (Undip) mengajak meninggalnya mahasiswi PPDS (Program Pendidikan Dokter Sepesialis) Anestesi, dokter Aulia Risma Lestari, menjadi momentum evaluasi bersama.

Tidak hanya terkait penyelengaraan pendidikan dokter spesialis, juga untuk semua pemangku kepentingan.

 “Dengan segala hormat, tanpa bermaksud mendahului semua proses pemeriksaan yang dilakukan kepolisian dan kementerian, kami berharap peristiwa ini menjadi momentum evaluasi bersama,” kata Rektor Universitas Diponegoro, Prof Dr Suharmono, Senin (2/9).

“Tidak bijaksana kalau peristiwa ini menjadi wacana dan polemik serta perdebatan semata. Jangan pula menjadi bahan untuk menyalahkan satu dan lainnya,” lanjutnya.

Rektor mengingatkan, peristiwa meninggalnya dokter Aulia sudah menjadi bola liar yang berpotensi merugikan semua pihak.

BACA JUGA  Undip Lepas 285 Peserta Tim Ekspedisi Patriot ke 13 Provinsi

Jika itu dibiarkan, bukan saja penyelenggara pendidikan tinggi yang dirugikan.

Efeknya bisa kemana-mana termasuk mengganggu komitmen untuk menyediakan dokter spesialis dicanangkan pemerintah.

“Kita juga punya kewajiban moral menjaga rasa hati keluarga almarhumah dokter Aulia yang pasti akan lebih suka jika apa yang mereka alami menjadi sesuatu yang dikenang karena membawa kebaikan dalam kehidupan bersama,” tegas Suharnomo.

Undip Ajak Evaluasi untuk Masa Depan

Karena itu, Undip mengajak semua pihak mengakhiri perdebatan yang tidak produktif, melakukan evaluasi, dan kembali menatap ke depan.

 “Ajakan ini bukan untuk kepentingan Undip. Kampus ini lahir untuk mengabdi kepada bangsa, negara dan umat manusia melalui bidang pendidikan,” dia menambahkan.

BACA JUGA  Bantu Konservasi Mangrove di Pesisir Indosat Gandeng GSMA dan Undip

Menurut rektor, kampus yang dipimpinnya ini statusnya badan hukum milik negara. Namun keberadaannya didedikasikan untuk masyarakat.

Terkait masalah perundungan, juga adanya dugaan tindakan pemalakan oleh senior, UNDIP menyerahkan sepenuhnya kepada aparat yang berwenang.

Dalam konteks ini, Undip membuka diri dan bersikap kooperatif  dan transparan sejak peristiwa ini terjadi.

“Untuk apa kami menutupi-nutupi, Undip tu badan hukum milik negara. Ini milik kita bersama, jadi buat apa kita menutupi sesuatu,” ujarnya.

Menurutnya di era digital, semua orang bisa berekspresi di ruang digital. “Yang kita harapkan dialektika di ruang publik yang produktif, yang edukatif, bermanfaat,” kata rektor.

Karena itu Rektor Undip menyambut baik langkah yang dilakukan Komisi IX DPR RI yang tengah berupaya menyelesaikan undang-undang kesehatan baru.

BACA JUGA  Undip Borong Tiga Penghargaan Unggulan

Di dalamnya akan mengatur perbaikan pendidikan tenaga kesehatan,  pendidikan tenaga dokter dan dokter spesialis. (Htm/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Buaya Berukuran Besar di Tepi Sungai Sidoarjo Kagetkan Rombongan Guru

SEEKOR buaya berukuran besar kembali terlihat di tepi sungai di belakang pergudangan Central Industri Park (CIP), Desa Kemiri, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Senin (14/9) pagi. Kemunculan reptil tersebut sempat mengejutkan…

107 Penumpang Dipastikan Selamat dalam Kecelakaan Kapal Virgo

TIM SAR berhasil mengevakuasi 113 penumpang dalam kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Laut Jawa, Minggu. Jumlah itu terdiri atas 107 orang selamat dan enam meninggal dunia. “Kami berharap seluruh…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Buaya Berukuran Besar di Tepi Sungai Sidoarjo Kagetkan Rombongan Guru

  • September 14, 2026
Buaya Berukuran Besar di Tepi Sungai Sidoarjo Kagetkan Rombongan Guru

Inovasi SaClay Mahasiswa UPNVY, Perpanjang Masa Simpan Cabai hingga 15 Hari

  • September 14, 2026
Inovasi SaClay Mahasiswa UPNVY, Perpanjang Masa Simpan Cabai hingga 15 Hari

Mahasiswa UGM Cari Solusi Cegah Konflik Manusia dengan Monyet

  • September 14, 2026
Mahasiswa UGM Cari Solusi Cegah Konflik Manusia dengan Monyet

Sepuluh pemain Manchester City Bekuk Manchester United di Old Trafford

  • September 14, 2026
Sepuluh pemain Manchester City Bekuk Manchester United di Old Trafford

Juarai MotoGP San Marino, Marc Marquez Puncaki Klasemen

  • September 14, 2026
Juarai MotoGP San Marino, Marc Marquez Puncaki Klasemen

Menang TKO atas Conor Benn, Ryan Garcia Pertahankan Gelar Kelas Welter

  • September 14, 2026
Menang TKO atas Conor Benn, Ryan Garcia Pertahankan Gelar Kelas Welter