Undip Lepas 285 Peserta Tim Ekspedisi Patriot ke 13 Provinsi

UNIVERSITAS Diponegoro (Undip) resmi melepas keberangkatan Tim Ekspedisi Patriot yang akan melaksanakan misi pengabdian masyarakat, penelitian, dan penjelajahan di wilayah transmigrasi di Indonesia.

Pelepasan dilakukan di lapangan Widya Puraya, kampus Undip Tembalang oleh Rektor Universitas Diponegoro Prof.Suharnomo didampingi jajaran pimpinan universitas.

Tercatat 285 peserta mengikuti program Ekspedisi Patriot yang terdiri dari mahasiswa, alumni, dan dosen dari berbagai fakultas di Undip. Mereka akan menjalankan serangkaian kegiatan seperti penelitian lapangan, edukasi masyarakat, pengembangan potensi daerah, serta promosi nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air.

Peneliti muda

Dok.Ist

Tim Ekspedisi Patriot merupakan salah satu program strategis Kementerian Transmigrasi yang menugaskan peneliti muda ke daerah transmigrasi untuk mengkaji potensi sumber daya, mengidentifikasi komoditas unggulan, serta merumuskan strategi pengembangan kawasan.

BACA JUGA  Cita-cita Undip Wujudkan Alumni Berdaya Saing Global

Untuk menjalankan program unggulan tersebut, Kementerian Transmigrasi menggandeng 7 universitas terbaik Indonesia, salah satunya Universitas Diponegoro.

Prof. Dr. Suharnomo, S.E.,M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga untuk menanamkan semangat patriotisme.

Beri manfaat

Ia juga menekankan agar para peserta kembali menetapkan niat yang benar saat memutuskan berangkat dan menjadi bagian dalam tim ekspedisi ini yaitu memberikan manfaat untuk masyarakat.

“Saudara-Saudara adalah insan terpilih yang menjadi representatif Undip. Kehadiran Saudara diharapkan memberikan manfaat dan kontribusi nyata bagi daerah/ wilayah yang menjadi tujuan,” ucap Rektor.

“Ingat selalu untuk menghormati budaya dan kearifan lokal ditempatkan. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Hormati adat istiadat di mana kita berada. Jadilah penggerak yang memberikan inspirasi. Isi ruang-ruang publik dengan hal-hal positif yang membangun optimistis bangsa,” kata Prof Suharnomo.

BACA JUGA  Mahasiswa Undip Raih Penghargaan Inovasi Bidang Irigasi dan Nutrisi Pertanian

Lakukan kajian

Prof. Dr.-Ing. Wiwandari Handayani, S.T., M.T., MPS, guru besar Departemen Perencanaan Wilayah dan Perkotaan (PWK) Fakultas Teknik Universitas Diponegoro, pakar bidang ketahanan kota (city resilience) yang merupakan PIC Tim Ekspedisi Patriot Undip menyampaikan bahwa para peserta ekspedisi patriot menjalankan program selama 4 bulan, yang sebelumnya akan mendapatkan pembekalan terlebih dahulu dari Kementerian Transmigrasi.

Para penggerak dan peneliti muda ini akan melakukan kajian yang menghasilkan luaran rencana pengembangan Kawasan dan identifikasi potensi alam/daerah. “Tujuannya adalah lokasi transmigrasi nantinya, bukan hanya untuk memindahkan penduduk, tetapi mampu berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi.”

Tim Ekspedisi Patriot akan melakukan berbagai kegiatan, seperti: pemetaan potensi sumber daya; pendampingan UMKM; pelatihan teknologi tepat guna; edukasi lingkungan; dan lainnya.

BACA JUGA  UNDIP Resmi Buka Jalur Mandiri Program Sarjana

Jejaring kerja sama

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat jejaring kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, komunitas lokal, dan masyarakat, sekaligus mengangkat potensi wilayah yang selama ini belum banyak tersentuh.

Ekspedisi Patriot Universitas Diponegoro diinisiasi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNDIP bekerja sama dengan Kementerian Transmigrasi. Diagendakan kegiatan berlangsung mulai sekitar 26-31 Agustus hingga 9 Desember. (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

UNIVERSITAS Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta mengumumkan lima nama yang masuk dalam daftar bakal calon rektor mereka untuk periode 2026–2030. Penetapan tersebut merupakan hasil dari tahap penjaringan bakal calon rektor, termasuk…

Korban Gempa Jepang Terus Bertambah

KORBAN jiwa dalam bencana gempa di Jepang terus bertambah. Hal itu karena belum semua gedung atau rumah-rumah yang roboh dibersihkan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi, Rabu, menyampaikan korban meninggal dunia…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

  • July 29, 2026
Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

  • July 29, 2026
Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

  • July 29, 2026
Guru Besar ITB Masuk Bursa Balon Rektor UPN Veteran Yogyakarta

Kontroversi Warnai Penunjukan Mancini Sebagai Pelatih Italia

  • July 29, 2026
Kontroversi Warnai Penunjukan Mancini Sebagai Pelatih Italia

Resmi Jadi Arsitek Prancis, Zidane Diharap Kembalikan Kejayaan Les Bleus

  • July 29, 2026
Resmi Jadi Arsitek Prancis, Zidane Diharap Kembalikan Kejayaan Les Bleus

OTT Bupati Pemalang Disebut Terkait Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan

  • July 29, 2026
OTT Bupati Pemalang Disebut  Terkait Korupsi Proyek dan Jual Beli Jabatan