Festival Eco Enzyme untuk Kelestarian Waduk

UNIVERSITAS Diponegoro (UNDIP) bersama 40 perguruan tinggi di Indonesia melakukan gerakan festival  eco enzyme untuk kelestarian waduk.

Festival berupa menuangkan cairan eco enzyme di  Waduk Pendidikan Diponegoro, Semarang, Senin (12/8) pukul 15.00 WIB. Acara dipimpin langsung oleh Rektor UNDIP.

Cairan eco enzyme dituangkan di dua titik yaitu titik pintu air dengan tujuan untuk kelestarian waduk dan titik pintu keluar/buangan air.

Tujuannya untuk kelestarian air setelah waduk. Selanjutnya, cairan eco enzyme dituangkan oleh tim FPP UNDIP dan area waduk dipantau secara berkala.

Tim Fakultas Peternakan dan Pertanian UNDIP menyiapkan 1000 liter cairan eco enzyme multiguna dari olahan hasil fermentasi limbah organik.

BACA JUGA  Cita-cita Undip Wujudkan Alumni Berdaya Saing Global

Eco enzyme  bermanfaat untuk mempercepat proses penguraian bahan organik.

Penuangan cairan eco enzyme dilaksanakan secara berurutan dimulai dari Rektor UNDIP bersama jajarannya kemudian diikuti oleh seluruh peserta.

Pecahkan Rekor MURI

Kegiatan ini  akan didaftarkan Rekor MURI sebagai Penuangan Cairan Eco Enzyme oleh Perguruan Tinggi Terbanyak di Indonesia

Rektor UNDIP, Prof. Suharnomo menyebutkan bahwa partisipasi UNDIP dalam memecahkan rekor MURI merupakan kolaborasi sangat baik.

Gerakan ini diwujudkan  melalui implementasi ide penyelamatan lingkungan.

 “Saya rasa edukasi tentang lingkungan sangat kita butuhkan, salah satunya penjernihan air ini menjadikan biota air menjadi lebih sehat,” kata Suharnomo.

“Semoga inovasi pemanfaatan lingkungan dapat kita buat lebih baik lagi. UNDIP sangat support dan menjadi bagian dari inisiasi untuk perbaikan lingkungan dan mencapai SDGs,” lanjut Rektor UNDIP.

BACA JUGA  Pemprov Jateng Berkomitmen Sukseskan Swasembada Pangan

Kepala Kantor Pemeringkatan UNDIP Prof. Hadiyanto, yang Koordinator Festival Eco Enzyme UNDIP menjelaskan eco enzyme berguna untuk meningkatkan kualitas air waduk yang masih belum jernih.

Ke depannya peningkatan kualitas ekosistem terus dilakukan agar hewan atau ikan dalam waduk kualitasnya juga lebih baik.

Festival Eco Enzyme 2024 ini merupakan kegiatan rutin yang diinisiasi oleh UI GreenMatric sejak 2021 yang melibatkan universitas dalam jejaring UI GreenMatric Network.  (Htm/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

KANTOR Imigrasi Yogyakarta di Bandara Internasional Yogyakarta atau YIA (Yogyakarta International Airport) menggagalkan keberangkatan tiga orang yang diduga akan akan berangkat haji tanpa melalui prosedur resmi atau nonprosedural. Ketiga orang…

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

WAKIL Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan pemerintah memberikan ruang bagi jemaah haji untuk mengikuti keyakinan fikih masing-masing terkait lokasi pemotongan hewan dam (denda haji). Pernyataan itu disampaikannya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

  • May 15, 2026
Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

  • May 15, 2026
Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

  • May 15, 2026
Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Garuda Jaya Jadikan Pelajaran

  • May 14, 2026
Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Garuda Jaya Jadikan Pelajaran