Calon Mahasiswa FIKK Jalani Tes Kesehatan dan Keterampilan

SEBANYAK 274 calon mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Yogyakarta  (UNY) menjalani tes kesehatan dan keterampilan, Kamis (11/7).

Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni FIKK Prof. Cerika Rismayanthi menjelaskan tes kesehatan dan keterampilan pada hari ini ditujukan bagi calon mahasiswa baru jalur Seleksi Mandiri CBT Kampus.

“Untuk tes kesehatan dibersamai tim dokter dari Fakultas Kedokteran UNY dan dilanjutkan dengan tes keterampilan,” kata Cerika.

Tes keterampilan meliputi push-up, sit-up, lempar-tangkap bola, vertical jump, kelincahan dan lari 1600 meter mengelilingi stadion UNY.

Guru Besar bidang Olahraga Kebugaran tersebut berharap kedua tes ini dapat menjaring dan mengetahui calon mahasiswa baru yang akan masuk ke FIKK.

BACA JUGA  UNY Dipercaya Seleksi Pamong Kalurahan

Cerika menginformasikan bahwa ada tes kecabangan sesuai dengan cabangnya masing-masing peserta. Dan diutamakan yang memiliki sertifikat, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, nasional, regional bahkan internasional.

Ia menambahkan sebelumnya sudah ada tes keterampilan dan kesehatan bagi calon mahasiswa jalur Seleksi Mandiri Prestasi Akademik, Prestasi Unggul, Prestasi Olahraga Unggul dan Talent Scouting, minggu lalu.

“Hal ini setidaknya dapat menjadi referensi bagi calon mahasiswa baru FIKK tahun depan dengan gambaran item tes seperti itu” kata Cerika.

Salah satu peserta tes, Gani Ravalisti mengatakan persiapan yang dilakukan sebelum ikut tes keterampilan dan kesehatan dengan lari setiap pagi menempuh jarak 2-3 km di sekitar rumahnya.

BACA JUGA  UNY Buka Prodi Desain Komunikasi Visual

“Selain itu juga berolahraga ringan di rumah setiap hari seperti lompat tali” ujar alumni SMA 1 Patuk Gunungkidul itu.

Gani bersaing dengan ribuan teman seangkatannya untuk berebut kursi jalur Seleksi Mandiri CBT Kampus. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti dilema dan ketidakadilan yang dihadapi insan pers di tengah perkembangan media sosial. Di satu sisi, jurnalis dituntut menjunjung tinggi etika, kebenaran, dan independensi.…

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

INDONESIA menghadapi beban dengue yang masih tinggi. Pada 2025, Indonesia tercatat menempati urutan kedua di dunia dalam jumlah kematian akibat dengue, dengan 703 kematian atau sekitar 17 persen dari total…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

  • October 29, 2026
Silmy Karim Didakwa  Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

  • October 29, 2026
Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

  • October 29, 2026
Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

  • October 29, 2026
Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

  • October 29, 2026
Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

  • October 29, 2026
Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue