Mahasiswa UNY Ajak Warga Dadapan Buat Pupuk Cair dan Pestisida Alami

MAHASISWA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang mengikuti Kuliah kerja Nyata (KKN) di Dadapan, Sidoluhur, Godean, Sleman, mengajak  petani mengurangi penggunaan pupuk kimiawi dan pestisida.

Menurut para mahasiswa, keduanya dapat diganti dengan pupuk dan pestisida alami yang bahan-bahannya mudah dibuat dan didapat.

Ketua KKNM 24183 Dadapan, Khoiri Arif Halimudin, menjelaskan pelatihan ini bertujuan mengurangi ketergantungan petani terhadap bahan kimia dan mendorong praktik pertanian yang lebih sehat dan berkelanjutan.

“Kami ingin membuktikan bahwa pertanian ramah lingkungan itu mudah dilakukan, murah, dan hasilnya pun baik. Cukup dengan bahan-bahan seperti daun pepaya, daun bambu, kentang rebus, dan sabun cuci piring,” ujar Khoiri, Sabtu (9/8/25) di lokasi KKN.

BACA JUGA  Mahasiswa UNY Hadirkan Terobosan Kuliner di Leafestiva 2026

Bahan alami

Dalam sesi pelatihan, Via Adisa menjelaskan cara membuat pestisida alami yang mematikan bagi hama tetapi tetap aman untuk manusia. Cukup dengan meremas daun pepaya hingga keluar sarinya, mencampurnya dengan air dan sedikit sabun cuci piring—larutan sederhana ini mampu mengusir hama secara efektif.

Sementara itu, Alya memaparkan proses pembuatan larutan mikroba atau pupuk cair. Menggunakan daun bambu kering, kentang rebus, garam, dan air, bahan-bahan ini difermentasi selama dua hingga tiga hari.

“Larutan ini bisa menyuburkan tanah dan menggantikan pupuk kimia,” ungkapnya.

Dialog interaktif

Pelatihan berlangsung interaktif. Warga tak hanya mendengarkan, tetapi juga langsung mempraktikkan proses pembuatan pupuk dan pestisida.

BACA JUGA  Lestarikan Budaya dan Kearifan Lokal, Dua Mahasiswa UNY Raih Beasiswa

Maryani, salah satu warga yang hadir, mengaku terkesan. “Baru tahu kalau daun pepaya dan daun bambu bisa bermanfaat sebesar ini. Ini sangat berguna bagi kami,” ujarnya.

Alya dan Via yang merupakan mahasiswa Prodi Kimia FMIPA UNY juga memberikan tips penggunaan, seperti takaran pupuk satu tutup botol per tanaman dan anjuran agar pupuk dan pestisida tidak digunakan bersamaan demi efektivitas hasil.

Gerakan kecil

Mereka pun mengingatkan pentingnya penyimpanan di tempat teduh agar kualitas tetap terjaga.Melalui kegiatan ini, para mahasiswa berharap muncul gerakan kecil menuju pertanian berkelanjutan di Dadapan.

“Kami tidak hanya ingin berbagi ilmu, tapi juga menanamkan kesadaran bahwa inovasi bisa dimulai dari rumah dan dari hal sederhana,” tutup Via.

BACA JUGA  SmartCleaner UNY Pembersih Kandang Tenaga Surya

Program ini mendapat sambutan hangat dari warga dan diharapkan menjadi langkah awal bagi kelompok tani maupun karang taruna untuk mengembangkan pertanian yang lebih sehat, mandiri, dan ramah lingkungan. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Antisipasi Kekeringan saat Kemarau, Polda Jabar Bangun Sumur Bor

BIRO Sumber Daya Manusia Polda Jawa Barat mulai antisipasi dampak musim kemarau dengan membangun sumur bor serta menyalurkan air bersih ke sejumlah lahan pertanian milik kelompok tani (poktan) binaan. Upaya…

Farhan Bakal Seret Penebang10 Pohon di Jalan Riau ke Meja Hijau

WALI Kota Bandung, Muhammad Farhan mengambil sikap tegas terhadap dugaan penebangan liar 10 pohon yang terjadi di Jalan RE Martadinata atau Jalan Riau Kota Bandung. Farhan memastikan kasus tersebut akan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Villa Redam Perlawanan Perlawanan Indonesia All Stars

  • August 1, 2026
Villa Redam Perlawanan Perlawanan Indonesia All Stars

Juarai Grup B, Persebaya Ditunggu Arema di Semifinal

  • August 1, 2026
Juarai Grup B, Persebaya Ditunggu Arema di Semifinal

Shin Tae-yong Senang Persija Bisa Atasi PSMS Medan

  • August 1, 2026
Shin Tae-yong Senang Persija Bisa Atasi PSMS Medan

PSSI Gelar Piala Soeratin KU-13 dan KU-15, KONI Cianjur Beri Apresiasi

  • August 1, 2026
PSSI Gelar Piala Soeratin KU-13 dan KU-15, KONI Cianjur Beri Apresiasi

Malaysia Hormati Hukum di Indonesia Soal Pilot Penyelundup Narkoba

  • July 31, 2026
Malaysia Hormati Hukum di Indonesia Soal Pilot Penyelundup Narkoba

Bekuk Tampines Roves, Persib Sempurna di Grup A

  • July 31, 2026
Bekuk Tampines Roves, Persib Sempurna di Grup A