Menteri PPPA Berharap SR Bisa Lahirkan Generasi Berkualitas

SEKOLAH Rakyat (SR) yang ada di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat diproyeksikan menjadi solusi untuk membuka akses pendidikan bagi anak yang belum mengenyam bangku sekolah. Lewat program itu juga diharapkan tercipta pemerataan pendidikan di Tanah Air.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi mengungkapkan hal itu saat meninjau ruang kelas dan asrama di salah satu Sekolah Rakyat di Tasikmalaya, Kamis (18/6/2026). Menurutnya SR merupakan bentuk pemenuhan hak anak di bidang pendidikan yang menjadi tanggung jawab negara.

“Alhamdulilah, salah satu fasilitas sudah diberikan untuk anak-anak Indonesia. Pendidikan itu merupakan pemenuhan hak anak yang harus dipenuhi oleh pemerintah,” ujar Arifatul Choiri Fauzi yang didampingi Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan.

BACA JUGA  Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Temukan 10.523 Kasus Diare

Songsong Indonesia Emas

Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi meninjau ruang kelas dan asrama di salah satu Sekolah Rakyat di Tasikmalaya, Kamis (18/6/2026). (MN/Yey)

Menurut Arifatul, semua fasilitas di Sekolah Rakyat diberikan untuk mereka yang belum berkesempatan melanjutkan sekolah. Melalui SR itu diharapkan semua anak Indonesia bisa belajar sehingga bertumbuh menjadi generasi berkualitas untuk menyongsong Indonesia emas 2045.

“Kami berharap anak-anak sekolah rakyat bisa belajar dengan baik. Kami dari Kementerian PPPA sudah berkolaborasi dengan Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan Dasar, Menengah, bagaimana memberikan pola asuh tepat, benar dan baik untuk anak-anak,” katanya.

Bagi pengasuh di SR dia berharap agar memiliki tanggung jawab dalam memberi bimbingan. Ia juga memberikan motivasi untuk selalu belajar untuk bekal di masa yang akan datang.

“Kita berharap melalui sekolah rakyat ini bisa melahirkan generasi berkualitas untuk Indonesia emas 2045,” pungkasnya. (yey/N-01)

BACA JUGA  UNS Rekomendasikan Konsep Pendidikan Sekolah Rakyat

Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi meninjau ruang kelas dan asrama di salah satu Sekolah Rakyat di Tasikmalaya, Kamis (18/6/2026). (MN/Yey)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Rektor UAD Ingatkan Keberhasilan Lulusan Adalah Manfaat Bagi Orang lain

UNIVERSITAS Ahmad Dahlan Yogyakarta, menggelar wisuda di Gedung JEC, Janti Bantul pada Sabtu. Sebanyak 1.853 lulusan Program Sarjana (S1),  11 lulusan Program Sarjana Terapan (D4), 263 lulusan Program Magister (S2)…

Pasca-Penggeledahan, Taj Yasin Beri Pendampingan Psikologis para Santri

WAKIL Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen memastikan anak-anak yang terdampak penggeledahan di dua lokasi yang diklaim sebagai pondok pesantren di Sukoharjo dan Karanganyar mendapatkan pendampingan psikologis. Pemprov Jateng akan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Marc Marquez Makin Kukuh di Puncak Klasemen, Veda Buat Sejarah

  • November 1, 2026
Marc Marquez Makin Kukuh di Puncak Klasemen, Veda Buat Sejarah

Persib Pesta Gol ke Gawang Isenmulang, Borneo FC Tumbang di Mataram

  • November 1, 2026
Persib Pesta Gol ke Gawang Isenmulang, Borneo FC Tumbang di Mataram

Tim Basket Putri Cianjur Ungguli Indramayu di Babak Penyisihan Porprov XV Jabar

  • November 1, 2026
Tim Basket Putri Cianjur Ungguli Indramayu di Babak Penyisihan Porprov XV Jabar

Kalah Lagi, MU Makin Dekat Tepi Jurang Degradasi

  • November 1, 2026
Kalah Lagi, MU Makin Dekat Tepi Jurang Degradasi

Pameran Seni Inklusif In Medio Buka Ruang Kreativitas Seniman Disabilitas

  • November 1, 2026
Pameran Seni Inklusif In Medio Buka Ruang Kreativitas Seniman Disabilitas

Polresta Sleman Sita Total 833 Botol Miras Sepanjang Oktober

  • November 1, 2026
Polresta Sleman Sita Total 833 Botol Miras Sepanjang  Oktober