Bupati Minta Guru Awasi Penyalahgunaan Medsos oleh Anak Murid

BUPATI Sleman Kustini Sri Purnomo mengingatkan, kalangan pendidik agar tidak segan-segan melakukan pengawasan terhadap anak-anak didik mereka, termasuk melakukan pengawasan penggunaan media sosial. Hal itu dikatakan Bupati dalam acara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional, Selasa (25/6/2024).

Menurut Bupati, saat ini, transaksi narkoba, banyak yang menggunakan media sosial, sehingga pengawasannya cukup penting sebagai upaya pencegahan.

Di hadapan para Guru Bimbingan Konseling SMP se- Kabupaten Sleman di sebuah hotel di Sleman, Bupati Kustini mengajak para guru terus berusaha keras dan tiada henti untuk mencegah terjadinya peredaran narkoba di lingkungan sekolah.

“Agar dapat memantau anak-anak kita, sudah seharusnya kita juga memantau media sosial yang digunakan anak-anak kita,” kata Bupati.

BACA JUGA  Korban Keracunan Jadi 160 Orang, 39 Masih Jalani Rawat Inap

Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional di Sleman ini Pemkab Sleman menggelar seminar bersama para Guru Bimbingan Konseling.

Lebih lanjut Bupati mengingatkan kepada kalangan Guru Bimbingan Konseling di sekolah-sekolah hasil pemetaan yang dilakukan BNNP (Badan Narkotika Nasional Provinsi) Daerah Istimewa Yogyakarta Januari lalu disebutkan ada 12 titik rawan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di DIY.

Enam titik lokasi

Sleman, katanya memiliki potensi risiko paling rawan dengan total 6 titik lokasi rawan. Bupati mengatakan, data ini harus menjadi perhatian serius bagi masyarakat Sleman termasuk kalangan guru sekolah.

“Saya mengimbau kepada semua pihak untuk berkomitmen dalam mendukung upaya-upaya pencegahan bahaya narkoba dengan menjaga dan mengawasi anak-anak dari bahaya narkoba.”

BACA JUGA  12 Kg Sabu Terungkap Dalam Kasus Kecelakaan di Tegal

“Langkah yang dapat kita lakukan bersama dengan melakukan kerja sama dengan pihak yang berwenang untuk melakukan penyuluhan tentang bahaya narkoba, adanya razia secara rutin, dan pendampingan dari wali siswa dengan memberikan perhatian dan kasih sayang,” kata Kustini.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sleman, Indra Darmawan, menjelaskan pelaksanaan Seminar HANI dilaksanakan sebagai upaya preventif pencegahan dan peredaran narkoba di lingkungan sekolah.

Dengan mengundang guru, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada pendidik terkait langkah pencegahan dan pemberantasan narkotika di sekolah. (AGT/N-01)

BACA JUGA  KPP Pratama Sleman Beri Penghargaan untuk Bupati atas Kontribusinya dalam Penerimaan Negara

Dimitry Ramadan

Related Posts

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

KAWASAN destinasi Taman Wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko menghadirkan liburan nyaman penuh makna untuk pengalaman wisata yang memadukan kekayaan warisan budaya, kreativitas seni, hingga aktivitas interaktif…

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

DIREKTORAT Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Tengah mengungkap sejumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Salah satunya dugaan kekerasan fisik dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

  • June 30, 2026
Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

  • June 30, 2026
Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

  • June 30, 2026
Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak