Bandung Zoo Lepasliarkan Lima Satwa di Bukit Sempur Karawang

KEBUN Binatang Bandung atau yang biasa disebut Bandung Zoo pada Senin (24/6), melepasliarkan sebanyak lima satwa di Bukit Sempur, Kabupaten Karawang Jawa Barat (Jabar). Lima satwa itu adalah empat ekor Landak Jawa dan satu ekor Kukang. Pelepasliaran ini juga menjadi rangkaian pelepasliaran burung elang.

Kurator Bandung Zoo, Rohman Suryaman mengatakan, ke lima satwa ini sudah dikondisikan untuk pelepasliaran. Dan yang jelas kondisi satwa-satwa tersebut masih sangat liar.

“Sebelum dilepasliarkan, kami sudah melakukan pemantauan pada ke lima satwa yang akan dilepasliarkan tersebut,” jelasnya.

Menurut Rohman, khusus satwa Kukang yang dilepasliarkan merupakan satwa perolehan atau titipan dari warga, setelah sebelumnya mendapatkan perizinan dari BKSDA. Setelah dititipkan di Bandung Zoo, dilakukan pemantauan terhadap satwa tersebut. Hasilnya Kukang masih memiliki sifat keliaran yang masih sangat baik. Sedangkan keempat ekor Landak Jawa ada yang hasil breeding di Bandung Zoo.

BACA JUGA  Bandung Zoo Ditutup, 700-an Satwa Terancam tak Terurus

“Saat ini populasi Landak Jawa di Bandung Zoo sudah mencapai 13 ekor, artinya populasi Landak Jawa di tempat kami sudah berlebih. Makanya Bandung Zoo ikut serta melakukan pelepasliaran di Kabupaten Karawang ini,” ungkap Rohman.

Rohman menambahkan, sifat liar dari Landak Jawa ini juga masih sangat baik. Karenanya Bandung Zoo memilih satwa ini untuk dilepasliarkan dalam program pelepasliaran kali ini. “Harapannya kelima satwa ini bisa menambah populasi Kukang dan Landak Jawa di daerah pelepasliaran,” lanjutnya.

Sementara itu, GM Bandung Zoo Petrus Arbeny mengungkapkan keikutsertaan Bandung Zoo pada pelepasliaran satwa kali ini merupakan hasil dari proses breeding di Bandung Zoo. “Tentu kami merasa bangga, bisa ikut dalam pelepasliaran bersama Kasad dan tim lainnya,” tuturnya.

BACA JUGA  Dua Anak Harimau Benggala Lahir di Bandung Zoo 

Saat ini lanjut Arbeny, manajemen Bandung Zoo terus melakukan transformasi dalam hal pemeliharaan satwa. Pihaknya terus melakukan perbaikan dan penambahan SDM, dalam pemeliharaan satwa di lembaga eksitu (pemeliharaan satwa di luar habitat aslinya).

“Banyak hal yang sudah dilakukan manajemen Bandung Zoo dalam meningkatkan kesejahteraan satwa di lahan seluas 14 hektar. Sejumlah kandang terus dilakukan perbaikan agar kesejahteraan satwa yang dipelihara di Bandung Zoo lebih meningkat,” tambahnya.

Saat ini kata Arbeny, Bandung Zoo tercatat memiliki koleksi sekitar 660-an ekor satwa dari 124 jenis satwa. Dalam perjalanannya, Bandung Zoo yang menempati lahan 14 hektar ini, juga menjadi kawasan hutan kota di Kota Bandung khususnya. (Rav/N-01)

BACA JUGA  Bandung Zoo Bantah Terima Bantuan Pakan dari Kemenhut

 

Dimitry Ramadan

Related Posts

Resmikan Balai Desa di Aceh, UGM Fokus Pemulihan Pascabencana

UNVERSITAS Gadjah Mada meresmikan Balai Desa yang berlokasi di lingkungan Masjid Baiturrasyidin, Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (27/2). Peresmian itu menjadi simbol komitmen UGM dalam mendukung pemulihan…

BMKG: Curah Hujan Masih Tinggi, Pemudik Diimbau Hati-hati

KEPALA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, menyampaikan curah hujan pada Maret masih tergolong tinggi hingga sangat tinggi, terutama sampai minggu kedua. Kondisi tersebut menjadi perhatian menjelang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gagal Pepet Persib, Mauricio Souza Kecewa Berat

  • March 4, 2026
Gagal Pepet Persib, Mauricio Souza Kecewa Berat

Kendalikan Inflasi, Kejati DIY Gelar Pasar Murah

  • March 4, 2026
Kendalikan Inflasi, Kejati DIY Gelar Pasar Murah

Bayar Zakat Lewat Baznas, Sultan Minta Jaminan tidak untuk MBG

  • March 3, 2026
Bayar Zakat Lewat Baznas, Sultan Minta Jaminan tidak untuk MBG

Zulhas Sebut Jateng Kunci Sukses Program Nasional

  • March 3, 2026
Zulhas Sebut Jateng Kunci Sukses Program Nasional

Impor Daging dari AS Bisa Matikan Usaha Peternak Lokal

  • March 3, 2026
Impor Daging dari AS Bisa Matikan Usaha Peternak Lokal

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK dalam Kasus Pengadaan

  • March 3, 2026
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK dalam Kasus Pengadaan