Sosiolog UGM: Judi Online Bentuk Eksploitasi Digital Masyarakat

KASUS judi online kembali mencuat dan menimbulkan keresahan di masyarakat. Berdasarkan data Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum per 12 September 2025, korban judi online di Indonesia berasal dari berbagai lapisan, mulai dari anak-anak, buruh, petani, hingga tunawisma.

Fenomena ini dinilai sebagai persoalan sosial serius karena dapat menggerus stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.

Menanggapi hal tersebut, Sosiolog UGM Dr. Andreas Budi Widyanta menyebut data yang beredar hanyalah “puncak gunung es” dari persoalan besar yang dihadapi masyarakat di era digital. Ia menilai, kelompok rentan seperti buruh, petani, anak-anak, dan keluarga miskin kian tidak berdaya akibat sistem digital yang bersifat eksploitatif.

“Di balik angka itu banyak keluarga kehilangan rumah, tanah, dan harta demi menebus anggota keluarganya yang terjerat judi online,” ujarnya, dikutip dari laman UGM, Rabu (29/10).

BACA JUGA  PT PAL Sayangkan 95% Potensi Maritim Lari keluar Negeri

Dosen Departemen Sosiologi Fisipol UGM yang akrab disapa Bung Abe ini menjelaskan, sistem judi online bekerja menggunakan algoritma gamifikasi yang sengaja dirancang untuk menciptakan sensasi kemenangan sesaat. Pola ini menimbulkan euforia semu, membuat pengguna terus bermain tanpa sadar bahwa perilakunya dikendalikan oleh sistem digital.

Menurutnya, masyarakat kini hidup dalam pengawasan halus yang mengatur perilaku konsumsi melalui fitur digital. “Kita tidur dengan musuh yang setiap waktu mengawasi, mengontrol, dan menstimulasi keinginan untuk konsumsi,” katanya.

Dampak judi online eksploitasi digital masyarakat

Lebih lanjut, Abe menyoroti dampak sosial pada keluarga, terutama ibu rumah tangga yang sering menjadi korban sekunder akibat anggota keluarganya terjerat judi online. “Mereka tidak bermain, tapi ikut menanggung akibat eksploitasi digital ini,” ujarnya.

BACA JUGA  637 Juta Orang di Dunia Kekurangan Pangan

Ia menilai, rendahnya kompetensi digital dan tekanan ekonomi membuat masyarakat mudah tergoda mencari keuntungan instan lewat judi online. Situasi ini semakin diperparah oleh kemiskinan struktural yang belum tertangani.

Terkait peran pemerintah, Abe menilai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) belum menunjukkan kapasitas memadai dalam meningkatkan kesadaran dan kompetensi digital masyarakat. Program literasi digital dinilai belum menyentuh substansi masalah.

“Tidak cukup hanya literasi digital. Kita butuh kompetensi digital dan pemikiran sosial kritis. Selama Komdigi tidak serius memberikan proteksi dan penegakan hukum, masyarakat akan terus jadi korban eksploitasi digital,” tegasnya.

Sebagai langkah strategis, Abe mendorong peran aktif negara untuk memperkuat penegakan hukum, menghentikan praktik korporasi digital yang eksploitatif, serta membangun kolaborasi lintas sektor khususnya dengan generasi muda dan agensi kreatif dalam kampanye publik bahaya judi online.

BACA JUGA  Fapet UGM Kerjasama Dengan Toros Farm Pelatihan SDM

“Indonesia punya banyak agensi dan anak muda yang pintar. Mereka harus dilibatkan untuk memberikan pendidikan dan kampanye penyadaran digital yang berkelanjutan,” pungkasnya. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

109 Orang Terdampak Gempa Sulteng

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sedikitnya 109 jiwa atau 45 Kepala Keluarga (KK) terkena dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,7 di Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Selasa. Selain itu…

Ribuan Warga Jepara Ramaikan Pawai Obor 1 Muharam

RIBUAN warga Desa Dongos, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, memadati jalan-jalan desa untuk mengikuti pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Senin, (15/7/2026) malam. Cahaya obor…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pesawat Pengebom B-52 AS Alami Kecelakaan

  • June 16, 2026
Pesawat Pengebom B-52  AS Alami Kecelakaan

109 Orang Terdampak Gempa Sulteng

  • June 16, 2026
109 Orang Terdampak Gempa Sulteng

Tunisia Langsung Tunjuk Herve Renard Sebagai Suksesor Lamouchi

  • June 16, 2026
Tunisia Langsung Tunjuk Herve Renard Sebagai Suksesor Lamouchi

Ribuan Warga Jepara Ramaikan Pawai Obor 1 Muharam

  • June 16, 2026
Ribuan Warga Jepara Ramaikan Pawai Obor 1 Muharam

Pemkot Bandung Siapkan Program Pemberdayaan Umat Masjid Agung

  • June 16, 2026
Pemkot Bandung Siapkan Program Pemberdayaan Umat Masjid Agung

Lantik 17 Pejabat Administrator, Pemkab Tapanuli Utara Perkuat Aparatur

  • June 16, 2026
Lantik 17 Pejabat Administrator, Pemkab Tapanuli Utara Perkuat Aparatur