Viral Ribuan Ikan Tembang Terdampar di Pantai Kolaka, Ini Kata BMKG

SEJUMLAH video yang memperlihatkan warga berbondong-bondong memunguti ribuan ikan tembang di bibir pantai viral di berbagai platform media sosial.

Belakangan terungkap, fenomena tersebut terjadi di sepanjang Pantai Desa Ladahai-Tamborasi, Kecamatan Iwoimendaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada Senin (27/7/2026) lalu.

Dalam video yang beredar, ribuan ikan tembang terlihat memenuhi garis pantai. Warga menyebut hamparan ikan itu membentang hingga sepanjang 5 kilometer. Banyak warga memanfaatkan momen tersebut dengan menangkap ikan menggunakan tangan kosong maupun timba.

Menanggapi fenomena itu, Stasiun Meteorologi Maritim Kendari memastikan peristiwa tersebut merupakan fenomena alam yang dipengaruhi kondisi oseanografi, bukan pertanda akan terjadi bencana.

Kenaikan suhu permukaan laut

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie, mengatakan hasil analisis menunjukkan adanya kenaikan suhu permukaan laut di sepanjang perairan Kabupaten Kolaka hingga Kabupaten Kolaka Utara saat fenomena terjadi.

BACA JUGA  Hujan Ringan hingga Lebat Guyur DIY hingga Selasa Pagi

“Fenomena itu merupakan kejadian alam yang dipengaruhi kondisi oseanografi, dikarenakan adanya kenaikan suhu permukaan laut dan arus laut yang mengarah ke pesisir,” kata Faizal dalam keterangannya, Jumat (31/7/2026).

Ia menjelaskan, suhu permukaan laut saat itu berkisar antara 29,0 hingga 30,5 derajat Celsius. Kenaikan suhu tersebut membuat kawanan ikan tembang berukuran kecil berpindah mencari perairan yang suhunya lebih sesuai dengan habitatnya.

“Suhu permukaan laut saat itu berkisar antara 29,0 hingga 30,5 derajat Celcius, menunjukkan kenaikan,” ujarnya.

Arus laut

Selain kenaikan suhu laut, arus laut yang mengarah ke pesisir Kolaka juga tercatat bergerak relatif kencang dengan kecepatan sekitar 80 sentimeter per hari. Kondisi itu membuat kawanan ikan semakin mudah terbawa hingga ke bibir pantai.

BACA JUGA  TMC Diterapkan Lagi untuk Kurangi Curah Hujan Ekstrem

“Ditambah dengan arus yang mengarah ke pesisir pantai Kolaka dengan kecepatan relatif kencang berkisar 80 cm/d,” katanya.

“Dari dua faktor ini bisa berakibat ikan-ikan tersebut mencari perairan dengan suhu laut yang sesuai habitatnya. Dengan kecepatan arus tersebut membawa ikan-ikan kecil ke pesisir pantai Kolaka,” sambung Faizal.

BMKG menegaskan fenomena ribuan ikan tembang terdampar tersebut murni dipengaruhi faktor alam dan tidak berkaitan dengan potensi bencana.

“Tidak ada hubungan dengan bencana alam. Tidak ada,” tegasnya. (LIN/M-01)

BACA JUGA  Cuaca Ekstrem di DIY Diprediksi Terjadi Hingga 3 Hari ke Depan

Related Posts

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

POLDA Jawa Tengah terus mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam Operasi Patuh Candi 2026 untuk mencegah kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara. Upaya tersebut diwujudkan…

Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti dilema dan ketidakadilan yang dihadapi insan pers di tengah perkembangan media sosial. Di satu sisi, jurnalis dituntut menjunjung tinggi etika, kebenaran, dan independensi.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

  • October 29, 2026
Silmy Karim Didakwa  Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

  • October 29, 2026
Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

  • October 29, 2026
Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

  • October 29, 2026
Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

  • October 29, 2026
Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

  • October 29, 2026
Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue