
UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali memperluas pilihan studi pascasarjana dengan membuka dua program magister baru, yakni Magister Psikologi dan Magister Pendidikan Matematika.
Kedua program tersebut resmi dibuka pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Magister dan Doktor Gelombang 1 Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026, dengan pendaftaran dibuka hingga 16 Oktober 2025 melalui laman admisi.uin-suka.ac.id. Dengan penambahan ini, UIN Sunan Kalijaga kini memiliki 24 program studi Magister.
Ketua Program Studi Magister Psikologi, Dr. Retno Pandan Arum Kusumowardhani, M.Si., mengatakan program ini dibuka untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks dan tidak bisa diatasi oleh lulusan sarjana semata.
“Kami ingin mencetak problem solver dan change maker yang siap bersaing secara nasional maupun global. Kurikulumnya dirancang agar mahasiswa menjadi peneliti kritis, praktisi berdampak, dan profesional berkelas,” ujar Arum, Selasa (14/10).
Ia menjelaskan, prodi ini menekankan pendekatan holistik dan integratif, memadukan ilmu psikologi dengan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan. Program ini juga menyediakan matrikulasi singkat bagi mahasiswa yang berasal dari luar bidang psikologi, untuk memperkuat fondasi dan penyamaan pemahaman sebelum memulai perkuliahan.
Menurut Arum, tidak semua lulusan Magister Psikologi diwajibkan mengikuti Program Profesi Psikologi, karena fokus magister adalah pada penguatan akademik, riset, dan penerapan psikologi di berbagai konteks, seperti organisasi, pendidikan, komunitas, dan kebijakan publik.
“Program Profesi menyiapkan mahasiswa menjadi psikolog praktisi, sedangkan Magister Psikologi menyiapkan pemikir dan penggerak perubahan berbasis psikologi. Keduanya penting untuk membangun masa depan bangsa,” jelasnya.
Magister psikologi dan matematika untuk respons kebutuhan tenaga ahli
Sementara itu, Ketua Program Studi Magister Pendidikan Matematika, Dr. Mulin Nu’man, S.Pd., M.Pd., menjelaskan pembukaan prodi ini dilatarbelakangi meningkatnya kebutuhan tenaga ahli matematika dan pendidik yang kompeten.
“Program ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran matematika melalui lulusan yang unggul secara pedagogis, metodologis, dan profesional,” ujarnya.
Prodi ini terbuka bagi lulusan Matematika dan Pendidikan Matematika tanpa matrikulasi. Sedangkan bagi lulusan dari teknik, fisika, informatika, statistika, dan bidang serupa akan mengikuti matrikulasi sebagai penguatan dasar.
Lulusan program ini memiliki prospek karier sebagai dosen, peneliti, dan analis kebijakan di bidang pendidikan, dengan fokus pembelajaran pada kajian Ethno-STEM, integrasi nilai Islam dalam pendidikan, serta pemanfaatan teknologi mutakhir untuk inovasi pembelajaran yang kontekstual dan humanis. (AGT/S-01)









