Kemenkes Tinjau Kesiapan UIN Sunan Kalijaga Buka FK

UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga menerima visitasi tim Kementerian Kesehatan pada Sabtu (12/7). Visitasi itu terkait dengan rencana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta untuk membuka Fakultas Kedokteran.

Ketua Konsil Kesehatan Indonesia, drg. Arianti Anaya, MKM, dalam pesannya menekankan pentingnya pendirian Fakultas Kedokteran untuk menambah jumlah dokter di Indonesia, sekaligus mendistribusikannya secara merata.

“Permasalahan kita adalah jumlah dokter yang masih terkonsentrasi di Jawa dan Bali. UIN Sunan Kalijaga perlu memikirkan distribusi lulusannya ke wilayah lain,” katanya.

Standar kompetensi

Dikatakan, kurikulum pendidikan kedokteran harus memenuhi standar kompetensi sehingga lulusannya dapat memperoleh Surat Tanda Registrasi (STR) sebagai syarat utama Surat Izin Praktik (SIP).

Konsil, kata dia, akan mengawal pembukaan program studi kedokteran hingga proses pembelajaran berlangsung untuk memastikan mutu dan kompetensi teknis calon dokter.

“Pembukaan Fakultas Kedokteran bukan sekadar proses administratif, tetapi komitmen jangka panjang yang berujung pada keselamatan pasien dan mendukung kesehatan nasional. Amanat Presiden jelas, izin pembukaan Fakultas Kedokteran harus dipercepat tanpa mengesampingkan kualitas,” tegasnya.

Kebutuhan tenaga medis

Sementara Direktur Penyediaan SDMK Kemenkes, Anna Kurniati, menegaskan pendirian Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga bukan sekadar modal nekat, melainkan didasari persiapan dan pengukuran diri yang matang. Hal ini dinilainya penting mengingat kebutuhan tenaga medis Indonesia yang mendesak.

BACA JUGA  Menkes Siap Bawa Kasus Perundungan di Undip ke Ranah Hukum

“Kami sangat berkepentingan memastikan supply dokter Indonesia cukup dan merata di seluruh wilayah,” kata Anna Kurniani.

Saat ini, katanya jumlah dokter di Indonesia masih kurang jika dilihat dari rasio penduduk. Bahkan, jelasnya secara global, WHO menyatakan profesi dokter dan perawat masih kurang. Karena itu, Indonesia perlu mencetak generasi dokter unggul yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga skill praktik dan etika.

Anna juga menegaskan bahwa pemerintah saat ini berkomitmen untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter di Indonesia. Presiden Prabowo telah menginstruksikan percepatan penambahan tenaga dokter melalui pendirian fakultas kedokteran. Ia menilai, langkah UIN Sunan Kalijaga untuk mendirikan Fakultas Kedokteran sudah sejalan dengan amanat tersebut.

Penjaminan mutu

Dok.Ist

Ia juga mengatakan, untuk menghasilkan lulusan dokter yang kompeten, proses penjaminan mutu harus dilakukan sejak level paling awal, yakni perencanaan dan penyelenggaraan pendidikan pada semester pertama yang dipantau setiap tahapannya.

BACA JUGA  Perdoski Pecahkan Rekor MuRI dalam Pemeriksaan Skabies Terbanyak

Sehingga visitasi lapangan ini, katanya menjadi penting untuk memetakan kesiapan bukan hanya berdasarkan dokumen, tetapi juga kondisi nyata. Dengan ini, tim merasa percaya diri untuk melaporkan hasil kepada Menteri Kesehatan guna penerbitan rekomendasi pendirian.

Visitasi dihadiri oleh Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Noorhaidi Hasan beserta jajaran Wakil Rektor, Ketua Senat Universitas Prof. Dr. Kamsi bersama Sekretaris Senat, Dekan Fakultas Kedokteran Prof. Dr. dr. Heru Pradjatmo, Sp.OG (K) Onk, M.Kes, para dekan dan direktur pascasarjana, Ketua Tim Pendirian Fakultas Kedokteran Prof. Dr. Sri Sumarni beserta tim, segenap dosen Fakultas Kedokteran, tenaga kependidikan, beserta pihak terkait.

Penyakit degeneratif

Di hadapan Tim Visitasi, Rektor Prof. Noorhaidi Hasan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran tim Kementerian Kesehatan serta kerja keras Tim Pendirian Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga yang kini buahnya mulai terlihat jelas.

Ia menegaskan, pendirian Fakultas Kedokteran merupakan mimpi lama yang kini mulai terwujud.

“UIN Sunan Kalijaga sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri tertua memiliki baseline yang kuat. Pendirian fakultas ini berfokus pada penanganan penyakit degeneratif secara holistik dengan pendekatan promotif dan preventif, serta integrasi ilmu keislaman dan spiritualitas yang menjadi keunggulan kampus ini,” kata Rektor.

BACA JUGA  Wabup Sleman Buka Pra-Temu Nasional ke XV BEM Nusantara 2026

Standar nasional

Tim kemudian melakukan peninjauan langsung terhadap fasilitas dan sarana prasarana Fakultas Kedokteran, laboratorium anatomi dan sarana pendukung lain untuk memastikan kesiapan pendirian Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Visitasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pendirian Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga benar-benar memenuhi standar nasional dan siap melahirkan dokter-dokter profesional berintegritas tinggi yang mengintegrasikan keilmuan medis dengan nilai keislaman dan spiritualitas.

Sebelumnya Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang semula adalah IKIP Negeri Yogyakarta juga telah membuka Fakultas Kedokteran. Sehingga tiga universitas negeri yang ada di DIY memiliki Fakultas Kedokteran, yakni UGM, UNY dan kini UIN Sunan Kalijaga. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Hina Pasien BPJS, Pegawai RSUD Dr Soekardjo Kota Tasikmalaya Diperiksa

SEORANG staf pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, Jawa Barat diduga menulis komentar menghina seorang pasien pengguna Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang curhat belum mendapat…

Riset TBScreen, AI Punya Potensi Dukung Skrining TB Lebih Cepat

ARTIFICIAL Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan untuk mendukung skrining tuberkulosis (TB). Hasil penelitian terkait pemanfatan AI ini disampaikan dalam Diseminasi Penelitian ‘TBScreen.AI: Pengembangan Kecerdasan Buatan untuk Skrining Tuberkulosis…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Tim Gabungan Tangkap Buronan Terpidana Kasus Perzinahan

  • August 5, 2026
Tim Gabungan Tangkap Buronan Terpidana Kasus Perzinahan

Hina Pasien BPJS, Pegawai RSUD Dr Soekardjo Kota Tasikmalaya Diperiksa

  • August 5, 2026
Hina Pasien BPJS, Pegawai RSUD Dr Soekardjo Kota Tasikmalaya Diperiksa

Riset TBScreen, AI Punya Potensi Dukung Skrining TB Lebih Cepat

  • August 5, 2026
Riset TBScreen, AI Punya Potensi Dukung Skrining TB Lebih Cepat

Buntut Penebangan 10 Pohon, Pemkot Bandung Segel Videotron dan Denda 100 juta

  • August 5, 2026
Buntut Penebangan 10 Pohon, Pemkot Bandung Segel Videotron dan Denda 100 juta

Sidang Tipiring Miras, Hakim Minta Satpol PP tak Tebang Pilih

  • August 5, 2026
Sidang Tipiring Miras, Hakim Minta Satpol PP tak Tebang Pilih

Voxstream Hadirkan Platform Elektoral Berbasis Data untuk Antisipasi Gen-Z

  • August 5, 2026
Voxstream Hadirkan Platform Elektoral Berbasis Data untuk Antisipasi Gen-Z