
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sejumlah wilayah Jawa untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.
Operasi Modifikasi Cuaca di Jawa dibagi dua wilayah.Jawa Timur dipusatkan di Pangkalan Udara TNI AL Juanda, Surabaya, mencakup wilayah udara Lamongan, Bojonegoro, Tuban, serta perairan selatan dan timur Banyuwangi. Total bahan semai yang digunakan mencapai 800 kilogram NaCl dan 1.600 kilogram CaO.
Di Jawa Timur, OMC menggunakan pesawat Cessna Caravan PK-DPI sejak Sabtu (13/9) hingga Selasa (16/9), dengan kemungkinan diperpanjang.
Sementara itu, operasi di Jawa Barat dipusatkan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan pesawat Cessna Caravan PK-YNA. Pada Minggu (14/9), dua sorti penerbangan dilakukan untuk menyemai 800 kilogram NaCl dan 800 kilogram CaO di langit Pandeglang (Banten) serta Bogor.
“Hasil pantauan radar BMKG menunjukkan intervensi OMC di Jawa Barat mampu mengurangi curah hujan di wilayah Jabodetabek hingga 31 persen,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Selasa (16/9).
BNPB menekankan, kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem membutuhkan kerja sama semua pihak. Selain modifikasi cuaca, pemerintah daerah diminta rutin membersihkan drainase dan melakukan normalisasi sungai dangkal sebagai upaya mitigasi banjir jangka panjang. (*/S-01)







