
DALAM rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, umat Islam dianjurkan melakukan berbagai amalan untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Berikut beberapa amalan yang lazim dilakukan dikutip dari Baznas:
1. Membaca Sholawat
Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan memberikan rahmat kepadanya sepuluh kali” (HR. Muslim). Membaca sholawat menjadi bentuk penghormatan sekaligus ikatan spiritual dengan Nabi Muhammad.
2. Mendengarkan Kisah Nabi
Peringatan Maulid biasanya diisi dengan pembacaan kisah hidup Rasulullah, mulai dari kelahiran hingga perjuangannya menyebarkan Islam. Tujuannya agar umat bisa meneladani akhlak mulia, kepemimpinan, serta keteguhan beliau dalam menghadapi tantangan.
3. Bersedekah dan Berbagi
Maulid juga menjadi momen untuk memperbanyak sedekah, khususnya kepada kaum dhuafa. Rasulullah dikenal sangat dermawan dan peduli pada fakir miskin, sehingga berbagi pada sesama merupakan wujud nyata meneladani beliau.
4. Meningkatkan Ibadah
Selain sholawat, umat dianjurkan memperbanyak membaca Al-Qur’an, shalat sunnah, dan berdzikir. Amalan ini menjadi bentuk syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW yang membawa risalah Islam.
Meski demikian, terdapat perbedaan pandangan ulama tentang peringatan Maulid. Sebagian kalangan salafi menilai perayaan ini tidak dilakukan pada masa sahabat dan tidak memiliki dasar syar’i yang kuat. Namun, banyak ulama lain, seperti al-Suyuti dan Ibn Hajar al-Haitami, berpendapat bahwa Maulid termasuk bid’ah hasanah (inovasi baik) karena tujuannya untuk mengingat Rasulullah, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan keimanan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi momentum spiritual sekaligus sosial, asalkan diisi dengan amalan-amalan yang bermanfaat. (*/S-01)









