Target Pengelolaan Sampah 51,2% 2025 Harus Tercapai di Daerah

KEPALA Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusdal LH) Jawa melalui Kepala Bidang Wilayah II, Ari Yuwono, memaparkan neraca pengelolaan sampah di Provinsi Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), serta 10 kabupaten binaan.

Ia menekankan bahwa daerah dengan capaian pengelolaan sampah di bawah rata-rata nasional (39,01%) perlu segera mengambil langkah strategis agar target 51,2% dapat tercapai pada akhir 2025.

“Pusdal LH Jawa akan terus memberikan pendampingan dan pembinaan teknis untuk memastikan setiap daerah memiliki strategi percepatan yang konkret, mulai dari penataan TPA hingga peningkatan fasilitas pengolahan di tingkat desa,” kata Ari dalam Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pembinaan Pengelolaan Sampah Regional Jawa di Semarang, Kamis (21/8).

BACA JUGA  KLH-BPLH Tindak PT Sentosa soal Kebakaran 1.500 Ha Lahan

Target pengelolaan sampah nasional sendiri ditetapkan sebesar 51,2% pada 2025 dan 100% pada 2029, sebagaimana tercantum dalam RPJMN 2025–2029.

Rakor ini dihadiri secara luring oleh Sekda, Kepala Bappeda, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dari 10 kabupaten binaan Pusdal LH Jawa, yakni Pemalang, Pekalongan, Kendal, Kudus, Pati, Rembang, Purworejo, Purbalingga, Magelang, dan Klaten.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jawa Tengah, Widi Hartanto, mengungkapkan sejumlah langkah yang sudah dilakukan Pemprov Jateng, di antaranya membentuk satgas penuntasan sampah hingga tingkat desa, membangun lebih banyak TPS3R, serta mentransformasi TPA menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) sehingga hanya residu yang masuk ke TPA.

“Langkah ini penting untuk menghentikan praktik open dumping yang masih dominan,” ujarnya.

BACA JUGA  Audit Lingkungan Digelar, Operasional 4 Perusahaan Dihentikan

Dengan sinergi lintas sektor dan dukungan Pusdal LH Jawa, diharapkan percepatan pengelolaan sampah di wilayah Jawa dapat tercapai sesuai target, sekaligus menghindari sanksi administratif bagi daerah yang tidak memenuhi standar nasional. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

SEORANG ibu bersama anaknya terkubur bencana tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Desa Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Rabu (13/5). Namun berkat kerja keras Tim SAR…

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

BANDARA Internasional Juanda di Kabupaten Sidoarjo mencatatkan prestasi perdana di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan meraih penghargaan World Safety Organization Indonesia Safety Culture (WISCA) 2026. Bandara di bawah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Program Terpujilah GURU dari Sumedang Dirilis Telkomsel

  • May 13, 2026
Program Terpujilah GURU dari  Sumedang Dirilis Telkomsel

Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

  • May 13, 2026
Awal Gemilang Bhayangkara di AVC Men’s Volleyball Champions League

Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

  • May 13, 2026
Ibu dan Dua Anak Terkubur Longsor di Tanah Sepenggal, Seorang Meninggal

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

  • May 13, 2026
Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

  • May 13, 2026
Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

Menjelajahi Bangkai Kapal Perang Dunia II di Perairan Tulamben Bali

  • May 13, 2026
Menjelajahi Bangkai Kapal Perang Dunia II di Perairan Tulamben Bali