Sri Sultan HB X: Dana Keistimewaan Bukan Kompensasi Sejarah

PEMERINTAH pusat berencana memangkas Dana Keistimewaan (Danais) untuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga lebih dari 50 persen. Jika pada 2025 DIY menerima Rp1,2 triliun, maka pada 2026 anggarannya diproyeksikan turun menjadi sekitar Rp500 miliar.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menegaskan bahwa Danais bukan sekadar urusan anggaran, melainkan bagian dari amanat Undang-Undang Keistimewaan DIY. Ia menolak jika Danais dikaitkan dengan kontribusi sejarah Sri Sultan HB IX yang dahulu membantu pembiayaan Republik.

“Saya tidak mau Dana Keistimewaan dipersamakan dengan bantuan swargi Sri Sultan HB IX. Beliau membantu dengan ikhlas, bukan untuk dikompensasi dengan ini. Jadi itu beban bagi saya,” kata Sri Sultan HB X di Kompleks Kepatihan, Kamis (21/8).

BACA JUGA  Kecelakaan Tiga Truk di Sedayu Bantul, Dua Orang Meninggal

Dukungan Sri Sultan HB IX pada masa awal republik sangat besar. Ia menyiapkan Yogyakarta sebagai ibu kota negara, menyumbangkan 5,5 juta gulden untuk kas negara, bahkan menanggung gaji presiden, wakil presiden, staf, hingga biaya operasional TNI dan perjalanan delegasi ke luar negeri. Semua dilakukan tanpa pernah menghitung pengeluaran, karena dianggap bagian dari perjuangan.

Berangkat dari amanat itu, Sri Sultan HB X menyatakan menerima keputusan pemerintah pusat. Namun, ia mengakui pemangkasan Danais akan berdampak pada sejumlah program yang telah direncanakan. “Penyesuaian tetap akan kami lakukan sesuai kondisi yang ada,” tegasnya.  (Sumber jogjaprov.go.id/ S-01)

BACA JUGA  Tahun Baru Jawa dan Tradisi Tapa Bisu Mubeng Beteng

Siswantini Suryandari

Related Posts

Kecelakaan Mobil di Jalur Arteri Tasikmalaya, 4 Orang Meninggal

KECELAKAAN maut yang melibatkan mobil gran max dengan truk colt diesel di jalan arteri Jamanis, Tasikmalaya, menyebabkan 4 orang meninggal di lokasi kejadian dan di Rumah Sakit (RS) Hermina. Selain…

Sri Sultan Ajak Kajati Baru Ciptakan Koordinasi Terbaik

GUBERNUR DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menerima kunjungan Kepala Kejaksaan Tinggi DIY, Sri Kuncoro pada Selasa (19/08) di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Sebagai Kajati DIY yang baru, Kuncoro…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Unhas dan Kedubes Belanda Bahas Penguatan Kemitraan Multilateral

  • August 19, 2026
Unhas dan Kedubes Belanda Bahas Penguatan Kemitraan Multilateral

Lulusan Perguruan Tinggi Didorong Perkuat Kompetensi dan Pengalaman Kerja

  • August 19, 2026
Lulusan Perguruan Tinggi Didorong Perkuat Kompetensi dan Pengalaman Kerja

Pemkab Sleman Akan Imunisasi HPV Siswa dan Siswi Kelas V SD

  • August 19, 2026
Pemkab Sleman Akan Imunisasi HPV Siswa dan Siswi Kelas V SD

Rayakan HUT ke-81 RI, para Siswa Spemduta Ikuti Outdoor Learning

  • August 18, 2026
Rayakan HUT ke-81 RI, para Siswa Spemduta Ikuti Outdoor Learning

Refleksi HUT RI; Pentingnya Penegakan Hukum dan Pemerataan Ekonomi

  • August 18, 2026
Refleksi HUT RI; Pentingnya Penegakan Hukum dan Pemerataan Ekonomi

Kecelakaan Mobil di Jalur Arteri Tasikmalaya, 4 Orang Meninggal

  • August 18, 2026
Kecelakaan Mobil di Jalur Arteri Tasikmalaya, 4 Orang Meninggal