Kementerian Agama Luncurkan Kurikulum Berbasis Cinta

KEMENTERIAN Agama (Kemenag) meluncurkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai langkah strategis dalam mereorientasi pendidikan keagamaan di Indonesia.

Kurikulum ini menekankan nilai-nilai cinta, kebersamaan, dan tanggung jawab ekologis sebagai fondasi pembentukan karakter peserta didik, mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan bahwa KBC lahir dari kegelisahan terhadap krisis kemanusiaan yang terus berulang dan perlunya pendekatan pendidikan yang lebih inklusif dan transformatif.

“Kita ingin menciptakan hegemoni sosial yang elegan dan harmonis dengan menekankan titik temu, bukan perbedaan. Jangan sampai pendidikan agama justru menanamkan kebencian terhadap yang berbeda,” ujar Nasaruddin dalam peluncuran KBC yang digelar di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Kamis (24/7).

BACA JUGA  Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan 28 Februari

Berbeda dari pendekatan pendidikan konvensional yang berfokus pada aspek kognitif, Kurikulum Berbasis Cinta dirancang untuk membentuk kepribadian anak secara menyeluruh.

Panduan kurikulum telah disusun dan secara simbolis diserahkan kepada sejumlah guru sebagai acuan penerapan nilai-nilai cinta dalam pembelajaran lintas mata pelajaran.

“Nanti akan ada buku panduan khusus bagi para guru. Tujuannya agar anak-anak bisa saling mengenal dan menghargai tanpa harus meninggalkan keyakinan mereka. Mereka tetap beragama, tapi penuh kasih,” lanjut Nasaruddin.

Peluncuran KBC juga dihadiri oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Suyitno, para rektor PTKIN, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulawesi Selatan, Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kemenag, serta disaksikan secara luring dan daring oleh berbagai elemen pendidikan Islam.

BACA JUGA  Nasaruddin Umar: Pesantren Milik Semua Anak Bangsa

Kurikulum Berbasis Cinta merupakan gerakan nasional

Kemenag menegaskan bahwa KBC bukan sekadar program seremonial, melainkan awal dari gerakan nasional yang akan melibatkan seluruh jenjang pendidikan di bawah naungan kementerian.

Sosialisasi dan pelatihan bagi para guru akan dilakukan agar implementasi kurikulum dapat berjalan efektif dan menyeluruh.

Perubahan juga akan menyentuh metode pembelajaran, materi ajar, serta penyediaan sarana pendukung. Guru diharapkan tidak hanya menyampaikan pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan dalam menumbuhkan empati dan kasih sayang.

Kurikulum ini diharapkan mampu membentuk generasi yang toleran, inklusif, serta memiliki kepedulian sosial dan lingkungan yang tinggi.

“Teologi harus bisa melahirkan logos yang hebat, lalu menjadi kebiasaan yang istimewa. Jika ini terwujud, keberagaman tak lagi menjadi sumber konflik, melainkan kekuatan yang menyatu dalam cinta,” pungkas Menteri Agama. (*/S-01)

BACA JUGA  Pencatatan Pernikahan 2025 Naik, Tren Penurunan Terhenti

Siswantini Suryandari

Related Posts

KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api

KAI Logistik terus mengoptimalkan aspek keamanan dan keselamatan dalam pengangkutan komoditas khusus, termasuk Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Layanan ini menjadi alternatif distribusi B3 yang terstandar dan dikelola ketat sesuai…

Jamkrindo Catat Penjaminan Rp35,8 Triliun di Jateng-DIY di 2025

PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatat volume penjaminan sebesar Rp35,8 triliun di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sepanjang 2025. Dari total tersebut, sebanyak 577.454 pelaku usaha mikro,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Prof Noorhaidi Siap Bawa UIN Sunan Kalijaga Bereputasi Global

  • February 12, 2026
Prof Noorhaidi Siap Bawa UIN Sunan Kalijaga Bereputasi Global

Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

  • February 12, 2026
Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

Tolak Keterangan Kusnadi, Khofifah Bantah Terima Fee Ijon Hibah

  • February 12, 2026
Tolak Keterangan Kusnadi, Khofifah Bantah Terima Fee Ijon Hibah

Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik

  • February 12, 2026
Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik

UGM Gandeng NVIDIA dan Indosat untuk Kembangkan Riset

  • February 12, 2026
UGM Gandeng NVIDIA dan Indosat untuk Kembangkan Riset

KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api

  • February 12, 2026
KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api