KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api

KAI Logistik terus mengoptimalkan aspek keamanan dan keselamatan dalam pengangkutan komoditas khusus, termasuk Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Layanan ini menjadi alternatif distribusi B3 yang terstandar dan dikelola ketat sesuai ketentuan keselamatan serta regulasi yang berlaku.

VP of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari, mengatakan angkutan B3 memerlukan penanganan khusus karena masuk kategori dangerous goods. Karena itu, seluruh proses pengangkutan melalui kereta api dijalankan dengan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap regulasi.

“Layanan angkutan B3 melalui kereta api telah mengantongi perizinan dari regulator sehingga memberikan jaminan keamanan dan keselamatan bagi pelanggan,” ujarnya, Kamis (12/2).

Hingga saat ini, KAI Logistik telah mengantongi izin pengangkutan untuk 12 jenis dangerous goods atau B3, di antaranya nitrogen, amonia, argon, asam sulfat, etanol, hidrogen peroksida, isopropil alkohol, natrium hidroksida, fenol, karbon dioksida, heksana, dan metanol.

BACA JUGA  KAI Logistik Raih Penghargaan MDMH 2025

Keamanan angkutan B3 ketat

Distribusi komoditas B3 di Indonesia diatur ketat melalui berbagai regulasi, termasuk Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun. Setiap proses distribusi wajib memenuhi standar tinggi dalam pengemasan, pelabelan, serta manajemen risiko.

Menurut Dwi, layanan ini sekaligus memperkuat peran kereta api sebagai moda transportasi yang lebih berkelanjutan. Perseroan menaruh perhatian pada penggunaan moda rendah emisi, peningkatan keselamatan publik, perlindungan lingkungan, serta kontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

“Melalui layanan ini, perusahaan mendukung SDGs tujuan 9 tentang industri dan infrastruktur, tujuan 11 tentang kota berkelanjutan dengan mengurangi risiko distribusi bahan berbahaya di kawasan padat penduduk, serta tujuan 13 tentang aksi iklim melalui pengurangan emisi transportasi lewat peralihan ke moda kereta api,” jelasnya.

BACA JUGA  Komitmen KAI Logistik Wujudkan Ekosistem Logistik Lebih Hijau

Surat rekomendasi

Seluruh pengangkutan B3 dilakukan berdasarkan Surat Rekomendasi Pengangkutan B3 melalui Kereta Api. Rekomendasi tersebut memastikan jalur, titik muat, dan titik bongkar di wilayah Pulau Jawa telah memenuhi standar teknis dan administratif sesuai regulasi lingkungan dan perkeretaapian.

Sepanjang 2025, KAI Logistik mencatat kinerja angkutan kontainer mencapai 2,5 juta ton, termasuk komoditas B3. Angka ini tumbuh sekitar 8 persen dibandingkan realisasi 2024 sebesar 2,3 juta ton.

“Kinerja tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan industri terhadap layanan distribusi berbasis kereta api yang tidak hanya andal, tetapi juga lebih ramah lingkungan,” tutup Dwi. (Rava/S-01)

BACA JUGA  KAI Logistik Gandeng Calon Mitra Dukung Pemberdayaan Ekonomi

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pertamina Tambah 9 Juta Tabung LPG di Jateng dan DIY

MENYAMBUT libur Idulfitri, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menyalurkan tambahan pasokan LPG 3 kg lebih dari 9 juta tabung di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa…

Jelang Puncak Mudik Lebaran, KAI Logistik Perkuat Kesiapan

UNTUK mengantisipasi meningkatnya kebutuhan distribusi barang dari masyarakat maupun pelaku usaha, menjelang periode puncak mudik yang diperkirakan terjadi pada pekan ketiga Ramadan, berbagai langkah penguatan operasional dilakukan KAI Logistik. Hal…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Standar Pengerjaan Buruk, Farhan Bekukan Izin Pembangunan BRT

  • March 16, 2026
Standar Pengerjaan Buruk, Farhan Bekukan Izin Pembangunan BRT

Hore, Kendaraan Pribadi Bisa Lewat Gerbang Tol Purwomartani saat Keluar Yogyakarta

  • March 16, 2026
Hore, Kendaraan Pribadi Bisa Lewat Gerbang Tol Purwomartani saat Keluar Yogyakarta

Indonesia Kirim Dua Wakil di AVC Men’s Volleyball 2026

  • March 15, 2026
Indonesia Kirim Dua Wakil di AVC Men’s Volleyball 2026

Borneo Redam Persib, Dewa United Tahan Persija

  • March 15, 2026
Borneo Redam Persib, Dewa United Tahan Persija

Pertamina Tambah 9 Juta Tabung LPG di Jateng dan DIY

  • March 15, 2026
Pertamina Tambah 9 Juta Tabung LPG di Jateng dan DIY

Pementasan Jantur Tunjukkan Pembangunan tak Perhatikan Lingkungan

  • March 15, 2026
Pementasan Jantur Tunjukkan Pembangunan tak Perhatikan Lingkungan