Reduksi Makna Kebudayaan, Dosen UGM ini Tolak Penetapan Hari Budaya

DOSEN UGM Prof. Aprinus Salam menegaskan penolakannya terhadap penetapan Hari Kebudayaan Nasional pada 17 Oktober oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Sebab menurut dia, setiap hari merupakan hari kebudayaan.

“Saya tidak pernah setuju kalau ada Hari Kebudayaan Nasional. Setiap hari adalah hari kebudayaan,” ujarnya, Rabu (23/7).

Dikatakan keberadaan satu hari khusus untuk merayakan kebudayaan justru mereduksi makna kebudayaan itu sendiri. Kebudayaan bukan sekadar perayaan atau seremoni tahunan, melainkan sesuatu yang berlangsung dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Kenapa kebudayaan harus diisolasi menjadi satu momen tertentu? Seolah-olah hari-hari lain tidak penting. Padahal, kebudayaan itu hidup setiap hari dalam praktik, dalam hubungan antarmanusia, dalam penghargaan dan penghormatan,” tegasnya.

BACA JUGA  Dosen UGM Raih Grant Penelitian Internasional U’Good

Lebih lanjut, ia mengkritik adanya hari kebudayaan nasional membuat masyarakat hanya fokus mempersiapkan perayaan di satu hari tertentu. Hal itu dikhawatirkan menjebak publik dalam ritual tahunan yang justru mengabaikan pentingnya menerapkan nilai-nilai kebudayaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Orang nanti hanya berkonsentrasi memperingati Hari Kebudayaan setiap 17 Oktober. Seolah-olah hari-hari lain bukan hari kebudayaan,” ujarnya.

Kebudayaan, katanya semestinya tidak diperingati , tetapi dihidupi. Dengan kata lain, semangat kebudayaan tidak membutuhkan seremoni, melainkan praktik nyata yang berkelanjutan dan kontekstual dalam kehidupan bermasyarakat. (AGT/N-01)

BACA JUGA  Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual, Dosen UGM Dipecat

Dimitry Ramadan

Related Posts

Alasan Kesehatan, Megawati Mundur dari Timnas Voli Indonesia

KABAR kurang mengenakkan datang untuk tim nasional voli putri Indonesia. Pasalnya, opposite andalan, Megawati Hangestri Pertiwi, resmi mengundurkan diri dari skuad Merah-Putih. Pengunduran diri tersebut disampaikan melalui surat resmi kepada…

Perkuat Hubungan dengan RI, Dubes Australia Resmikan #AussieBanget Corner di Tel-U  

DUTA Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier resmi meluncurkan #AussieBanget corner di Telkom University (Tel-U), sebuah ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi hubungan Australia dengan Indonesia. Dengan ruang itu pula ada…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mantan Istri Dituduh Menganiaya ART, Andre Taulany Enggan Berkomentar

  • April 30, 2026
Mantan Istri Dituduh Menganiaya ART, Andre Taulany Enggan Berkomentar

Alasan Kesehatan, Megawati Mundur dari Timnas Voli Indonesia

  • April 30, 2026
Alasan Kesehatan, Megawati Mundur dari Timnas Voli Indonesia

Pemkot Bandung Rayakan May Day dengan Kegiatan Positif

  • April 30, 2026
Pemkot Bandung Rayakan May Day dengan Kegiatan Positif

Perkuat Hubungan dengan RI, Dubes Australia Resmikan #AussieBanget Corner di Tel-U  

  • April 30, 2026
Perkuat Hubungan dengan RI, Dubes Australia Resmikan #AussieBanget Corner di Tel-U  

Tim UGM Juarai Kompetisi Mobil Listrik di Malaysia

  • April 30, 2026
Tim UGM Juarai Kompetisi Mobil Listrik di Malaysia

Marc Klok Bertekad Bawa Persib Menangi Laga Kontra Bhayangkara FC

  • April 30, 2026
Marc Klok Bertekad Bawa Persib Menangi Laga Kontra Bhayangkara FC