PPI Wilayah Jakarta Komitmen Cari Solusi Masalah Lingkungan Jakarta

KETUA Perhimpunan Periset Indonesia (PPI)  Wilayah Jakarta Prof. Rokhis Khomarudin menyampaikan keprihatinan atas kondisi lingkungan Jakarta saat ini. “Masalah lingkungan di Jakarta sudah sangat memprihatinkan. Hal ini dapat menghambat upaya Jakarta untuk menjadi kota global,” kata Rokhis saat membuka Street Campaign dengan tema “Riset Permasalahan Lingkungan Menuju Jakarta sebagai Kota Global” yang dilaksanakan oleh PPI Wilayah Jakarta, Minggu (9/6/2024).

Rokhis menjelaskan bahwa PPI Jakarta berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai pihak untuk melakukan riset dan mencari solusi inovatif dalam mengatasi permasalahan lingkungan di Jakarta. “Riset adalah kunci untuk merumuskan kebijakan penanggulangan masalah lingkungan yang berbasis data dan bukti,” ujarnya.

BACA JUGA  Kemenkraf Susun Strategi Akselerasi Jakarta di Kancah Global

PPI Jakarta mengusulkan beberapa ide awal untuk mengatasi masalah lingkungan di Jakarta, antara lain meningkatkan kualitas transportasi publik,menerapkan kebijakan pengendalian emisi,

membangun infrastruktur drainase yang memadai, meningkatkan pengelolaan sampah, melestarikan ruang hijau dan meningkatkan kesadaran masyarakat

“Kami berharap dengan terselenggaranya Street Campaign ini, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan,” pungkas Rokhis.

Perhimpunan Periset Indonesia (PPI) adalah organisasi profesi periset Indonesia yang diamanatkan oleh BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional),  selaku instansi Pembina periset di Indonesia untuk melaksanakan penegakan etika periset, advokasi periset, dan pengembangan kompetensi periset. PPI memiliki pengurus wilayah di seluruh Indonesia, dan PPI Wilayah Jakarta adalah salah satunya. (*/S-01)

BACA JUGA  Prajurit Kodim Tasikmalaya Diminta Jaga Soliditas dan Peduli Lingkungan

Siswantini Suryandari

Related Posts

Gelar Festival, Unisa Utamakan Konsep Ramah Lingkungan

UNIVERSITAS ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta akan menggelar Unisa Fest yang mengedepankan konsep ramah lingkungan atau eco-green. Kegiatan yang akan berlangsung pada Jumat (9/10) dan Sabtu (10/10) ini akan diselenggarakan di kampus…

Wisatawan Candi Borobudur Bisa Netralkan Jejak Karbon Lewat Tiket

MULAI hari ini, pengunjung Candi Borobudur bisa memilih untuk menetralkan emisi karbon dari perjalanannya, cukup dengan satu pilihan tambahan saat membeli tiket masuk. Pilihan itu dihadirkan melalui Inisiatif Strategis Dekarbonisasi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

MK Putuskan tidak Terima Gugatan Ijazah Gibran

  • October 6, 2026
MK Putuskan tidak Terima Gugatan Ijazah Gibran

UI Jadi Kampus Terbaik Indonesia versi QS WUR

  • October 6, 2026
UI Jadi Kampus Terbaik Indonesia versi QS WUR

Serah Terima Pataka Tandai Pergantian Kapolda Jateng

  • October 6, 2026
Serah Terima Pataka Tandai Pergantian Kapolda Jateng

Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ranking Timnas Indonesia Naik Satu Tingkat

  • October 6, 2026
Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ranking Timnas Indonesia Naik Satu Tingkat

Peternak Ayam Ketawa Diimbau Mewaspadai Risiko Inbreeding

  • October 6, 2026
Peternak Ayam Ketawa Diimbau Mewaspadai Risiko Inbreeding

Gelar Festival, Unisa Utamakan Konsep Ramah Lingkungan

  • October 6, 2026
Gelar Festival, Unisa Utamakan Konsep Ramah Lingkungan