Kepala BKN Prof Zudan Tegaskan Visi-Misi Pemda Kotabaru Terwujud Lebih Cepat dengan Manajemen Talenta

Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional KORPRI yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof Zudan Arif, menegaskan bahwa keselarasan antara nilai dasar ASN BerAKHLAK dengan arah pembangunan daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Kepala BKN itu, inti dari visi-misi kepala daerah berporos pada dua elemen utama, yakni pelayanan publik yang prima dan peningkatan kesejahteraan warga.

Prof Zudan menyampaikan hal tersebut dalam Pengukuhan pengurus Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Kotabaru yang dirangkaikan dengan pelantikan kepala desa se-Kabupaten Kotabaru di Gedung Paris Berantai, Kotabaru, Kalimantan Selatan, Selasa (20/10/2026).

“Dalam visi-misi itu, pelayanan publik menjadi ruhnya dan kesejahteraan menjadi intinya. Akses layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan perumahan harus dibungkus dengan SDM yang unggul,” ujar Prof Zudan.

Prof Zudan menjelaskan bahwa implementasi nilai dasar seperti Adaptif dan Berorientasi Pelayanan menuntut birokrasi untuk bertransformasi mengikuti perkembangan zaman.

Ia mendorong agar para kepala dinas, camat, hingga lurah mulai berpikir layaknya industri modern yang mendekatkan produk dan layanan langsung ke tangan masyarakat atau service without application.

“Kalau industri keuangan dan perdagangan bisa memindahkan kantor, bank, pasar, hingga mal ke dalam genggaman handphone kita, kapan kantor Bupati dan OPD dipindahkan ke rumah penduduk? Ketika layanan kita bisa diakses dan dicetak sendiri dari rumah, di situlah kantor kita berpindah,” tegasnya.

Guna mendukung transformasi budaya kerja BerAKHLAK dan pelayanan publik berbasis digital tersebut, Prof Zudan menekankan bahwa penguatan kapasitas SDM ASN menjadi syarat mutlak.

Menurutnya, internalisasi nilai BerAKHLAK tidak akan berjalan optimal tanpa didukung oleh sistem penataan karier dan penempatan pejabat yang objektif melalui penerapan manajemen talenta.

Sebab, dengan jumlah penduduk Kabupaten Kotabaru yang mencapai lebih dari 300 ribu jiwa serta wilayah yang luas, Prof Zudan menilai penerapan manajemen talenta mutlak diperlukan.

Sistem ini dinilai mampu memastikan bahwa kader-kader terbaik dari 7.200 ASN di Kotabaru menduduki posisi jabatan yang tepat untuk mengeksekusi program-program kepala daerah secara cepat dan tepat sasaran.

“Dengan manajemen talenta, kita cari kader terbaik untuk jabatan yang tepat, dengan orang yang tepat, pada waktu yang tepat. Saya optimistis visi-misi Pemda Kotabaru akan terwujud dengan cepat karena birokrasinya disiapkan sejak dini melalui manajemen talenta,” pungkasnya. (*/W-01)

  • bowo prasetyo

    Related Posts

    Kemendagri Apungkan Sinkronisasi Pembangunan Giant Sea Wall dan Tata Ruang Pantura

    Kemendagri mendorong sinkronisasi rencana pembangunan Tanggul Raksasa (Giant Sea Wall) Pantai Utara Jawa dengan dokumen rencana tata ruang daerah. Langkah ini dilakukan Kemendagri untuk mengantisipasi potensi persoalan pemanfaatan ruang menjelang…

    Ahmad Luthfi: Santri Harus Jadi Garda Terdepan Lawan Kemiskinan

    PERJUANGAN santri tak berakhir setelah kemerdekaan diraih. Jika dahulu berjuang melawan penjajah, kini santri diharapkan mengambil peran dalam memerangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Jangan Lewatkan

    Kemendagri Apungkan Sinkronisasi Pembangunan Giant Sea Wall dan Tata Ruang Pantura

    • October 22, 2026
    Kemendagri Apungkan Sinkronisasi Pembangunan Giant Sea Wall dan Tata Ruang Pantura

    Kepala BKN Prof Zudan Tegaskan Visi-Misi Pemda Kotabaru Terwujud Lebih Cepat dengan Manajemen Talenta

    • October 22, 2026
    Kepala BKN Prof Zudan Tegaskan Visi-Misi Pemda Kotabaru Terwujud Lebih Cepat dengan Manajemen Talenta

    Perkuat Pasar Modal, OJK Beri Sanksi Denda Sejumlah Perusahaan

    • October 22, 2026
    Perkuat Pasar Modal, OJK Beri Sanksi Denda Sejumlah Perusahaan

    Ahmad Luthfi: Santri Harus Jadi Garda Terdepan Lawan Kemiskinan

    • October 22, 2026
    Ahmad Luthfi: Santri Harus Jadi Garda Terdepan Lawan Kemiskinan

    7.993 Atlet Bakal Berlaga di Porprov Jateng XVII/2026

    • October 22, 2026
    7.993 Atlet Bakal Berlaga di Porprov Jateng XVII/2026

    Presiden Prabowo Sebut Pelaku Karhutla Sebagai Terorisme Lingkungan

    • October 22, 2026
    Presiden Prabowo Sebut Pelaku Karhutla Sebagai Terorisme Lingkungan