Umat Islam Diimbau Perhatikan Syarat Sah Hewan Kurban

UMAT Islam diimbau untuk memahami syarat-syarat sah penyembelihan hewan kurban, termasuk kriteria hewan yang layak untuk dikurbankan sesuai syariat.

Dosen Fakultas Peternakan UGM, Nanung Danar Dono, Jumat (23/5) menyampaikan sejumlah tips penting dalam memilih hewan kurban. Salah satu aspek utama adalah memastikan bahwa hewan telah cukup umur, yang bisa diketahui dari kondisi gigi hewan tersebut.

“Penanda utama bahwa hewan sudah cukup umur adalah gigi yang sudah mengalami pergantian, atau disebut ‘poel’,” jelasnya. Menurutnya, kambing dan domba biasanya mengalami pergantian gigi pada usia sekitar satu tahun, sapi pada usia dua tahun, dan unta pada usia lima tahun.

Proses pergantian ini dimulai dari sepasang gigi seri paling tengah di rahang bawah, karena hewan seperti kambing, domba, dan sapi tidak memiliki gigi seri di rahang atas. “Jika satu pasang gigi sudah berganti, disebut poel 1. Jika dua pasang, disebut poel 2, dan seterusnya,” jelasnya.

BACA JUGA  Rayakan Idul Adha 1445 H, Masjid Zayed Solo akan Berkurban 21 Sapi

Nanung juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap praktik curang dari pedagang nakal yang mencabut gigi hewan agar tampak seperti sudah poel. “Penting bagi pembeli untuk memeriksa langsung atau berkonsultasi dengan ahli agar tidak tertipu,” tegasnya.

Selain faktor usia, kondisi fisik hewan kurban juga harus diperhatikan. Hewan tidak boleh buta, pincang, kurus kering tanpa daging, atau sedang sakit. “Jangan tergoda harga murah jika hewannya cacat atau sakit. Memilih hewan terbaik adalah wujud penghormatan kita kepada Allah, karena ibadah kurban adalah bentuk pengorbanan terbaik,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan panitia kurban untuk mewaspadai sejumlah penyakit yang dapat menjangkiti hewan, seperti:

  • PMK (Penyakit Mulut dan Kuku): Menular cepat antarhewan.
  • LSD (Lumpy Skin Disease): Menyebabkan benjolan pada kulit, menular antarhewan namun tidak menular ke manusia.
  • Antraks: Sangat berbahaya karena bisa menular ke manusia.
BACA JUGA  Antisipasi PMK, Takmir Masjid Diminta Bantu Awasi Hewan Kurban Idul Adha

“Pemeriksaan kesehatan dan kelayakan hewan harus menjadi perhatian utama agar pelaksanaan ibadah kurban benar-benar sah, aman, dan sesuai syariat,” pungkasnya. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

HINGGA saat ini masih banyak terjadi kekerasan di lingkungan kampus, baik yang dilaporkan maupun tidak dilaporkan. Untuk mewujudkan lingkungan akademik yang aman dan inklusif tidak hanya membutuhkan kebijakan, tetapi juga…

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

GELARAN Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang,  Jawa Tengah  tak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mesin penggerak ekonomi. Melalui Pameran Serambi Nusantara yang diikuti…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menkeu Suahasil Berkomitmen Jaga APBN dan Stabilitas Perekonomian

  • September 15, 2026
Menkeu Suahasil Berkomitmen Jaga APBN dan Stabilitas Perekonomian

TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

  • September 15, 2026
TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

  • September 15, 2026
Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

  • September 15, 2026
Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

  • September 14, 2026
Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

  • September 14, 2026
Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari