Sumbuk Jemaah Haji Tertua di Indonesia Dengan Usia 109 Tahun

SUMBUK ialah jemaah tertua Indonesia yang tahun ini menunaikan ibadah haji.Sumbuk lahir di Kota Kebumen, Jawa Tengah pada 1916 dan kini berusai 109 tahun.

Ia berangkat haji bersama keluarga inti, yaitu anak, menantu, dan cucunya. Meski usia sudah 1 abad lebih, Sumbuk masih semangat untuk menunaikan ibadah haji meski ia berada di atas kursi roda.

Keinginan berhaji bukan datang tiba-tiba. Ia telah lama menanti. Usia yang terus menua tak membuat harapan itu padam.

Sebelum berangkat, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) turut mendampingi proses akhir di rumah. Termasuk pengecekan kesehatan dan kelengkapan dokumen.

Fasilitas pendukung seperti kursi roda dan pendampingan khusus pun telah disiapkan untuk menjamin kenyamanannya sepanjang perjalanan.

BACA JUGA  Jemaah Pindah Hotel Wajib Lapor ke Petugas

Sebelum berangkat, tetangga dan keluarga turut mendoakan jemaah tertua ini lancar dalam menjalankan ibadah haji.

Sukmi, putri Sumbuk menjelaskan bahwa ibunya berharap ibadah haji yang ia laksanakan tahun ini mabrur. “Doa saya agar hajiku diterima dan mabrur,” ujar Sukmi menirukan pesan ibunya seperti dikutip dari laman Kemenag.

Tergabung dalam jemaah haji asal Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) kloter 33, Sumbuk akan masuk Asrama Haji Bekasi pada 16 Mei 2025, lalu terbang ke Arab Saudi pada 17 Mei 2025.

Keberangkatannya menandai dimulainya fase pemberangkatan jemaah haji Indonesia gelombang kedua ke Tanah Suci dari Embarkasi Jakarta-Bekasi. (*/S-01)

BACA JUGA  Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi Kawal Hak Jemaah Perempuan

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

UNTUK membantu meringankan beban para korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi, pemerintah mengirimkan Bantuan Presiden (Banpres) berupa 50.000 paket…

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus mengevakuasi dan melakukan pendataan para korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara