Masa Tunggu Haji Reguler Kalimantan Selatan 35 Tahun

MASA tunggu haji reguler Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) diperkirakan 35 tahun karena jumlah daftar calon haji terus bertambah mencapai 132 ribu orang lebih.

Tahun ini sebanyak 3.818 jemaah calon haji asal Kalsel dan 1.612 jemaah calon haji asal Kalimantan Tengah akan berangkat melalui embarkasi Syamsudin Noor Banjarmasin.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalsel, M Thambrin menyampaikan hal itu pada pelantikan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kalsel di aula Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin di Banjarbaru, Rabu (23/4).

“Saat ini antrian jemaah haji Kalsel mencapai 35 tahun,” ungkap Thambrin.

Masa tunggu haji reguler di Kalsel cukup lama namun tidak menyurutkan semangat calon-calon haji maupun Kanwil Kemenag Kalsel.

BACA JUGA  Kloter Pertama Jemaah Calon Haji Kalsel Berangkat ke Tanah Suci

Kemenag Kalsel terus berupaya meningkatkan pelayanan dan fasilitas penyelenggara haji dari waktu ke waktu.

Sedangkan maskapai penerbangan yang melayani jemaah haji asal Kalsel dan Kalteng adalah Lion Air menggunakan pesawat air bus A330 dengan kapasitas 420 penumpang.

Keberangkatan jemaah calon haji dari embarkasi Banjarmasin ini terbagi dalam 13 kloter.

 “Ada 13 kloter, sembilan kloter jemaah asal Kalsel dan tiga kloter asal Kalteng. Satu kloter jemaah gabungan,” ujarnya.

Gubernur Kalsel, Muhidin usai pelantikan 30 orang PPIH Kalsel meminta para petugas dapat bekerja optimal dengan niat ikhlas dan ibadah.

“Para petugas hendaknya bekerja optimal dengan memberikan layanan terbaik kepada para jemaah,” kata Muhidin.

BACA JUGA  Realisasi Cetak Sawah di Kalsel Rendah, Baru 1.500 Hektare

Usai pelantikan PPIH, Gubernur Kalsel bersama Kanwil Kemenag dan Direktur Pelayanan Haji dan Umroh Kemenag Kalsel mencicipi makanan untuk jemaah haji.

Pimpinan Lion Air, Rachmat A mengatakan penerbangan kloter pertama jemaah haji dimulai 5 Mei 2025.

“Kami akan menyiapkan tiga pesawat angkutan haji dan tengah berkoordinasi dengan pihak Angkasa Pura untuk parkir pesawat di bandara Syamsudin Noor,” tuturnya. (DS/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

PSSI Pers kembali menggelar turnamen mini soccer antarmedia bertajuk Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 yang diikuti 16 tim dari berbagai media nasional. Memasuki edisi kelima, turnamen ini menjadi salah satu…

The Longest Wait, Film Kisah di Balik Perjalanan Timnas Indonesia Resmi Tayang

Film dokumenter Timnas Indonesia, The Longest Wait tayang secara eksklusif terbatas di sejumlah bioskop pilihan pada 28 Oktober 2026. Kemudian kisah Timnas Indonesia itu hadir lebih luas di jaringan bioskop…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bekuk Melbourne Victory, Persib Kukuh di Puncak Klasemen ACL 2

  • October 28, 2026
Bekuk Melbourne Victory, Persib Kukuh di Puncak Klasemen ACL 2

Presiden Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang

  • October 28, 2026
Presiden Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang

Demi Keadilan, Jumlah Pemain Asiang di League Cup Dibatasi

  • October 28, 2026
Demi Keadilan, Jumlah Pemain Asiang di League Cup Dibatasi

Lulusan S2 UGM Diharap Bisa Berkontribusi Bagi Masyarakat

  • October 28, 2026
Lulusan S2 UGM Diharap Bisa Berkontribusi Bagi Masyarakat

Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026

  • October 28, 2026
Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026

Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

  • October 27, 2026
Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia